image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

Klinik Evamulia - Tips Perawatan Wajah - Bahan Anti aging - Klinik Kecantikan - Anti-aging adalah sebuah proses atau cara untuk bisa meremajakan kulit sehingga mengurangi atau melawan proses penuaan pada kulit yang biasanya ditandai dengan munculnya garis halus, flek hitam dan kulit yang mulai kendur.

Bahan Anti-aging yang Kamu Gunakan Bisa Jadi Tidak Efektif

Klinik EvamuliaTips Perawatan WajahBahan Anti aging – Klinik Kecantikan – Anti-aging adalah sebuah proses atau cara untuk bisa meremajakan kulit sehingga mengurangi atau melawan proses penuaan pada kulit yang biasanya ditandai dengan munculnya garis halus, flek hitam dan kulit yang mulai kendur.

Hal terpenting dalam melakukan skincare anti-aging adalah kamu erlu memakai skincare yang mengandung berbagai bahan anti-aging, misalnya saja yang banyak digunakan adalah kolagen, elastin, stem cells, ginseng, air/sari beras, ektrak siput, squalene, cica dan ceramide. Namun, kamu perlu tahu bahwa tidak semuanya bisa bekerja dengan baik pada kulitmu.

Bahan anti-aging yang kamu gunakan bisa jadi tidak efektif, ini alasannya!

Ya, ada kalanya mungkin kamu mendapatkan hasil yang tidak maksimal dari pemakaian produk skincare dengan bahan-bahan anti-aging tersebut. Hasil ini sangat mungkin terjadi karena kamu kurang memerhatikan beberapa hal. Apa saja? Cari tahu di sini kenapa bahan anti-aging yang kamu gunakan bisa jadi tidak efektif.

Klinik Evamulia - Tips Perawatan Wajah - Bahan Anti aging - Klinik Kecantikan - Anti-aging adalah sebuah proses atau cara untuk bisa meremajakan kulit sehingga mengurangi atau melawan proses penuaan pada kulit yang biasanya ditandai dengan munculnya garis halus, flek hitam dan kulit yang mulai kendur.

1. Kolagen, ternyata sulit diserap oleh kulit

Kolagen adalah salah satu jenis protein yang dapat membuat kulit tetap kencang. Namun, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen secara alami akan terus menurun. Berpengaruh terhadap megendurnya kulit. Kolagen memang penting untuk mencegah kerutan dan garis halus.

Tetapi, kandungan kolagen dalam krim, essence atau masker misalnya, biasanya terlalu besar untuk menembus kulit. Alhasil, kandungan kolagen dalam produk tersebut hanya akan mendiami daerah permukaan dan tidak memberikan efek yang semestinya bagi kulit.

Tidak hanya kandungan dalam krim, beberapa produk dengan kandungan kolagen pun sebenarnya kurang efektif untuk di konsumsi. Kolagen dalam minuman tersebut akan dihancurkan oleh asam di dalam perut. Alhasil, tidak akan terserap usus dan tidak bisa dibawa sampai ke kulit.

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Sebaiknya, kamu memaksimalkan terus produksi kolagen alami dari tubuhmu. Caranya dengan mengonsumsi Vitamin C dan daging. Kamu bisa pilih buah stroberi dan jeruk sebagai booster kolagen yang efektif. Selanjutnya, biasakan selalu mengaplikasikan sunscreen selama ada matahari. Langkah ini dapat mencegah berkurangnya kolagen secara alami di kulit.

2. Elastin, untuk sekedar melembapkan bukan hilangkan kerutan

Selain kolagen, elastin adalah salah satu bahan anti-aging yang banyak digunakan pada skincare. Sama seperti kolagen, elastin juga ikut berkurang seiring bertambahnya usia. Elastin tidak dapat terserap ke dalam kulit dan hanya tinggal di permukaan dengan sifat yang melembapkan.

Baiknya, perbanyak konsumsi Vitamin C, asam amino dan Omega 3. Kamu bisa dapatkan dari ikan salmon, alpukat, dan kacang-kacangan. Semua makanan ini dapat meningkatkan produksi alami dalam tubuhmu. Untuk mencegah elastin berkurang cepat, maka aplikasikan juga sunscreen setiap hari.

3. Stem Cells, harga mahal belum tentu efektif

Pernah mendengar tentang stem cells? Ya, stem cells adalah induk sel yang berpotensi menjadi sel baru di dalam suatu organisme. Kini, stem cells mulai populer di Indonesia. Beberapa produknya merupakan stem cell dari apel. Stem cells memang dapat memberikan efek positif bagi kulit dan tubuh yaitu sebagai antioksidan.

Namun, bagaimanapun, sel dari buah atau tanaman tidak akan bisa menjadi bagian kulit manusia. Baik yang terkandung didalam krim maupun berbentuk serbuk minum, stem cells bukanlah anti-aging yang efektif.

Harga stem cells pun relatif mahal. Akan lebih baik kalau kamu menggunakan serum antioksidan. Selain lebih hemat, kandungannya pun relatif bekerja lebih cepat dibanding stem cells.

4. Kamu tidak menggunakan suncreen untuk mendukung bahan anti-aging tersebut

Salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan banyak perempuan adalah rajin menggunakan skincare anti-aging namun tidak atau jarang menggunakan suncreen pada wajah setiap hari. Padahal suncreen ini penting sekali untuk mencegah terjadinya penuaan pada kulit.

Ya, sinar matahari UVA adalah penyebab utama terjadinya penuaan pada kulit, yaitu flek hitam, garis halus dan kerutan. Untuk itu penting sekali untuk melindungi kulitmu setiap hari dari paparan sinar UVA ini. Bahkan jika kamu tidak banyak beraktifitas di luar ruangan pun, kamu tetap perlu menggunakan sunscreen karena sinar UVA dan UVB ini bisa masuk melalui kaca jendela dan tetap mengenai kulit wajahmu.

Jadi, berhenti membuat skincare anti-aging-mu terbuang percuma dan gunakan suncreen wajah setiap hari, bahkan jika kamu sudah menggunakan alas bedak yang mengandung SPF sekali pun. Soalnya, SPF Hanya melindungi kulit dari UVB, sedangkan untuk menangkal UVA kamu membutuhkan PA atau suncreen dengan broad spectrum.

5. Kulit wajamu tidak terhidrasi dengan baik

Kulit wajah yang terhidrasi dengan baik adalah kunci dari kulit wajah yang sehat. Ya, saat kulit wajah tidak terhidrasi dengan baik apalagi sampai dehidrasi akan banyak muncul masalah.

Untuk kamu yang dasar kulitnya berminyak, saat kulit kekurangan cairan, kelenjar minyak akan dipaksa untuk memroduksi minyak lebih banyak, sehingga kulit justru akan makin berminyak dan banyak komedo muncul. Sedangkan untuk kamu yang kulitnya kering, tentu saja kulitmu akan makin jadi lebih kering.

Kulit yang dehidrasi dan kekurangan cairan ini kondisinya akan sangat renta alias memiliki skin barrier yang buruk sehingga akan lebih mudah rusak ketika terkena radikal bebas seperti polusi dan sinar UVA. Alhasil, kulit akan mengalami penuaan lebih cepat dan pastinya akan lebih mudah keriput karena kekurangan cairan.

Untuk itu, dukung kerja skincare anti-aging-mu dengan selalu menghirasi kulit dengan baik, baik dari luar mau pun dari dalam. Pastikan untuk mengonsumsi air putih, sayur dan buah yang cukup, lalu jika perlu tambahkan hydrating skincare seperti essence atau serum ke dalam rutinitas skincare-mu sehari-hari.

Lalu yang lebih penting adalah tidak boleh lewat menggunakan moisturizer atau pelembap. Soalnya, selain berfungsi menambah hidrasi pada kulit, pelembap juga berfungsi untuk mengunci semua hidrasi dan nutrisi dari produk skincare yang kamu gunakan sebelumnya.

Leave a Reply