image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

kulit dehidrasi

5 Tanda Kulit Dehidrasi dan Cara Mengatasinya

Eva Mulia – Kulit dehidrasi adalah kondisi dimana kulit mengalami kekurangan cairan pada lapisan epidermis sehingga menyebabkan hilangnya faktor pelembap alami kulit yang berakibat kepada menurunnya tingkat kelembapan. Keadaan ini berbeda dengan kulit kering yang merupakan jenis kulit kandungan minyak/sebum yang tidak seimbang.

Ada beberapa hal yang menyebabkan kulit dehidrasi, seperti faktor cuaca, penggunaan produk yang salah dan tidak memenuhi kebutuhan kulit, bahkan diet pun ikut berkontribusi sehingga kelembapan kulit tidak terjaga dengan baik.

Kulit dehidrasi bisa terjadi pada jenis kulit apapun, baik kulit kering atau berminyak. Beberapa orang juga menganggap bahwa kulit dehidrasi adalah jenis kulit baru. Padahal, dehidrasi ini lebih tepat dikatakan sebagai kondisi kulit. Jadi jenis kulit normal, kering, berminyak aupun kombinasi bisa mengalami dehidrasi. Nah, berikut ini ciri-ciri kulit dehidrasi yang perlu Anda ketahui.

Ciri-Ciri Kulit Dehidrasi

kulit dehidrasi

1. Kulit terlihat kusam dan lelah

Ciri-ciri kulit dehidrasi yang pertama adalah kulit tampak kusam dan lelah. Kulit yang terhidrasi dan seimbang mempunyai efek terlihat berkilau, sementara kulit yang kekurangan cairan akan terlihat lebih kusam.

2. Jerawat

Peradangan pada kulit yang disebabkan karena kulit kekurangan cairan dapat menimbulkan jerawat. Jerawat bukan hanya muncul pada kulit berminyak, tetapi juga pada kulit kering juga bisa memicu munculnya jerawat.

3. Kulit terasa kencang dan gatal

Ciri ciri kulit dehidrasi berikutnya adalah kulit terasa lebih kering dari biasanya, gatal-gatal ringan dan terasa kencang. Jika Anda sedang mengalami kondisi ini, maka segera perbanyak minum air putih untuk menjaga hidrasi tubuh.

4. Kulit bersisik dan kasar

Ciri ciri kulit dehidrasi lainnya adalah tekstur kulit yang kasar dan mengelupas. Kondisi ini menandakan bahwa kulit Anda sangat membutuhkan kelembaban. Oleh karena itu, gunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit wajah Anda.

5. Terasa nyeri

Pada kasus lainnya kulit dehidrasi yaitu bisa membuat kulit terasa nyeri, pecah-pecah, dan sangat kering. Biasanya  dehidrasi yang berat disebabkan oleh lingkungan, diet, obat-obatan, dan kurangnya perawatan, Oleh karena itu, gunakan pelembab yang mengandung bahan-bahan, seperti hyaluronic acid untuk melembapkan dan mempunyai sifat anti-penuaan, ceramide dan glycerin untuk menjaga kelembapan kulit. Anda juga harus mengurangi pemakaian produk yang mengandung bahan-bahan yang berpotensi menyebabkan dehidrasi. Seperti asam salisilat, benzoyl peroxide, retinol.

Cara Mengatasi Kulit Dehidrasi

1. Hyaluronic Acid

Kandungan Hyaluronic Acid mampu melembabkan kulit dan memiliki sifat anti penuaan. Ketika digunakan dalam pengelupasan dan pembersih, akan membantu mempertahankan kelembaban kulit. Anda juga bisa menggunakan beberapa produk krim dan serum atau pembersih yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

2. Ceramide

Cara mengatasi kulit dehidrasi selanjutnya yaitu dengan menggunakan ceramide. Kandungan ini bisa berfungsi sebagai pelapis lipid hidrasi yang menahan sel-sel kulit Anda secara bersama-sama. Dengan memasukan ceramide ke dalam rutinitas perawatan kulit akan membangun kembali, mempertahankan dan melindungi penghalang kulit Anda untuk membantu mengunci kelembapan.

3. Glycerin

Kandungan gliserin merupakan humektan yang super menghidrasi. Gliserin berguna untuk melembabkan kulit dengan menarik air dari udara ke lapisan luar kulit. Sehingga bisa mencegah kulit kehilangan kelembapannya.

4. Squalene

Cara mengatasi kulit dehidrasi yang terakhir adalah dengan menggunakan squalane. Beberapa tahun terakhir, squalane cukup diminati karena berfungsi sebagai lipid alami yang sangat melembapkan kulit.

Selain rutin merawat kulit untuk menyeimbangkan kadar kelembaban kulit. Ternyata mempertimbangkan cara lingkungan dan kebiasaan Anda berkontribusi pada kulit dehidrasi. Seperti, mandi menggunakan air panas bisa membuat kulit kering lebih buruk. Ini karena air panas dan uap dapat melucuti kulit dari minyak alami.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Buah-Buahan

Leave a Reply