SPF dan PA: Memahami Perbedaan Kedua Perlindungan Kulit Ini

SPF dan PA sama-sama menunjukkan kemampuan sunscreen dalam melindungi kulit dari radiasi ultraviolet, tetapi keduanya mengukur aspek perlindungan yang berbeda. SPF (Sun Protection Factor) terutama menunjukkan perlindungan terhadap efek sinar UVB, sedangkan PA (Protection Grade of UVA) menunjukkan tingkat perlindungan terhadap sinar UVA. Karena keduanya memiliki fungsi berbeda, memahami kedua label tersebut membantu kamu memilih sunscreen dengan perlindungan yang lebih menyeluruh.

Angka SPF yang tinggi tidak otomatis menunjukkan bahwa sebuah sunscreen memiliki perlindungan UVA yang tinggi pula. Begitu juga dengan label PA++++ yang tidak menjelaskan seluruh tingkat perlindungan terhadap UVB. Untuk memilih produk secara tepat, perhatikan SPF, indikator perlindungan UVA, jumlah produk yang digunakan, serta kebutuhan kulit dan aktivitas sehari-hari.

Apa Perbedaan SPF dan PA?

Perbedaan utama SPF dan PA terletak pada jenis perlindungan ultraviolet yang dinilai dan cara tingkat perlindungannya ditampilkan pada kemasan.

AspekSPFPA
KepanjanganSun Protection FactorProtection Grade of UVA
Fokus perlindunganTerutama terhadap UVB dan efek kemerahan akibat paparan UVPerlindungan terhadap UVA
Penanda pada kemasanAngka, misalnya SPF 30 atau SPF 50Tanda plus, misalnya PA+, PA++, PA+++, PA++++
Cara membacaAngka lebih tinggi menunjukkan tingkat perlindungan SPF yang lebih tinggi dalam pengujian standarSemakin banyak tanda plus, semakin tinggi kategori perlindungan UVA dalam sistem PA
Hal yang tidak ditunjukkanTidak langsung menentukan berapa jam sunscreen akan tetap efektif pada kulitTidak menunjukkan lama waktu sunscreen bertahan di kulit

SPF dan PA bukan dua produk berbeda. Keduanya merupakan indikator perlindungan yang dapat tercantum pada satu produk sunscreen. Jika kemasan hanya menampilkan SPF tanpa informasi perlindungan UVA yang jelas, jangan menganggap angka SPF tersebut otomatis menjamin tingkat perlindungan UVA yang tinggi.

Apa Itu SPF dan Bagaimana Cara Membaca Angkanya?

SPF adalah singkatan dari Sun Protection Factor. Nilainya ditentukan melalui pengujian yang mengukur perlindungan sunscreen terhadap respons kulit terhadap radiasi ultraviolet, terutama kemerahan akibat paparan UV.

Angka SPF bukan berarti sunscreen akan melindungi kulit selama jumlah jam yang sama dengan angka pada kemasan. Misalnya, SPF 30 tidak menjamin kulit terlindungi selama 30 jam atau bahkan selama 30 kali durasi aman seseorang berada di bawah matahari. Efektivitas nyata dipengaruhi jumlah produk yang diaplikasikan, keringat, air, gesekan, dan kondisi paparan.

Untuk memahami skala SPF, berikut gambaran tingkat penyaringan UVB yang sering digunakan sebagai ilustrasi ketika sunscreen diaplikasikan dengan jumlah sesuai pengujian.

Perbandingan SPF dan perkiraan penyaringan UVB

Label SPFPerkiraan UVB yang disaringPerkiraan UVB yang masih diteruskan
SPF 15Sekitar 93%Sekitar 7%
SPF 30Sekitar 97%Sekitar 3%
SPF 50Sekitar 98%Sekitar 2%

Catatan: Persentase tersebut merupakan perkiraan dalam kondisi pengujian standar, bukan jaminan perlindungan aktual pada setiap pemakaian. Nilainya tidak boleh digunakan untuk menghitung lama waktu aman berada di bawah matahari.

Menurut penjelasan Alodokter tentang perbedaan SPF dan PA dalam tabir surya, angka SPF yang lebih tinggi memberikan tingkat perlindungan UVB yang lebih tinggi, tetapi perlindungan tetap bergantung pada penggunaan sunscreen dengan benar.

Bagi penggunaan sehari-hari, sunscreen dengan SPF 30 atau lebih merupakan pilihan yang umum direkomendasikan. Jika kamu banyak beraktivitas di luar ruangan, pemilihan SPF lebih tinggi dapat dipertimbangkan bersama perlindungan UVA, ketahanan produk terhadap air jika diperlukan, dan pemakaian ulang yang tepat.

Apa Itu PA dan Apa Arti Tanda Plus pada Sunscreen?

PA merupakan singkatan dari Protection Grade of UVA. Sistem ini digunakan pada sejumlah produk sunscreen, terutama yang mengikuti sistem pelabelan Asia, untuk menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVA.

UVA dapat berkontribusi terhadap penuaan kulit akibat matahari, perubahan pigmentasi, dan kerusakan kulit jangka panjang. Karena efeknya tidak selalu ditandai dengan kulit terbakar secara langsung, perlindungan UVA tetap penting meskipun kamu tidak mengalami kemerahan setelah beraktivitas di luar ruangan.

Berikut cara membaca tanda plus pada label PA.

Label PAMakna umum
PA+Tingkat perlindungan UVA dasar dalam sistem PA
PA++Tingkat perlindungan UVA lebih tinggi daripada PA+
PA+++Tingkat perlindungan UVA lebih tinggi daripada PA++
PA++++Kategori perlindungan UVA tertinggi dalam skala empat tanda plus yang umum digunakan

Tanda plus pada PA menunjukkan kategori perlindungan, bukan jumlah jam sunscreen bertahan. PA++++ juga bukan berarti semua sinar UVA terblokir sepenuhnya.

Perlu diketahui bahwa label perlindungan UVA dapat berbeda menurut standar dan pasar. Sebagian produk menampilkan PA, sedangkan produk lain menggunakan klaim broad spectrum atau indikator UVA yang mengikuti sistem pengujian berbeda. Karena itu, jangan membandingkan semua label seolah-olah menggunakan skala yang identik.

Mengapa Perlindungan UVA dan UVB Sama-Sama Penting?

Sinar ultraviolet dari matahari mencakup UVA dan UVB yang memiliki karakteristik berbeda. Keduanya berkontribusi terhadap kerusakan kulit, sehingga perlindungan tidak sebaiknya hanya berfokus pada satu jenis radiasi.

  • UVB berperan besar dalam menyebabkan sunburn atau kulit terbakar. Paparan berlebihan juga berkontribusi terhadap risiko kanker kulit.
  • UVA dapat menembus lebih dalam ke kulit dan berkontribusi terhadap photoaging, yaitu perubahan kulit akibat paparan matahari jangka panjang. UVA juga berperan dalam perubahan pigmentasi pada kondisi tertentu.

Karena itulah, memilih sunscreen bukan sekadar mencari angka SPF tertinggi. Sunscreen dengan perlindungan spektrum luas dapat membantu melindungi kulit dari UVA dan UVB sekaligus.

Untuk pembahasan yang lebih terperinci, kamu bisa membaca artikel Broad Spectrum Sunscreen vs yang Biasa: Mana yang Benar-benar Melindungi?.

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen dengan SPF dan PA yang Tepat?

Tidak ada satu label sunscreen yang wajib digunakan semua orang dalam setiap situasi. Pemilihan produk sebaiknya mempertimbangkan aktivitas, paparan matahari, kondisi kulit, serta kenyamanan pemakaian.

1. Prioritaskan SPF 30 atau lebih dan perlindungan UVA

Untuk pemakaian sehari-hari, pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan UVA yang jelas. Kamu bisa mencari label PA+++ atau PA++++ pada produk yang memakai sistem PA, atau klaim broad spectrum pada produk yang menggunakan sistem pelabelan tersebut.

Jangan menganggap bahwa SPF 50 selalu memiliki perlindungan UVA lebih tinggi daripada SPF 30. Kedua indikator perlu dibaca sesuai fungsinya.

2. Sesuaikan dengan kegiatan sehari-hari

Jika kamu bekerja di dalam ruangan dan hanya sesekali keluar, kebutuhan praktisnya mungkin berbeda dari orang yang beraktivitas di luar ruangan selama berjam-jam.

Untuk berenang, olahraga, atau kegiatan yang menimbulkan banyak keringat, perhatikan klaim ketahanan terhadap air dan petunjuk pemakaian ulang pada kemasan. Tidak ada sunscreen yang sepenuhnya tahan terhadap semua kondisi tanpa perlu diaplikasikan kembali.

3. Perhatikan tekstur dan kenyamanan

Sunscreen yang terasa ringan, tidak terlalu lengket, serta sesuai dengan kondisi kulit lebih mungkin digunakan secara konsisten.

Kulit berminyak mungkin lebih nyaman menggunakan tekstur gel atau fluid, sedangkan kulit kering dapat memilih formula dengan komponen pelembap. Namun, tekstur bukan penentu tunggal tingkat perlindungan. Angka SPF dan indikator UVA tetap perlu diperhatikan.

4. Pastikan jumlah pemakaian memadai

Angka SPF pada kemasan didasarkan pada pengujian dengan jumlah aplikasi tertentu. Jika sunscreen dipakai terlalu tipis, tingkat perlindungan yang didapat bisa lebih rendah daripada nilai yang tercantum.

Aplikasikan secara merata ke area yang terpapar matahari, termasuk telinga, leher, dan bagian lain yang sering terlewat. Untuk panduan jumlah pemakaian, baca takaran sunscreen untuk wajah agar perlindungannya lebih optimal.

5. Ulangi pemakaian sesuai kebutuhan

Sunscreen umumnya perlu diaplikasikan ulang sekitar setiap dua jam ketika berada di luar ruangan, serta setelah berenang, berkeringat banyak, atau mengeringkan kulit dengan handuk, sesuai petunjuk produk.

Pemakaian ulang bukan berarti angka SPF atau PA berubah. Tujuannya mempertahankan lapisan perlindungan ketika produk dapat berkurang akibat aktivitas dan paparan lingkungan.

Kesalahan Membaca Label SPF dan PA yang Perlu Dihindari

Ada beberapa anggapan yang dapat membuat penggunaan sunscreen kurang tepat.

Kesalahan Membaca Label SPF dan PA yang Perlu Dihindari

Beberapa kesalahpahaman saat membaca label sunscreen dapat membuat perlindungan kulit kurang optimal. Memahami fungsi SPF dan PA membantu kamu memilih produk sekaligus menggunakannya dengan benar.

  • Menganggap SPF menunjukkan durasi perlindungan secara langsung.
    Angka SPF merupakan indikator perlindungan terhadap efek radiasi UV, terutama UVB, berdasarkan pengujian standar. SPF 30 bukan berarti sunscreen melindungi kulit selama 30 jam atau menjamin kulit aman dari paparan matahari selama durasi tertentu.
  • Mengira SPF tinggi otomatis berarti perlindungan UVA juga tinggi.
    SPF dan PA menunjukkan aspek perlindungan yang berbeda. Karena itu, perhatikan juga indikator perlindungan UVA, seperti PA atau klaim broad spectrum sesuai standar pelabelan produk.
  • Memilih PA tertinggi tetapi menggunakan sunscreen terlalu sedikit.
    Tingkat perlindungan pada kemasan didasarkan pada jumlah aplikasi saat pengujian. Jika produk digunakan terlalu tipis atau tidak merata, perlindungan aktual dapat lebih rendah daripada nilai yang tercantum.
  • Hanya menggunakan sunscreen saat matahari terik.
    Paparan UV tetap dapat terjadi ketika cuaca berawan dan selama aktivitas harian di luar ruangan. Sesuaikan penggunaan sunscreen dengan aktivitas, tingkat paparan, serta petunjuk pemakaian produk.
  • Mengandalkan sunscreen sebagai satu-satunya perlindungan.
    Topi, pakaian pelindung, kacamata hitam, dan berteduh ketika paparan matahari tinggi dapat membantu melengkapi perlindungan kulit.

Kesimpulan

SPF dan PA memiliki fungsi berbeda yang saling melengkapi dalam perlindungan kulit dari sinar ultraviolet. SPF menunjukkan tingkat perlindungan terhadap efek UV, terutama UVB, sedangkan PA menunjukkan kategori perlindungan terhadap UVA. Keduanya perlu diperhatikan saat memilih sunscreen, karena angka SPF yang tinggi tidak otomatis berarti perlindungan UVA-nya sama tinggi.

Untuk penggunaan sehari-hari, pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan UVA yang jelas. Pastikan produk diaplikasikan secara merata dalam jumlah yang cukup, kemudian ulangi pemakaian sesuai kebutuhan dan petunjuk pada kemasan.

Eva Mulia Clinic juga memiliki Eva Mulia Advance Sun Protector SPF 50 PA++, yang mencantumkan perlindungan SPF 50 dan PA++. Kamu bisa mempertimbangkannya sebagai salah satu pilihan sunscreen dengan memperhatikan kebutuhan kulit dan petunjuk penggunaannya. Memahami label perlindungan sekaligus menggunakan sunscreen secara konsisten membantu kamu menjaga kulit dari paparan sinar UV dalam rutinitas sehari-hari.

Baca Juga