Tips Hilangkan Jerawat

Tips Hilangkan Jerawat Akibat Cream Pemutih


Evamulia – Perawatan Wajah – Tips Hilangkan Jerawat  – Memiliki kulit yang putih, mulus, tanpa jerawat tentunya merupakan impian setiap wanita. Tetapi, terkadang timbulnya jerwat di kulit sangat menganggu penampilan. Penyebab jerawat sendiri juga bermacam-macam, sehingga banyak para wanita memilih jalan pintas untuk mendapatkan kulit yang putih dan terbebas dari jerawat. Salah satunya adalah dengan menggunakan cream pemutih.

Penggunaan krim pemutih yang memiliki kandungan bahan kimia dapat menimbulkan berbagai efek samping yang dapat membahayakan, termasuk jerawat. Nah, berikut ini beberapa jenis jerawat yang sering muncul akibat penggunaan pemutih diantaranya.

  • Blackhead. Komedo hitam merupakan jenis komedo yang ada pada pori-pori wajah. Komedo terbuka akan lebih mudah disembuhkan dari komedo yang tertutup.
  • Whitehead. Komedo putih merupakan jenis komedo tertutup yang menonjol pada permukaan kulit wajah. Penyembuhannya sendiri terbilang lebih sulit dibandingkan komedo hitam.
  • Papula. Komedo tertutup yang sudah pecah. Papula meninggalkan rasa nyeri yang menyengat serta jerawat ini terkadang bergerombol sehingga kulit akan bertekstur kasar.
  • Pustula. Jerawat padar yang lunak di puncaknya. Biasanya, jerawat ini berisi nanah dan darah serta menyebabkan kulit sedikit melepuh.
  • Nodul. Nodul tumbuh dibawah lapisan kulit. Penyebab timbulnya jerawat ini bermacam-macam dan dapat menyebabkan luka pada kulit.

Tips Hilangkan Jerawat Akibat Cream Pemutih

–

Cara menghilangkan jerawat akibat penggunaan cream pemutih juga tergantung kondisi jerawat yang ada pada wajah serta tujuan perawatannya. Jika hanya sekedar menghilangkan flek beserta noda hitamnya, atau mencegah jaringan parut yang muncul di kulit.

Sebelum melakukan pengobatan jerawat, langkah pertama yang harus dilakukan ketika wajahmu ditumbuhi jerawat akibat penggunaan krim pemutih diantaranya:

  • Hentikan pemakaian krim tersebut jika jerawat semakin parah agar efek sampingnya dapat segera dihentikan.
  • Berkonsultasi pada dokter kulit mengenai jerawat yang sedang kamu alami. Apakah jerawat tersebut disebabkan oleh cream pemuith, atau karena ada penyebab lain.
  • Lakukan upaya pengobatan yang disarnkan oleh dokter, baik itu menggunakan tindakan aau dengan obat-obatan.

Nah, berikut ini adalah beberapa tips menghilangkan jerawat akibat cream pemutih yang harus dilakukan sesuai dengan petunjuk dokter.

Benzoil Peroxida

Penggunaan Benzoil Peroxida harus dibawah pengawasan dokter. Pasalnya, bahan aktif ini bekerja sebagai pembunuh bakteri yang menyebabkan jerawat dan menyembuhkan jerawat dengan lebih cepat.

Biasanya, benzoil peroxida ini dijual dalam bentuk salep atau krim di apotek dengan kadar yang berbeda-beda, sesuai dengan tingkat keparahan jerawat. Efek samping yang mungkin akan terjadi diantaranya seperti kemerahan pada kulit, pengelupasan dan kulit menjadi sangat kering. Untuk mencegahnya, maka gunakanlah benzoil peroxida setelah berkonsultasi dengan dokter.

Retinoid Acid

Zat ini merupakan metabolid atau turunan dari Vitamin A. Obat ini berguna untuk mengobati jerawat dan komedo. Retinoid acid bekerja dengan merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru yang lebih sehat, meredakan peradangan pada jerawat, sehingga jerawat dapat dengan cepat mengering dan sembuh.

Azelaic acid

Tips hilangkan jerawat selanjutnya akibat dari pemakaian cream pemutih adalah dengan azelaic aacid. Azelaic acid atau asam azelaic berfungsi mengangkat sel kulit mati serta membunuh bakteri penyebab jerawat.

Obat ini juga bisa mengobati jerawat dan komedo yang tergolong ringan. Tidak seperti beberapa obat penghilang jerawat lainnya, asam azelaic tidak akan membuat kulit sensitif terhadap sinar matahari. Namun, kulit tetap kemerahan dan kering, serta terkadang terasa gatal, panas serta perih.

Retinoid topikal

Selanjutnya adalah Retinoid topikal yang mampu menyembuhkan jerawat langsung dari dalam. Obat ini akan mencegah terjadinya penyumbatan pada folikel rambut yang disebabkan oleh kulit mati.

Retinoid topikal ini juga akan menekan produksi sebum pada wajah. Selain itu, kandungan retinoid topikal biasanya terdapat pada krim adapalene yang dijual di apotik. Kadar pemakaiannya tentunya disesuaikan dengan anjuran dokter.

Sama halnya seperti benzoil peroxida, obat ini akan menimbulkan kemerahan pada kulit ketika terkena sinar matahari. Efek samping lainnya adalah kulit menjadi kering dan memerah.

Antibiotik topikal

Sama halnya dengan retinoid topikal, antibiotik topikal bekerja dengan membunuh bakteri yang bisa menginfeksi folikel rambut yang sudah tersumbat oleh kotoran atau sel kulit mati. Pemakaian obat ini harus dengan resep dokter karena jika digunakan secara sembarang, maka bisa menyebabkan kulit terasa panas, merah, iritasi serta mengelupas. Antibiotik topkal ini dijual dalam bentuk cair atau gel.

Pada umumnya, pengobatan jerawat dengan antibiotik topikal berlangsung selama 6 minggu hingga 2 bulan. Jika lebih dari itu dan jerawat masih belum kunjung sembuh, maka segeralah konsultasikan kondisi kulitmu dengan dokter.

Tablet antibiotik

Tips menghilangkan jerawat akibat dari penggunaan cream pemutih juga bisa dilakukan dengan tablet antibiotik. Pengobatan dengan cara ini dilakukan jika kondisi jerawatmu sudah sangat parah akibat dari peradangan. Penggunaannya biasanya bersamaan dengan obat topikal untuk hasil yang cepat dan maksimal. Sedangkan untuk hasilnya sendiri, tergantung pada seberapa parah jerawat yang diderita.

Jika masih ringan, maka dalam 6 minggu jerawat akan sembuh total. Tetapi pada konsisi jerawat yang parah, pengobatan bisa memakan waktu hingga 6 bulan.

Sama halnya dengan obat penghilang jerawat sebelumnya, tablet antibiotik akan membuat kulit menajadi lebih sensitif dan kemerahan ketika terkena air.

Tablet isotretinoin

Obat jerawat yang satu ini bentuknya tablet minum. Tablet isotretinoin akan bekerja dengan cara mencegah penyumbatan yang terjadi pada folikel rambut serta membunuh bakteri penyebab jerawat dengan sangat efektif. Selain itu, obat ini juga akan meredakan pembengkakan pada jerawat dan mengurangi kemerahan pada kulit di sekitar jerawat.

Pada minggu-minggu pertama pengobatan dengan tablet ini, jerawat akan semakin banyak karena pembersihan kulit secara merata sedang dilakukan. Kondisi ini tergolong terbilang normal serta bukan merupakan efek saping obat.

Obat istretinoin hanya disarankan digunakan ketika kondisi jerawat sangat parah dan tidak bisa disembuhkan dengan cara lain. Oleh karena itu, biasanya hanya dokter spesialis saja yang berani memberikan resep ini.

Kemungkinan efek samping yang akan muncul biasanya naiknya kadar gula dalam darah, kekeringan parah pada area kulit wajah dan bibir, radang kelopak mata, iritasi mata, dan pada beberapa kasus dapat menyebabkan urine berdarah.

Anti androgen

Anti androgen adalah sejenis obat yang dosisnya lebih tinggi dari anti biotik. Penggunaan obat ini biasanya dipilih oleh dokter, jika anti biotik tidak dapat membantu menyembuhkan jerawat.

Obat ini akan bekerja dengan cara menekan produksi hormon androgen pada wanita. Hormon androgen yang berlebihan dapat memicu produksi sebum yang dapat mengakibatkan timbulnya jerawat.

Chemical peeling

Chemical peeling merupakan salah satu cara untuk menghilangkan jerawat akibat krim pemutih tanpa harus menggunakan obat-obatan. Prosedur ini bisa kamu lakukan untuk menumbuhkan lapisan kulit baru yang lebih sehat dengan menggunakan bahan kimia jenis asam salisilat. Chemical peeling ini juga tidak bisa dilakukan secara sembarang, melainkan harus oleh dokter kecantikan yang sudah ahli.

Injeksi steroid

Suntik steroid atau injeksi steroid merupakan sebuah prosedur yang dilakukan oleh dokter. Injeksi steroid ini dilakukan dengan cara menyuntikan obat-obatan steroid pada kulit yang berjerawat.

Itulah beberapa tips hilangkan jerawat akibat cream yang harus dilakukan atas pengawasan dokter. Mengobati jerawat tentunya tidak mudah dan harus dilakukan dengan cara yang tepat. Jika salah langkah, justru jerawat akan semakin menjadi dan akan lebih sulit untuk dihilangkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *