image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

jerawat meradang - klinik eva mulia

Penyebab Jerawat Meradang (Bengkak, Nyeri, Bernanah)

evamuliaclinic – Jerawat meradang – Apakah Anda memiliki jerawat yang berukuran besar, terasa sakit, warnanya memerah bahkan berisi nanah di dalamnya? Jangan-jangan jerawat Anda mengalami peradangan. Kenapa bisa terjadi? Apa yang menyebabkan jerawat meradang?

Jerawat adalah salah satu bentuk gangguan pada kulit. Jerawat terjadi saat minyak yang membawa kulit mati tidak bisa dikeluarkan melalui pori-pori kulit Anda. Terkadang jerawat yang kecil dan muncul sesekali saja akan hilang sendiri dan tidak terlalu mengganggu. Namun jika jerawat meradang dan tak kunjung sembuh setelah seminggu, biasanya akan meninggalkan bekas.

Penyebab Jerawat Meradang

jerawat meradang

Ada beberapa faktor yang dipercaya bisa menyebabkan jerawat meradang:

1. Penggunaan kosmetik yang tidak benar saat berjerawat

Kandungan yang terdapat dalam perawatan wajah tertentu seperti
lanolin dan minyak. Bisa menutup pori-pori pada kulit Anda dan menghalangi keluarnya minyak yang dihasilkan kulit mati yang dibawanya. Penumpukan minyak dan kulit mati ini bisa menyebabkan jerawat meradang.

Selain itu, menggunakan kosmetik dengan cara yang kasar, dapat menyebabkan kulit terluka. Kulit yang terluka akan memberikan wadah untuk bakteri hidup. Keberadaan bakteri pada kulit, akan menyebabkan kulit jadi lebih sensitif dan memicu jerawat meradang.

2. Faktor genetik

Beberapa anak sekolah yang mempuyai kulit berjerawat yang diturunkan dari orangtuanya. Riwayat pada keluarga yang mempuyai jerawat mengalami peradangan, akan meningkatkan peluang keturunan mereka mengalami kondisi yang sama.

3. Hormon dan keringat

Perubahan hormon dalam tubuh merupakan kondisi yang paling sering menyebabkan jerawat meradang, karena hormon menyebabkan peningkatan produksi minyak dan mengerasnya sel kulit, yang akan memicu terjadinya penyumbatan dalam mengeluarkan kulit mati dan minyak dari pori-pori. Perubahan hormon dapat Anda alami saat Anda dalam siklus menstruasi, sedang hamil, memulai atau mengakhiri penggunaan kontrasepsi hormonal (misalnya pil KB), dan stres.

Sebenarnya stres bukan menjadi penyebab langsung jerawat meradang, namun saat stres, otak akan melepaskan hormon yang bisa menimbulkan kelenjar keringat memproduksi minyak yang lebih banyak dan rentan menyebabkan peradangan jerawat.

Cara Mengatasi Jerawat Meradang

Menyentuh jerawat yang meradang pada kulit Anda dengan jari Anda, justru akan membuat kondisinya bertambah buruk. Sebaiknya periksakan kondisi kulit tersebut ke seorang spesialis kulit, agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Anda juga dapat menangani jerawat meradang ini dengan beberapa cara, seperti:

Penguapan

Uap yang berasal dari mangkuk yang berisi air panas bisa membantu Anda dalam membersihkan kulit Anda dan mengeringkan jerawat yang meradang. Uap yang mengenai kulit Anda ini akan membuka pori-pori kulit dan membantu dalam membersihkan kulit yang kotor. Cara seperti ini bisa Anda lakukan selama 10 menit per hari sebanyak tiga hari dalam satu minggu.

Minyak pohon teh (tea tree oil)

Tea tree oil dipercaya mempunyai sifat anti-bakteri, anti-jamur, dan anti-virus. Mengolesi jerawat yang meradang Anda setelah lebih dulu membersihkan kulit tersebut dengan campuran minyak pohon teh dan air bisa menjadi alternatif solusi jerawat meradang Anda.

Baca juga: Apa Itu Eksfoliasi Kulit dan Bagaimana Cara Aman Melakukannya?

Leave a Reply