evamulia clinic - jerawat di pipi

Muncul Jerawat di Pipi yang Mengganggu? Singkirkan dengan Cara Berikut Ini!

Eva Mulia Clinic – Jerawat di Pipi – Jerawat di pipi biasanya muncul karena gesekan pada kulit. Biasanya, kondisi ini terjadi saat Anda sering menelepon sehingga Anda mendekatkan ponsel ke wajah.

Selain itu, jerawat di pipi juga disebabkan oleh gesekan dengan bantal saat tidur dan muncul karena sarung bantal yang kotor.

Menurut Klinik Cleveland, dokter kulit Dr Amy Kassouf mengatakan kulit di pipi cenderung lebih kering dan lebih teriritasi daripada kulit di bagian wajah lainnya.

Tak hanya itu, penyebab jerawat di pipi yang juga cukup sering muncul adalah seringnya memegang wajah dengan tangan. Padahal, tangan merupakan sumber kuman karena harus memegang banyak benda dengan satu bagian tubuh ini.

Cara menghilangkan jerawat di pipi

Karena pada dasarnya jerawat adalah kondisi yang sama walaupun berkembang di bagian wajah manapun, obat yang diberikan sama.

Anda dapat menggunakan obat jerawat, seperti:

  • Asam salisilat
  • Benzoil peroksida
  • Retinoid

Berikut beberapa cara menghilangkan jerawat di pipi.

Bersihkan wajah secara teratur

Saat kulit berjerawat, bersihkan kulit wajah secara rutin dengan sabun pembersih ringan.

Pilih pembersih wajah yang tidak mengiritasi atau mengeringkan kulit Anda lebih jauh.

Membersihkan wajah secara rutin dua kali sehari membantu mengatasi jerawat yang membandel atau tidak memperparah dan mencegahnya datang kembali.

Gunakan obat jerawat

Berikut beberapa obat jerawat yang bisa Anda gunakan:

Retinoid

Retinoid bekerja untuk mengurangi minyak berlebih pada wajah dan membuka pori-pori. Contohnya adalah gel adapalen (Differin 0,1%).

Asam salisilat

Produk yang mengandung asam salisilat membantu membuka pori-pori, mengurangi jerawat.

Juga dapat membantu jerawat area kulit wajah lainnya untuk mencegah timbulnya jerawat.

Benzoil peroksida

Produk yang mengandung benzoil peroksida membantu melawan bakteri penyebab jerawat, yaitu Propionibacterium acnes.

Secara bertahap, ini membantu mengurangi peradangan jerawat.

Antibiotik

Untuk jerawat yang meradang, termasuk kasus yang cukup parah, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik.

Antibiotik sangat membantu dalam memerangi bakteri penyebab jerawat di pipi dan mengurangi peradangan.

Bentuknya bisa berupa obat oles, bisa juga dalam bentuk tablet dengan dosis tergantung tingkat keparahannya.

Isotretinoin

Isotretinoin, juga dikenal sebagai Accutane, adalah obat jerawat yang membantu mengobati jerawat parah.

Menurut American Academy of Dermatology Association, dokter biasanya meresepkan isotretinoin dalam jangka waktu tertentu mulai dari 4 hingga 5 bulan.

Durasi ini tentu saja bervariasi dari orang ke orang.

Namun, isotretinoin memiliki beberapa efek samping yang cukup serius. Oleh karena itu, obat ini hanya berdasarkan resep dokter dan tidak boleh digunakan sembarangan.

Jika Anda sedang hamil atau berencana untuk hamil, perawatan ini tidak dianjurkan.

Pasalnya, bisa menyebabkan cacat lahir pada janin dalam kandungan.

Jadi, gunakan obat jerawat yang sesuai dengan kebutuhan Anda, bukan? Jika jerawat di pipi masih tergolong ringan, Anda bisa menggunakan obat yang bisa dibeli bebas di pasaran.

Namun ingat, untuk melihat hasilnya, obat jerawat perlu digunakan minimal 4 minggu.

Mengganti terlalu sering obat jerawat mungkin saja dilakukan, tetapi jika tidak cocok justru bisa memperburuk jerawat di pipi.

Bukannya mengobati, yang ada malah menambah jerawat baru. Oleh karena itu, gunakan 1 obat secara konsisten.

Apabila jerawat mulai mengecil, tetap gunakan hingga jerawat benar-benar menghilang. Cara ini juga dilakukan untuk mencegah jerawat baru di sekitarnya.

Cara Mencegah Jerawat di Pipi

terapkan cara-cara mencegah jerawat di pipi berikut ini, yuk!

Gunakan produk non-komedogenik

Pastikan untuk menggunakan produk perawatan kulit dan makeup yang tidak akan menyumbat pori-pori atau berlabel non-comedogenic. Biasanya produk ini bebas minyak.

Ini karena produk yang menyebabkan komedo dapat dengan mudah menyumbat pori-pori, yang pada akhirnya dapat menyebabkan jerawat.

Cuci alat rias setelah dipakai

Spons atau kuas makeup bisa penuh dengan bakteri dan minyak jika Anda tidak mencucinya.

Saat Anda menggunakannya kembali, bakteri dan debu dari sikat dapat berpindah ke wajah Anda dan menyebabkan ruam di pipi dan area wajah lainnya.

Oleh karena itu, segera cuci alat rias setelah digunakan dan pastikan dalam keadaan kering agar tidak basah yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya kuman penyakit.

Ganti sarung bantal secara teratur

Seperti yang sudah disebutkan, sarung bantal yang kotor adalah salah satu penyebab paling umum munculnya jerawat di pipi.

Oleh karena itu, gantilah secara rutin agar tidak memicu jerawat yang membandel.

Membersihkan perangkat Seluler

Handphone merupakan salah satu benda yang tidak bisa lepas dari pandangan. Bahkan, banyak orang membawa ponselnya ke kamar mandi.

Padahal, kamar mandi adalah tempat tinggal kuman. Oleh karena itu, Anda harus rutin membersihkan ponsel menggunakan kain lembab atau antiseptik.

Bersihkan area layar dan belakang ponsel untuk membantu mencegah munculnya jerawat di pipi bagi Anda yang sering menelepon.

Nah, semoga artikel ini membantu Anda mengatasi dan mencegah jerawat di pipi!

Leave a Comment

Your email address will not be published.