image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

Eva Mulia - Klinik eva mulia - klinik kecantikan - tips kecantikan - makanan penyebab jerawat - penyebab jerawat di wajah - Penjelasan jerawat adalah dimana kondisi kulit yang umum terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Banyak faktor yang berperan dalam kemunculan jerawat, termasuk produksi sebum dan keratin, bakteri, pori tersumbat, hormon, hingga makanan

Jenis Makanan Penyebab Jerawat

Eva MuliaKlinik eva mulia – klinik kecantikan – tips kecantikan – makanan penyebab jerawat – penyebab jerawat di wajah – Penjelasan jerawat adalah dimana kondisi kulit yang umum terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Banyak faktor yang berperan dalam kemunculan jerawat, termasuk produksi sebum dan keratin, bakteri, pori tersumbat, hormon, hingga makanan.

Akan tetapi, hubungan antara makanan dan jerat sempat menjadi kontroversial, tetapi penelitian baru saja menujukan bahwa pola makanan dapat berperan penting dalam perkembangan jerawat. Berikut ini adalah beberapa makanan yang mungkin bisa kalian hindari atau mengurangi dalam mengkonsumsinya untuk meminimalisir timbulnya jerawat.

Jenis Makanan Penyebab Jerawat

Eva Mulia - Klinik eva mulia - klinik kecantikan - tips kecantikan - makanan penyebab jerawat - penyebab jerawat di wajah - Penjelasan jerawat adalah dimana kondisi kulit yang umum terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Banyak faktor yang berperan dalam kemunculan jerawat, termasuk produksi sebum dan keratin, bakteri, pori tersumbat, hormon, hingga makanan

Makanan Cepat Saji

Jerawat paling berhubungan dengan makanan cepat saji yang kaya kalori, lemak, dan karbohidrat olahan. Makanan cepat saji, seperti burger, nugget, hot dog, kentang goreng, soda, dan milkshake, adalah makanan yang dapat menambah risiko jerawat. Satu studi terhadap lebih dari 5.000 remaja dan dewasa membuktikan bahwa diet tinggi lemak dikaitkan dengan penambahan risiko 43% munculnya jerawat.

Makan makanan cepat saji secara teratur menambah risiko sebesar 17 persen. Sebuah studi terpisah di Turki membuktikan bahwa sering mengkonsumsi burger atau sosis dikaitkan dengan penambahan 24% risiko terpapar jerawat. Tidak jelas mengapa makanan cepat saji dapat menambah risiko mengembangkan jerawat, tetapi sejumlah peneliti menggagas bahwa hal tersebut dapat merangsang gen dan mengolah kadar hormon dengan cara mempromosikan pengembangan jerawat.

Gula Halus Dan Gandum

Orang dengan jerawat ingin mengonsumsi lebih banyak karbohidrat olahan serta gula berlebih daripada orang dengan sedikit atau tanpa jerawat. Makanan yang kaya karbohidrat olahan serta minuman tinggi gula meliputi: –

  • Roti, kerupuk, sereal atau makanan penutup yang diciptakan dengan tepung putih.
  • Pasta diciptakan dengan tepung putih.
  • Nasi putih dan mie beras.
  • Soda dan minuman manis lainnya.
  • Pemanis seperti gula tebu, sirup maple, madu dengan gabungan pemanis.

Karbohidrat olahan diserap dengan cepat ke dalam aliran darah, yang dengan cepat menambah kadar gula darah. Ketika gula darah naik, kadar insulin pun naik untuk menolong memindahkan gula darah keluar dari aliran darah dan masuk ke dalam sel Anda. Namun, kadar insulin yang tinggi tidak baik untuk mereka yang berjerawat.

Insulin menciptakan hormon androgen lebih aktif dan meningkatkan insulin 1 (IGF-1). Ini berkontribusi pada pertumbuhan jerawat dengan menciptakan sel-sel kulit tumbuh lebih cepat dan dengan menambah produksi sebum.

Jenis Susu

Banyak penelitian telah menemukan hubungan antara produk susu dan tingkat keparahan jerawat pada remaja. Dua penelitian pun menemukan bahwa orang dewasa muda yang secara teratur mengonsumsi susu atau es krim empat kali mungkin lebih menderita jerawat. Namun, studi yang dilaksanakan sejauh ini belum berkualitas tinggi. Penelitian sampai ketika ini difokuskan khususnya pada remaja dan dewasa muda menunjukkan korelasi antara susu dan jerawat, bukan hubungan karena akibat.

Susu diketahui menambah kadar insulin, terlepas dari pengaruhnya terhadap gula darah, yang bisa memperburuk keparahan jerawat. Susu sapi pun berisi asam amino yang memicu hati untuk menghasilkan lebih banyak IGF-1, yang sudah dikaitkan dengan pengembangan jerawat. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk menilai apakah terdapat jumlah atau jenis susu tertentu yang bisa memperburuk jerawat.

Makanan Kaya Lemak Omega 6

Makanan Diet yang berisi sebagian besar asam lemak omega-6, sudah dikaitkan dengan penambahan tingkat peradangan dan jerawat. Ini mungkin sebabkan diet ini mengkonsumsi jagung dan minyak kedelai, yang kaya akan lemak omega-6, dan sejumlah makanan yang berisi lemak omega-3, seperti ikan dan kacang walnut.

Ketidak seimbangan asam lemak omega-6 dan omega-3 ini mendorong tubuh ke situasi peradangan, yang bisa memperburuk keadaan jerawat. Sebaliknya, suplemen dengan asam lemak omega-3 dapat meminimalisir tingkat peradangan dan sudah terbukti meminimalisir tingkat keparahan jerawat. Sementara hubungan antara asam lemak omega-6 dan jerawat menjanjikan, belum ada riset terkontrol secara acak mengenai topik ini, dan dibutuhkan lebih banyak penelitian.

Baca juga beberapa tips kecantikan untuk tubuh dan kulit seperti Makanan Dengan Kolagen Alami atau Manfaat Mengkudu Untuk Kecantikan Kulit.

1 Comment

Leave a Reply