image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

Eva Mulai - Klinik Evamulia - Perawatan Wajah - Manfaat Chia Seed Penangkal Penyakit - Chia seed adalah jenis biji-bijian kecil dari tanaman Salvia Hispanica, salah satu jenis tanaman mint. Memiliki jenis warna abu-abu, hitam atau hitam dengan bercak abu-abu putih ini memiliki bentuk oval degan ukuran 1-2mm. Chia seed berasal dari daerah Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Manfaat Chia Seed Penagkal Penyakit

Eva Mulai Klinik Evamulia Perawatan WajahManfaat Chia Seed Penangkal Penyakit Chia seed adalah jenis biji-bijian kecil dari tanaman Salvia Hispanica, salah satu jenis tanaman mint. Memiliki jenis warna abu-abu, hitam atau hitam dengan bercak abu-abu putih ini memiliki bentuk oval degan ukuran 1-2mm. Chia seed berasal dari daerah Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Kata chia sendiri berasal dari bahasa suku Maya yang artinya kekuatan. Di Indonesia chia seed bisa kalian dapatkan pada supermarket ataupun toko-toko khusus yang menjual bahan makanan sehat. Biasanya dijual dengan bermacam-mcam, ada yang masih berupa biji-bijian ataupun produk komersial seperti sereal, makanan ringan dll.

Kandungan Dan Manfaat Chia Seed

Chia seed mengandung banyak zatyang bermanfaat untuk tubuh seperti asam lemak omega 3, serat, mineral dan antioksidan. Dalam 1 porsi chia seed (30 gram) terkandung 138 kalori, 9 gram lemak (lemak sehat), 10 gram serat dan 6 gram protein. Kelebihan chia seed lainnya yaitu mengandung gluten dan kaya akan antioksidan.

Manfaat Chea Seed antara lain:

  • Menurunkan trigliserid & kolesterol yang lalu dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah penyakit jantung
  • Membantu tubuh mengatasi radang
  • Kardioprotektif (melindungi jantung) & hepatoprotektif (melindungi liver)
  • Membantu tubuh mengatasi diabetes
  • Melindungi tubuh menurut syarat radang persendian, auto immune disease, & kanker.

Kandungan serat dan asam lemak omega 3 pada chia seed sangat tinggi. Menurut penelitian, serat & asam lemak omega 3 ini membantu mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Mekanisme masing-masing manfaat asam lemak omega 3 tersebut di atas masih perlu diteliti lebih lanjut.

Beberapa media mengklaim bahwa konsumsi chia seed juga bermanfaat untuk menahan rasa lapar, menyeimbangkan gula darah, memperbaiki jantung, menurunkan kolesterol, trigislerida, tekanan darah, dan membantu menurunkan berat badan. Sayangnya belum ada laporan ilmiah yang menyatakan mengkonsumsi chia seed untuk penurunan berat badan.

Pada sebuah penelitian dikatakan bahwa konsumsi chia seed 50g/ hari setiap hari selama 12 minggu tidak ada pengaruhnya pada massa tubuh, komposisi tubuh, atau faktor-faktor risiko penyakit pada pria/wanita yang berberat badan lebih atau obesitas.

Cara Menggunakan Chia Seed

Chia seed bisa langsung dimakan mentah atau dicampurkan ke dalam masakan. Rasa chia seed seperti rasa kacang, digunakan baik dalam masakan manis maupun masakan gurih. Chia seed bisa ditaburkan pada sereal, salad, atau nasi. Chia seed dapat ditambahkan pada smoothies, yoghurt, maupun puding. Saat dicampur dengan cairan, chia seed akan mengembang dan berubah teksturnya menjadi seperti jeli.

Berapa Banyak Mengkonsumsi Chia Seed

Dosis konsumsi chia seed dipengaruhi oleh usia dan keadaan kesehatan yang ada. Saat ini belum banyak informasi ilmiah yang dijadikan pedoman range jumlah chia seed yang boleh dikonsumsi. Pada tahun 2000, the US Dietary Guidelines merekomendasikan penggunaan chia seed per-hari tidak boleh melebihi 48g/hari. The European Commission membolehkan pemakaian chia seed pada produk-produk roti maksimal sejumlah 5%.

Leave a Reply