image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

Eva Mulia - Klinik Evamulia - Perawatan Wajah - Manfaat Daun Kale Untuk Kesehatan - Apa kalian pernah mencoba makan sayur daun kale? Jika belum, mulai sekarang cobalah untuk memakannya, karena daun kale memiliki kandungan gizi tinggi dan bermanfaat untuk tubuh.

Manfaat Daun Kale

Eva Mulia Klinik Evamulia Perawatan WajahManfaat Daun Kale Untuk Kesehatan Apa kalian pernah mencoba makan sayur daun kale? Jika belum, mulai sekarang cobalah untuk memakannya, karena daun kale memiliki kandungan gizi tinggi dan bermanfaat untuk tubuh.

Apa Itu Daun Kale?

Daun Kale adalah jenis sayuran yang berdaun hijau yang tergolong dalam keluarga kubis seperti brokoli, kembang kol serta sawi. Seperti saudara lainnya, kale mengandung berbagai mineral dan vitamin yang baik untuk tubuh. Satu gelas kale mentah mengandung 33 kalori, 3 gram protein, 2,5 gram serat yang membantu proses pencernaan.

Serta mengandung : vitmian A, vitamin C, vitamin, asam float dan vitamin B yang pentik untuk perkembangan otak, asam alpha-linolenic dan lemak omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung, lutein, zeaxantin, fosfor, kalsium, kalium dan seng.

Kale terdiri dari beberapa jenis, kale yang berdaun keriting, berdaun datar atau kale berdaun hijau kebiruan dengan masing-masing rasa yang berbeda juga.

Baik Untuk Kesehatan Jantung

Vitamin K yang ada pada daun kale ternyata memenuhi sekitar 680 persen keperluan vitamin K dalam satu hari. Jika kalian memasak kale dengan cara merebus dan tidak menambahkan garam dalam proses memasak, maka nilai vitamin K pada kale meningkat sampai 1300 persen.

Penelitian yang dilaksanakan memperlihatkan bahwa ada penurunan risiko kematian pada pasien penyakit jantung jika berikan extra suplementasi vitamin K. Namun jika kalian sedang mengonsumsi obat pengencer darah, sperti warfarin, kita harus berkonsultasi dahulu dengan dokter.

Kale Dan Kanker Payudara

Kanker payudara adalah penyebab kedua kematian pada perempuan di dunia, minimal satu dari 8 perempuan yang menderita kanker payudara. Daun kale mengandung zat yang dinamakan sulforaphane. Zat ini adalah salah satu antioksidan dan simulator dari enzim detoksifikasi.

Sulforaphane disinggung dapat menghambat pertumbuhan kanker pada kanker payudara. Sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2010 mengindikasikan bahwa sulforaphane mampu menurunkan sel kanker aktif pada penderita kanker payudara sejumlah 65 hingga 80 persen.

Menjaga Kesehatan Mata

Selain tinggi vitamin K, daun kale mengandung vitamin K yang tinggi, dalam satu gelas kale mentah berisi 6.600 IU, di mana Kementerian Kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi vitamin A sebanyak 2400 IU hari untuk orang dewasa. Vitamin A dikenal paling baik untuk kesehatan mata, menambah sistem kekebalan tubuh, dan membantu pembentukan sel.

Penelitian mengaku orang yang mengonsumsi makanan yang kaya vitamin A secara rutin, akan terhindarkan dari risiko terkena penyakit mata dan menjaga penglihatan. Selain itu, kale memiliki sekian banyak jenis warna seperti, hijau, putih, ungu, dan hijau kebiruan yang dikarenakan zat lutein dan zat ini baik untuk menjaga kesehatan mata.

Memiliki Kalsium Yang Lebih Baik Dari Susu

Rata-rata susu hanya mengandung 1,13 mg kalsium per gram, sementara pada satu gram kale mentah, ada 1,35 mg kalsium. Selain itu, ada perbedaan kualitas kalsium yang ada di dalam daun kale dengan kalsium yang ada pada susu.

Susu berisi protein kasein yang sulit dicerna oleh tubuh, oleh karena itu bukan tidak mungkin jika kalsium yang ada di dalam susu tidak terserap dengan baik. Kalsium yang diserap dari susu sekitar 30%, sementara kalsium yang diserap dari kale atau brokoli menjangkau 40 hingga 60 persen.

Bagaimana Cara Memasak Kale

Jika kalian bisa memasak kale dengan cara menumisnya atau membuat salat daun kale. Kalian juga bisa membuat camilan sehat yaitu keripik kale dengan cara menghilangkan akar kale dari batangnya, potong sesuai selera, lalu tumis dengan sedikit garam dan lada. Kemudian panggang selama 10 hingga 15 menit pada suhu 200 derajat celcius.

Leave a Reply