image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

Eva Mulia - Klinik Evamulia - Perawatan Wajah - Hydroquinone Pencerah Wajah Yang Dilarang - Salah satu bahan pencerah wajah hydroquinone kini resmi tidak boleh digunakan lagi. Pada dasarnya, kandungan ini dipercaya efektif untuk mengatasi hiperpigmentasi, tetapi memang sangat keras bagi kulit.

Hydroquinone Pencerah Wajah Yang Dilarang

Eva Mulia Klinik Evamulia Perawatan WajahHydroquinone Pencerah Wajah Yang Dilarang Salah satu bahan pencerah wajah hydroquinone kini resmi tidak boleh digunakan lagi. Pada dasarnya, kandungan ini dipercaya efektif untuk mengatasi hiperpigmentasi, tetapi memang sangat keras bagi kulit. Efek samping dari kandungan ini juga tidak ringan.

Bahkan bisa menyebabkan kerusakan kulit akut jika digunakan dalam jangka panjang. Lalu, apa ada senjata lain yang ampuh atasi hiperpigmentasi? Tentu saja ada. Ya, hydroquinone dilarang sebagai bahan pencerah wajah, berikut 7 bahan penggantinya.

Apa Itu Hydroquinone

Hydroquinsone merupakan salah satu jenis kandungan skin care yang sering digunakan pada produk pencerah kulit. Fungsi utama dari kandungan ini adalah untuk mengurangi produksi melanin atau zat pigmen pada kulit.

Selain dapat membantu mencerahkan kulit, bahan pencerah ini juga sering digunakan untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi pada kulit seperti sun spot, age spot, melasma, dan bekas jerawat. Biasanya, hydroquinone kerap kali digunakan untuk produk-produk perawatan kulit, seperti krim wajah, serum, atau spot treatment.

Bahan Penggunaan Hydroquinone

Hydroquinone sebenarnya merupakan zat yang paling efektif untuk mengatasi masalah pigmentasi pada kulit. Zat ini sudah digunakan pada produk skin care sejak abad ke-19 dan sudah dinyatakan aman digunakan. Pada tahun 2006 kandungan ini diragukan keamanannya karena ternyata memiliki potensi menimbulkan masalah kesehatan kulit dan tubuh. Nah, kira-kira dampak buruk seperti apa sih yang disebabkan oleh kandungan ini? Berikut beberapa di antaranya:

  • Reaksi Alergi: dampak yang satu ini sebenarnya masih tergolong jarang ditemukan. Akan tetapi, ada juga beberapa orang yang mengalami reaksi alergi, seperti terasa tersengat, ruam, mulut bengkak, hingga gangguan pernapasan.
  • Ochronosis: pernggunaan hydroquinone dalam jangka panjang bisa menyebabkan ochronosis, yakni sebuah kerusakan kulit yang ditandai dengan munculnya noda gelap berwarna abu atau kebiruan pada kulit.
  • Photosensitivity: Bahan ini bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar UV. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu menggunakan sunscreen dan lindungi wajah dari paparan langsung matahari karena kulit akan mudah mengalami sunburn saat menggunakan produk berkandungan hydroquinone.

Bahan Pengganti Hydroquinone

Bagi Anda yang memiliki masalah kulit kusam dan hiperpigmentasi, tak perlu khawatir! Kini ada banyak alternatif kandungan pencerah yang bisa Anda gunakan selain hydroquinone, di antaranya:

  • Arbutin: merupakan ekstrak dari daun bearberry yang memiliki struktur kimia yang serupa dengan hydroquinone.
  • Azelaic Acid: merupakan pencerah kulit yang didapatkan dari jamur Pityrosporum Ovale. Kandungan ini lebih lembut dari hydroquinone, tetapi jika dikombinasikan dengan retinoid dapat memberikan hasil efektif dengan efek samping yang minim.
  • Kojid Acid: zat yang dihasilkan bakteri pada proses fermentasi beras di pembuatan sake.
  • Niacinamide: kandungan yang banyak ditemukan pada tumbuh-tumbuhan. Kandungan ini merupakan anti-oksidan dan memiliki struktur yang stabil sehingga aman digunakan.

Jika kalian masih mengalami masalah dalam penggunaan beberapa bahan atau produk kecantikan, ada baiknya segera hubungi dokter kecantikan atau spesialis untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan.

Leave a Reply