Mengenal Kandungan Panthenol

Mengenal Kandungan Panthenol, Vitamin B5 yang Dapat Melembapkan Kulit

Eva Mulia Clinic – Mengenal Kandungan Panthenol – Apakah Anda pernah memiliki panthenol dalam produk perawatan kulit? Bahan ini banyak digunakan dalam produk kecantikan karena memiliki banyak manfaat dan aman untuk kulit sensitif.

Kaya akan vitamin B5, panthenol dapat mengikat udara untuk membuat kulit lembab dan elastis. Yuk, pelajari lebih lanjut konten ini!

Apa itu Panthenol?

Panthenol adalah bahan kimia yang terbuat dari asam pantotenat, juga dikenal sebagai vitamin B5. Zat-zat ini dapat hadir secara organik atau diproduksi dari tumbuhan dan hewan.

Dengan demikian, setelah diserap tubuh, panthenol akan berubah menjadi vitamin B5. Bahan ini dikenal dengan banyak nama lain seperti dexpanthenol, D-pantothenyl alcohol, butanamide, alkohol analog asam pantotenat, provitamin B-5.

Berbeda dari bahan pelembab umum seperti asam hialuronat, panthenol memiliki manfaat tambahan sebagai humektan dan emolien.

Humektan ini bekerja untuk menarik dan mengikat air pada kulit, sedangkan emolien bekerja untuk menutup retakan pada kulit sehingga udara tetap terperangkap di dalamnya. Dengan demikian, panthenol mampu memberikan efek pelembab pada kulit.

Apa itu D Panthenol?

D panthenol adalah bentuk alkohol paling stabil dari asam pantotenat (vitamin B5), bila dioleskan D panthenol diserap melalui kulit di mana ia diubah menjadi asam pantotenat.

D Panthenol adalah senyawa cairan higroskopis yang tidak berwarna atau berasa samar. Tingkat atau pH senyawa ini tidak lebih tinggi dari 10,5.

D Panthenol adalah bentuk alkohol yang lebih stabil daripada asam pantotenat (vitamin B5), bila dioleskan. Senyawa ini diserap melalui kulit di mana ia diubah menjadi asam pantotenat. Di alam, hanya bentuk D biologis yang ada, bentuk L tidak memiliki aktivitas vitamin.

Selain khusus untuk kulit, beberapa manfaat D Panthenol adalah:

  • Humektan rambut
  • Deposit kuat pada kutikula, membuat rambut lebih mudah diatur, rambut berkilau
  • Penetrasi ke korteks kapiler, memperkuat batang rambut
  • Menembus kulit kepala dan memasok akar rambut dengan asam pantotenat
  • retensi air dari struktur kuku yang terkeratinisasi meningkatkan fleksibilitas dan stabilitas kuku

Manfaat panthenol untuk kulit

1. Mempertahankan kelembaban

Kandungan panthenol yang biasa dikenal dengan asam pantotenat bekerja menembus lapisan kulit dan dapat menyerap udara ke dalam sel. Maka tak heran jika panthenol sangat efektif dalam menjaga hidrasi dan elastisitas kulit. Apalagi panthenol ini memiliki fungsi humektan yang dapat mengikat kadar air sehingga kulit selalu terhidrasi.

2. Membantu menyembuhkan luka

Panthenol bekerja efektif untuk mendorong produksi kolagen yang baik untuk penyembuhan luka. Sifat vitamin B5 sebagai anti-inflamasi cocok untuk Anda yang memiliki kulit, penyebab, atau bahkan eksim.

Meski panthenol yang dikandungnya mengandung alkohol, FDA menjamin kandungan ini aman karena merupakan alkohol berlemak. Dengan demikian, itu akan bekerja secara efektif pada kulit.

Efek Samping Panthenol

Berdasarkan penelitian dari Food and Drug Administration (FDA) dan Komisi Eropa untuk Bahan Kosmetik, panthenol aman digunakan pada produk kecantikan.

Tidak ada bukti yang signifikan bahwa produk yang mengandung bahan-bahan tersebut dapat mengiritasi atau merusak kulit. Namun, beberapa orang mungkin alergi terhadap bahan ini, jadi sebaiknya periksa dulu kulit Anda untuk kesesuaian dengan kandungan di area tertentu.

Meskipun bahan ini dapat digunakan sendiri tanpa bahan tambahan lain, panthenol sering dikombinasikan dengan asam hialuronat. Jadi, jika Anda merasa kulit Anda tidak terhidrasi dengan bahan pelembab, Anda dapat menggunakan bahan ini bersama dengan asam hyraluroni dalam rutinitas perawatan kulit Anda.

Ternyata panthenol sangat bermanfaat untuk kulit, ya! Selalu pastikan kulit Anda aman dengan bahan ini sebelum menggunakannya. Meskipun bahan ini aman untuk semua jenis kulit, beberapa orang mungkin alergi terhadapnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.