image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

Eksfoliasi untuk kulit berjerawat

3 Tips Eksfoliasi untuk Kulit Wajah Berjerawat

Eksfoliasi untuk kulit berjerawat- Apa sih yang dimaksud dengan eksfoliasi? Eksfoliasi adalah cara menghilangkan sel kulit mati di wajah. Sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit akan tempat untuk memerangkap debu, kotoran, minyak, serta bakteri penyebab jerawat. Eksfoliasi juga akan membantu melembutkan, menghaluskan, mencerahkan kulit, bahkan mengecilkan pori-pori. Meskipun demikian, eksfoliasi untuk kulit yang berjerawat tidak boleh digunakan sembarangan. Simak tipsnya di bawah ini.

Cara Eksfoliasi untuk Kulit Berjerawat

Eksfoliasi untuk kulit berjerawat

Untuk menghilangkan sel kulit mati di wajah bisa menggunakan bahan-bahan alami, seperti masker wajah yang mengandung garam atau gula, atau produk exfoliator yang banyak dijual di pasaran. Bila Anda ingin menggunakan cara yang kedua, pastikan produk yang Anda pilih mengandung AHA atau BHA, senyawa kimia yang berguna untuk mengangkat sel kulit mati seperti asam glikolat. Anda juga bisa melakukan eksfoliasi langsung di dokter kulit dengan chemical peeling.

Namun yang harus di ingat, Anda harus ekstra hati-hati dalam melakukan eksfoliasi untuk menghindari risiko kulit semakin teriritasi sehingga memperparah jerawat Anda. Hindari penggunaan eksfoliasi wajah secara berlebihan dan jangan memakai produk yang mengandung bahan kimia terlalu keras.

Berikut ini beberapa cara menghilangkan sel-sel kulit mati yang aman jika Anda memiliki wajah berjerawat:

1. Hindari Scrub Wajah

Produk scrub wajah, exfoliator, dan mikrodermabrasi biasanya mengandung partikel gerinjil super kecil untuk mengelupaskan sel kulit mati. Namun jika kulit Anda berjerawat, hindari produk-produk ini.

Gesekan langsung antara partikel gerinjil dengan kulit dapat semakin mengiritasi kulit Anda yang sudah terlanjur meradang. Akibatnya, kulit berjerawat Anda akan makin memerah dan jerawat pun timbul makin banyak. Sama halnya dengan produk eksfoliasi alami yang terbuat dari garam atau gula. Butiran garam dan gula bahkan berukuran lebih besar daripada gerinjil mikro yang ada di krim scrub wajah pasaran.

2. Perhatikan Komposisinya

Sebelum membeli produk eksfoliator maka pilihlah eksfoliator yang mengandung BHA (Beta Hydroxy Acid atau asam salisilat) bila kulit Anda berjerawat. Kandungan BHA ini bersifat mengeringkan, sehingga dapat mengendalikan produksi minyak wajah yang bisa menyebabkan jerawat. Selain itu carilah produk BHA dengan dosis ringan, dan jangan meningkatkan dosisnya sembarangan.

Untuk mengaplikasikan produk, pakailah kapas dan tepuk-tepuk produk tersebut pada permukaan kulit. Jangan menggosoknya.

Jika masalah jerawat Anda cukup serius, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter kulit sebelum memutuskan menggunakan eksfoliator. Dokter dapat merekomendasikan produk atau prosedur yang aman dan efektif sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

3. Gunakan Pelembap

Eksfoliasi bisa membuat kulit Anda menjadi kering sehingga memicu kulit untuk memproduksi minyak berlebihan. Maka setelah mengelupaskan sel kulit mati, segera aplikasikan pelembap di kulit wajah Anda.

Pilih pelembap yang sesuai dengan jenis kulit, yang tidak menyebabkan kulit berminyak, dan tidak menyumbat pori-pori (nonkomedogenik). Perhatikan juga untuk selalu gunakan produk wajah yang sesuai dengan jenis kulit. Jangan gunakan losion badan untuk area wajah, begitu pula sebaliknya.

Baca juga: Apa Sih Perbedaan Jerawat dan Biang Keringat? Yuk Cari Tau!

Leave a Reply