image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

klinik eva mulia. evamulia clinic - jenis bekas jerawat

5 Jenis Bekas Jerawat yang Harus Anda Ketahui

evamuliaclinic – Bekas jerawat juga salah satu masalah kulit yang menjengkelkan. Perubahan tekstur dan warna kulit yang terjadi di bagian wajah berjerawat, biasanya akan terus bertahan meskipun jerawat sudah lama sembuh.
Ya, hal ini diakibatkan karena rusaknya dinding folikel akibat peradangan jerawat. Pada proses penyembuhan, kulit akan berusaha memperbaiki dirinya sendiri dengan membentuk serat kolagen bagu. Akan tetapi, proses perbaikan ini tidak bisa sehalus dan sesempurna kulit aslinya. Meski penyembuhan dan perbaikan kulit ini mempunyai proses yang serupa, ternyata bekas jerawat yang dihasilkan tidak selalu sama.

Jenis Bekas Jerawat

jenis bekas jerawat

Jenis bekas jerawat yang paling susah untuk ditangani adalah ice pick scar. Sesuai dengan namanya, jenis bekas jerawat ini mempunyai bentuk serupa lubang yang dibuat menggunakan ice pick atau alat pemecah es.

Bekas jerawat satu ini tergolong sangat dalam, bahkan hingga mencapai lapisan dermis. Biasanya ice pick scar merupakan hasil dari cystic acne yang biasa terjadi pada area rahang, dagu, dan pipi.

Peradangan jerawat yang terjadi pada bagian dalam kulit merusak jaringan tissue kulit dan meninggalkan bekas luka seperti tusukan. Untuk menyamarkan bekas jerawat ini, butuh perawatan khusus seperti laser treatmentpunch excisions, hingga cangkok kulit.

Boxed Scar

Jika Anda sedang mengalami jerawat yang meradang, kemungkinan besar Anda mengalami bekas jerawat yang bernama boxed scar. Bekas jerawat ini tergolong tidak terlalu dalam, namun mempunyai ukuran yang lebih lebar dan batas-batas bekas jerawat yang cukup tegas layaknya sebuah box.

Penyebab utama dari boxed scar adalah rusaknya kolagen dan hilangnya jaringan tissue pada kulit. Sehingga, area kulit pada bagian ini tidak memiliki tumpuan dan berujung dengan kulit yang masuk ke arah dalam. Boxed scardapat diatasi dengan perawatan punch excisionpunch elevationdermal filler, atau laser resurfacing.

Hypertrophic Scar

Apakah Anda mempunyai bekas jerawat yang berubah warna menjadi gelap dan terlihat seperti benjolan? Jika iya, ini merupakan ciri dari hypertrophic scar atau yang biasa disebut dengan keloid. Benjolan pada bekas jerawat ini terbentuk ketika tubuh tidak sengaja memproduksi terlalu banyak sel saat ingin berusaha memperbaiki sel kulit yang rusak akibat inflamasi.

Cara untuk merawat hypertrophic scar yaitu dengan memberi suntikan steroid atau costisone. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan produk retinol topical dan laser treatment. Cara ini diklaim lebih ampuh dibanding dengan pengangkatan keloid melalui operasi.

Rolling Scar

Bekas jerawat jenis rolling scar merupakan bekas jerawat yang membuat tekstur kulit menjadi naik dan turun seperti berombak. Rolling scar terbilang lebih dangkal dan tidak memiliki batas luka yang jelas.

Biasanya bekas jerawat ini terjadi setelah mengalami jerawat yang meradang dalam jangka waktu yang panjang. Seiring dengan bertambahnya usia dan berkurangnya kekencangan kulit, rolling scar bisa terlihat semakin jelas. Cara paling umum untuk menangani bekas jerawat ini yaitu dengan melakukan laser treatment untuk meratakan permukaan kulit kembali. Selain itu, facial filler juga dapat menjadi alternatif lain untuk mengatasi rolling scar.

Hyperpigmentation Scar

Selain perubahan tekstur kulit, ada juga jenis bekas jerawat yang menyebabkan perubahan warna pada kulit, yaitu hyperpigmentation scar. Jenis bekas jerawat ini berbeda dengan 4 bekas jerawat sebelumnya karena tidak berbentuk bekas luka. Hyperpigmentation juga disebabkan oleh peradangan yang membuat kulit memproduksi melanin dalam jumlah yang berlebih. Jika dibiarkan tanpa perawatan, bekas jerawat ini membutuhkan 1-2 tahun untuk menghilang. Untuk menyamarkan bekas jerawat ini, pastikan Anda selalu menggunakan sunscreen agar hiperpigmentasi tidak semakin parah. Selain itu, gunakan juga glycolic acid untuk mengeksfoliasi kulit dan retinoid untuk mempercepat proses regenerasi sel kulit.

Baca juga: Ini Dia 5 Alasan Menambahkan Niacinamide Masuk dalam Rutinitas Skincare Anda

Leave a Reply