Penyebab Jerawat Setelah Melahirkan

Penyebab Jerawat Setelah Melahirkan

Eva Mulia Clinic – Penyebab jerawat setelah melahirkan – Jerawat sering muncul setelah proses melahirkan, dan di akhir kehamilan hal ini sering dikeluhkan oleh ibu hamil tua yang sebentar lagi akan segera menjalani proses persalinan. Jerawat ini bisa muncul baik pada ibu yang melahirkan secara normal maupun dengan operasi caesar.

Ini tidak selalu terjadi pada wanita yang telah melahirkan. Namun sebagian besar ibu-ibu pernah mengalaminya sehingga perlu diketahui penyebab timbulnya jerawat ini.

Penyebab jerawat setelah melahirkan

Penyebab jerawat setelah melahirkan

Saat seorang ibu hamil, akan terjadi perubahan hormonal di dalam tubuhnya. Perubahan hormonal dalam tubuh, terutama selama kehamilan hingga persalinan. Perubahan ini terjadi karena peningkatan kadar hormon progesteron dan kadar hormon estrogen. Peningkatan hormon ini terjadi secara fluktuatif yang mengakibatkan produksi sebum di dalam tubuh. Hal ini juga akan meningkatkan kemungkinan terjadinya kejadian penyumbatan pada pori-pori kulit wajah dan tubuh.

Wajar jika jerawat cepat hilang, tetapi jerawat jarang bisa bertahan lama. Ada banyak cara buruk untuk mengobati ibu hamil yang membantu dengan ahli kecantikan di salon, meskipun langkah yang paling tepat adalah dengan spesialis penyakit kulit dan kelamin karena penggunaan obat yang salah dapat membahayakan janin yang baik atau buruk. disusui.

Cara mengatasi jerawat pasca melahirkan

  • Produk kecantikan

Untuk mengobati jerawat yang muncul setelah melahirkan, sebaiknya gunakan produk kecantikan yang mengandung benzoil peroksida, karena unsur ini tidak bekerja sedemikian rupa sehingga dapat menembus sebagian besar pori-pori yang tersumbat, sekaligus dapat membersihkan kotoran dari kulit pori-pori tersebut. Sampai saat ini, Benzoil Peroksida dianggap aman untuk ibu menyusui.

  • Konsultasikan dengan dokter kulit

Namun jika jerawat yang muncul setelah melahirkan cukup besar dan parah, tidak ada cara lain selain ke dokter kulit. Beri tahu dokter kulit dengan jelas bahwa Anda sedang menyusui. Hal ini untuk menghindari munculnya kesalahan dalam penyajian obat.

Penanganan jerawat yang tepat terhadap ibu hamil atau menyusui tentunya sangat dibutuhkan agar tidak memperburuk kondisi jerawat. Perhatikan juga bahwa selama proses tersebut, perubahan juga terjadi pada kelenjar keringat yang akan diaktifkan. Hal ini bisa terjadi pada masalah keringat dan tumbuhnya jerawat yang membesar. Apalagi jika sebelum hamil ibu sudah memiliki riwayat kulit agak sensitif dan berpotensi besar jerawat berkembang.

Cara menghilangkan jerawat secara alami

Memang cara ini membutuhkan ketekunan karena hasilnya tidak akan langsung terlihat. Tapi yakinlah, cara ini akan jauh lebih aman yaitu:

  • Makan makanan tinggi serat: Makan lebih banyak makanan tinggi serat, terutama buah-buahan dan sayuran. Mengkonsumsi lebih banyak buah dan sayuran akan menjauhkan tubuh dari lemak jahat dan dapat membantu metabolisme tubuh berfungsi lebih baik. Hal ini karena serat dapat melarutkan lemak jahat dalam tubuh, sehingga mengurangi kadar minyak dalam tubuh.
  • Jauhi makanan yang tinggi lemak: Lemak akan membuat tubuh cepat gemuk dengan mengurangi makanan yang tinggi lemak. Maka proses produksi minyak dalam tubuh akan melambat. Hal ini dapat mengurangi risiko tumbuhnya jerawat selama kehamilan atau persalinan.

Jerawat yang dirawat dengan baik akan meninggalkan bekas yang dapat mempengaruhi kepercayaan diri dan kesehatan kulit wajah Anda. Untuk itu, segera konsultasikan masalah jerawat yang berkembang langsung setelah berkonsultasi dengan dokter kulit, sebelum 6 bulan setelah melahirkan agar dapat diambil tindakan pengobatan yang tepat dan diterapkan untuk memperparah jerawat tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *