Efek Samping Prosedur Tarik Benang

Efek Samping Tarik Benang yang Mungkin Akan Terjadi

Eva Mulia – Perawatan Wajah  Efek Samping Tarik Benang Tarik benang merupakan salah satu prosedur kecantikan yang akhir-akhir ini sedang banyak diminati oleh kaum wanita, bahkan termasuk juga pria. Proses pengerjaannya yang cepat serta harga yang cukup relatif terjangkau menjadikan prosedur ini semakin marak dilakukan oleh mereka yang ingin memiliki pipi tirus dalam waktu singkat.

Prosedur ini dilakukan dengan cara menggunakan benang panjang, lalu dimasukan kedalam bawah kulit lalu benang tersebut ditarik, dan memang memberikan hasil yang signifikan dalm waktu yang singkat. Tetapi, prosedur ini tidak sepenuhnya aman untuk dilakukan. Pasalnya, terdapat beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi akibat prosedur tarik benang tersebut. Nah, berikut beberapa efek samping prosedur tarik benang yang dimaksud.

Efek Samping Tarik Benang yang Mungkin Terjadi

Efek Samping Tarik Benang

Timbulnya Bengkak dan Kebiruan

Efek samping yang sering terjadi setelah melakukan prosedur tarik benang adalah munculnya kebiruan serta bengkak. Sebenarnya, benda asing apapun jika masuk kedalam tubuh, pastinya akan memicu reaksi peradangan. Sebagian orang ada yang mengalami reaksi ringan, sebagian lagi reaksi berat.

Pada umumnya, reaksi peradangan ini  ditandai dengan munculnya kemerahan, sedangkan peradangan yang cukup berat umumnya terlihat dari adanya bengkak, kebiruan hingga nyeri hebat.

Selain timbulnya peradangan yang diakibatkan oleh benang yang digunakan, kebiruan pada area wajah juga dapat terjadi karena cedera pembuluh darah ketika prosedur tersebut dilakukan. Apabila yang terjadi adalah akibat dari luka pada pembuluh darah. Bebiruan yang terjadi umumnya lebih berat serta membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemulihannya.

Terbentuk Lesung pada Pipi

Apabila kedalaman benang yang dimasukan kedalam bawah kulit kurang tepat atau terlalu dangkal, salah satu masalah yang dapat timbul adalah lesung pipi. Keadaan seperti ini dapat timbul dimana saja, khususnya sepanjang area tempat benang berada.

Sebagian area lesung pipi dapat berkurang jika dengan  pijatan pada beberapa area benang tertanam. Tapi meski demikian, beberapa kasus lesung pipi tidak dapat dihilangkan spontan dan akan menetap hingga benang benar-benar terserap oleh tubuh.

Benang Muncul di Permukaan Kulit

Mungkin terdengar cukup menakutkan, tetapi dampak ini memang merupakan salah satu efek negatif yang sering terjadi setelah melakukan prosedur tarik benang. Akibat proses peradangan yang terjadi setela prosedur tarik benang, benang yang ditanamkan dibawah kulit perlahan dapat bergeseer ke permukaan. Akibatnya, guratan benang dapat terlihat jelas pada area tempat prosedur dilakukan.

Nah, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan melakukan operasi kecil. Pembedahan dibutuhkan untuk mengeluarkan benang dari dalam kulit, sehingga keluhan dapat segera teratasi dengan baik.

Wajah Menjadi tidak Simetris

Pada umumnya, tarik wajah dilakukan di dua sisi, misalnya pipi kanan dan pipi kiri bawah atau pada dagu kanan dan dagu kiri. Tetapi, jika posisi pada keduanya tidak sejajar, maka yang akan terjadi kemudian adalah bentuk wajah menjadi tidak simetris. Biasanya dampak ini akan terlihat setelah prosedur dikerjakan maupun beberapa minggu setelahnya.

Untuk efek samping dari prosedur ini, tidak banyak yang perlu dilakukan karena masing-masing benang memiliki masa kerja dan kemudian dapat terserap dengan baik oleh tubuh. Bentuk wajah yang tidak simetris ini umumnya dapat berkurang seiring dengan berakhirnya masa kerja benang tersebut.

Cedera pada Kelenjar Parotis

Cedera kelenjar parotis merupakan salah satu efek samping dibalik prosedur tarik benang yang perlu diwaspadai. Kelenjar protis merupakan penghasil liur yang berperan didalam sistem penernaan serta pertahanan tubuh. Kelenjar yang letaknya disekitar area yang umumya dilakukan tarik benang yakni pipi dan sisi rahang bawah.

Apabila operator tarik benang tidak benar-benar memahami anatomi tubuh, mungkin benang yang dimasukan dapat mencederai kelenjar parotis. Sala satu tanda yang biasa dirasakan akibat cedera tersebut diantaranya adalah nyeri, bengkak serta terlihat kemerahan yang tak kunjung berkurang setelah prosedur tarik benang dilakukan.

Berbagai efek samping negatif tersebut diharapkan dapat menjadi pertimbangan sebelum kamu benar-benar memutuskan untuk melakukan prosedur tarik benang. Tetapi apabila kamu khawatir akan efek samping tersebut dan ingin etap memiliki pipi tirus. Mungkin akan lebih baik apabila kamu melakukan cara alami seperti olahraga, mengatur pola makan serta banyak meminum air putih. Cara seperti ini sudah terbukti lebih aman dan bersahabat bagi tubuh.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *