image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

bahaya injeksi jerawat

Apa Itu Injeksi Jerawat dan Apa Saja Efek dan Bahaya Injeksi Jerawat?

Bahaya injeksi jerawat- Dalam bahasa yang mudah, injeksi jerawat adalah suntikan jerawat. Injeksi jerawat dimaksudkan untuk menghilangkan jerawat dengan bantuan medis. Selain itu, injeksi jerawat juga digunakan sebagai cara menghilangkan bekas jerawat alami dan medis super cepat. Namun cara ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam satu perawatan. Dibandingkan dengan menggunakan masker alami untuk wajah berjerawat, injeksi jerawat dinilai lebih efektif dalam mengatasi jerawat secara instan.

Injeksi jerawat sangat cocok digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat yang tidak pecah secara alami. Penggunaan peralatan modern dianggap mampu mengatasi hal ini. Selain itu, perawatan model ini dinilai tepat sebagai cara menghilangkan jerawat batu secara cepat. Namun tentu saja ada resiko dibalik penggunaan metode ini. Bahaya injeksi jerawat bergantung seberapa kuat perawatan tersebut diberikan serta bergantung pada kondisi penderita.

Bahaya Injeksi Jerawat

bahaya injeksi jerawat

Sebelum melakukan perawatan berupa injeksi jerawat, ada baiknya untuk mengetahui efek samping dan bahaya penggunaan antibiotik jerawat. Ini dikarenakan perawatan seperti ini selalu berkaitan erat dengan penggunaan antibiotik. Ada baiknya sebelum menggunakan metode ini, cobalah untuk menggunakan cara menghilangkan jerawat secara alami dengan bahan herbal.

1.Memperparah Bekas Jerawat

Tidak semua injeksi jerawat berakhir dengan menyelesaikan masalah. Dalam beberapa kasus, injeksi jerawat justru bisa berakibat dalam memperparah bekas jerawat. Ada beberapa kemungkinan kenapa hal seperti ini terjadi, salah satunya adalah ketidak cocokan pasien dengan jenis serum yang diberikan. Ada baiknya sebelum memulai terapi ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan spesialis tersebut.

2. Meninggalkan Spot Merah

Setelah proses injeksi jerawat dilakukan, biasanya akan memunculkan spot merah. Dalam kondisi normal, spot merah yang dihasilkan darai injeksi akan hilang dengan sendirinya. Namun dalam beberapa kasus tertentu, spot merah akan susah hilang bahkan dalam beberapa minggu. Jangan pernah mencoba untuk memencet spot merah dari jerawat ini karena justru akan memperparah kondisinya. Hindari pula bahaya memencet jerawat sembarangan di wajah. Selain memperburuk sepot merah, juga akan memicu iritasi.

3. Memicu Kulit Mengelupas

Setelah injeksi jerawat diberikan, dalam semalam biasanya jerawat akan mengelupas dan mengilang. Namun dalam beberapa pasien yang tidak tahan terhadap suntikan kortison, tidak hanya jerawat yang mengelupas namun kulit di sekitar jerawat juga akan ikut mengelupas. Hal ini biasanya dikarenakan dosis vitamin C yang terlalu tinggi dapat memicu kulit kering dan mengelupas. Jika sudah seperti ini, suntikan berbahan collagen dapat diberikan. Manfaat kolagen untuk jerawat dan penuaan dini dinilai sangat cocok untuk mengatasi keadaan ini.

4. Membentuk Kulit Bopeng

Bopeng yang dihasilkan dari ijneksi jerawat lebih menyerupai bentuk kulit yang meleleh. Sama seperti parut, kulit bopeng hanya dapat dihilangkan dengan cara chemical peeling. Alangkah lebih baiknya kalau sebelum memutuskan untuk menggunakan injeksi jerawat lebih memilih menggunaan tanaman gambir untuk menghilangkan jerawat dan bekasnya. Penggunaan gambir juga dinilai lebih efektif karena memberikan hasil yang kurang lebih sama.

5. Meninggalkan Parut

Parut adalah sejenis permukaan kulit yang tebal dan kasar. Parut biasanya disebabkan injeksi jerawat yang tidak berlangsung sempurna. Hormon pasien akan menolak serum yang disuntikkan sehingga terjadi pembengkakan yang berakibat pada timbulnya parut. Untuk menghilangkan parut diperlukan sebuah perawatan lagi yaitu chemical peeling. Namun ada juga bahaya chemical peeling untuk wajah jerawat yang harus diketahui terlebih dahulu.

Baca juga: Manfaat Jamu Sambiloto untuk Menghilangkan Jerawat

Leave a Reply