menghilangkan bopeng bekas jerawat

Bagaimana Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat?

Eva Mulia Clinic – Cara Menghilangkan Bopeng – Bopeng adalah jenis bekas jerawat yang cukup dalam di kulit. Umumnya, bekas jerawat ini tidak hilang dengan sendirinya. Lantas, bagaimana cara menghilangkan bekas luka agar wajah kembali mulus? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Apakah Ada Cara Lain Untuk Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat?

Jika Anda memiliki bopeng, yaitu bekas luka yang terlihat cekung, seperti lubang atau lekukan di kulit, berarti lapisan dalam kulit telah rusak. Salah satu penyebab kondisi ini adalah kebiasaan munculnya jerawat.

Padahal, ada berbagai cara menghilangkan bekas jerawat, mulai dari pengobatan dokter hingga bahan-bahan alami.

Chemical peeling

Pengelupasan kimia adalah cara yang sangat populer untuk menghilangkan bekas jerawat yang diadu. Prosedur dengan larutan kimia yang diterapkan pada wajah ini bekerja dengan pengelupasan kulit untuk mengurangi jaringan parut.

Umumnya, setiap sesi peeling akan menggunakan cairan kimia yang berbeda. Namun, bahan utama perawatan yang dilakukan oleh dokter kulit ini adalah asam glikolat dan asam salisilat.

Kedua jenis asam tersebut diklaim efektif mengurangi bekas jerawat, baik yang meradang maupun tidak. Hal ini dibuktikan oleh penelitian dari Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery.

Studi melaporkan bahwa asam glikolat dalam perawatan ini aman, terutama untuk jenis kulit yang lebih gelap. Di sisi lain, asam salisilat menawarkan manfaat tambahan memberikan efek memutihkan.

Selain asam salisilat dan asam glikolat, ada berbagai cairan asam lainnya yang digunakan dalam pengelupasan kimia, termasuk:

  • asam piruvat dan
  • asam trikloroasetat.

Oleh karena itu, chemical peeling akan efektif untuk menghilangkan bekas jerawat yang berlubang. Meski begitu, perlu diingat bahwa prosedur ini tidak sepenuhnya menghilangkan bekas jerawat.

Memakai Krim Penghilang Bekas Jerawat

Selain pengelupasan kimia, spesialis medis mungkin juga menyarankan krim bekas luka jerawat sebagai cara untuk menghilangkan bekas luka. Bahkan, tanpa resep dokter pun Anda bisa membeli krim bopeng di apotek secara gratis.

Cara kerja krim ini cukup sederhana, yaitu melembabkan kulit dan mengurangi gejala, seperti gatal dan kemerahan. Sayangnya, krim bopeng bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk hasil yang optimal.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memilih jenis krim yang sesuai dengan jenis kulit manusia dan aman untuk menghilangkan bekas jerawat yang diadu.

Kabar baiknya, ada beberapa masker yang mengandung bahan seperti dalam krim ini, seperti Centella asiatica. Pegagan merupakan tanaman herbal yang mengandung zat aktif seperti asiaticoside, madecassoside dan asiatic.

Senyawa ini dianggap membantu menenangkan dan memperbaiki lapisan luar kulit yang rusak. Jika ragu, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui jenis mana yang bisa menghilangkan bopeng.

Dermabrasi

Dermabrasi adalah salah satu cara paling efektif untuk menghilangkan bekas jerawat. Dokter atau ahli kecantikan biasanya akan menggunakan sesuatu yang halus yang memutar untuk mengangkat lapisan atas kulit lebih dalam.

Selama masa pemulihan, kulit akan ditutupi lapisan baru yang lebih halus. Hal ini bertujuan untuk membuat kulit rusak akibat bopeng. Prosedur ini dilakukan dengan anestesi lokal atau umum, tergantung pada ukuran bopeng yang memerlukan perawatan.

Dermabrasi semakin mendapat perhatian karena membantu menciptakan penampilan yang merata pada kulit. Namun, efeknya tidak akan terlihat secara instan karena membutuhkan waktu 10 hari hingga 3 minggu.

Perawatan bekas luka jerawat ini harus dilakukan oleh dokter kulit, karena prosedur yang tidak tepat dapat menyebabkan bekas luka baru.

Apa bedanya dengan mikrodermabrasi?

Sementara dermabrasi menggosok lapisan kulit dengan kawat halus, mikrodermabrasi dilakukan dengan bahan abrasif, seperti kristal kecil bikarbonat atau aluminium oksida.

Cara ini dinilai cukup efektif pada bekas jerawat yang diadu yang permukaannya tidak terlalu besar. Meski tergolong aman, mikrodermabrasi bisa menimbulkan efek samping jika dilakukan secara rutin.

Laser Resurfacing

Pada dasarnya, laser resurfacing (terapi laser) identik dengan dermabrasi dan chemical peeling, yaitu menghilangkan lapisan epidermis dan lapisan tengah kulit.

Namun, metode pengobatan bopeng ini menggunakan laser yang menjanjikan waktu penyembuhan lebih cepat.

Terapi laser juga membantu dalam mempromosikan regenerasi kulit bekas jerawat. Syaratnya, Anda perlu menjaga area wajah yang tertutup selama 3-10 hari agar kulit pulih sepenuhnya.

Microneedling

Sebagai cara merawat kulit agar tampak awet muda, microneedling juga sering digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat yang diadu. Prosedur ini dilakukan untuk menghasilkan lebih banyak kolagen pada bekas jerawat yang diadu.

Cara kerja terapi ini adalah dengan mendobrak kulit yang sudah sembuh sehingga kulit memproduksi lebih banyak kolagen untuk mengisi lubang bekas jerawat. Jika diisi, bopeng akan lebih tersamar.

Biasanya, microneedling perlu diulang setiap beberapa minggu. Para ahli merekomendasikan agar pasien menjalani terapi ini setiap dua hingga enam minggu. Hasilnya biasanya terlihat dalam sembilan bulan ke depan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.