image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

evamuliaclinic - menggunakan skincare dari dokter

Hal yang Perlu Anda Perhatikan Dalam Menggunakan Skincare dari Dokter

Menggunakan skincare dari dokter- Masing-masing orang mempunyai masalah kulit yang berbeda-beda. Ada yang bisa diatasi hanya dengan menggunakan skin care yang dijual secara umum. Ada pula yang membutuhkan perawatan khusus menggunakan skincare dari dokter. Tapi, jika Anda ingin menambahkan produk perawatan dari dokter kulit ke dalam rutinitas skin care harian. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal ini, karena tak semua produk skincare umum dapat dipakai secara bersamaan dengan produk skin care dari dokter kulit. Oleh karena itu, yuk perhatikan hal-hal berikut ini!

Jenis Produk Skincare Dokter yang Digunakan

Menggunakan skincare dari dokter Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan skincare dari dokter, tentu Anda memiliki masalah kulit tersendiri yang sulit diatasi menggunakan skin care umum. Biasanya, jenis produk yang digunakan biasanya berupa krim untuk menyamarkan bekas jerawat, krim untuk mengatasi jerawat dengan kandungan benzoyl peroxide, krim pencerah wajah dan  krim pelembap dengan kandungan retinol. Pada saat Anda ingin menggunakannya secara bersamaan, pastikan produk skincare umum yang Anda gunakan tidak memiliki kandungan serupa dengan skincare dari dokter untuk mencegah risiko iritasi berlebihan.

Produk Skincare yang Sebaiknya Digunakan

menggunakan skincare dari dokter Umumnya produk skincare dari dokter bisa memberikan beberapa efek samping. Seperti kulit merah, kulit mengelupas, kulit sensitif, bahkan hingga breakout.  Untuk menyeimbangkannya, Anda memerlukan produk skincare yang lembut di kulit. Beberapa produk yang sebaiknya Anda gunakan adalah:
  • Water-soluble cleanser yang berguna untuk membersihkan wajah tanpa membuatnya menjadi iritasi dan kering.
  • Toner untuk menghidrasi kulit. Pastikan pilih produk yang tidak terdapat kandungan alkohol, parfum, serta kandungan penyebab iritasi.
  • AHA/BHA exfoliant yang berguna untuk mengatasi masalah sun damage, blackhead, breakout, kerutan, hingga memperbaiki tekstur kulit. Jenis eksfoliator ini aman digunakan meskipun dipakai bersamaan dengan skin care dokter.
  • Serum yang kaya akan anti-oksidan untuk menutrisi kulit lebih lanjut.
  • Sunscreen untuk melindungi kulit Anda dari kerusakan kulit akibat sinar UV. Soalnya, kulit kita juga akan menjadi lebih sensitif terhadap matahari saat menggunakan skin care dokter.

Produk yang Sebaiknya Dihindari Pengunannya

Selain produk yang memiliki kandungan serupa dengan produk skin care dokter, ada beberapa jenis produk yang berpotensi merusak kulit jika digunakan bersamaan dengan skincare dokter, yaitu:
  • Scrub dengan butiran yang kasar: Jenis produk ini bisa menyebabkan luka-luka kecil pada kulit dan memperparah iritasi kulit yang kita alami.
  • Cleansing brush: Sama seperti scrub, penggunakan cleansing brush bisa menyebabkan kulit mengalami iritasi.
  • Produk dengan kandungan iritan, seperti peppermint, witch hazel, alkohol, fragrance, dan lain-lain.

Urutan Menggunakan Skincare dari Dokter

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, penting untuk menggunakan skincare dengan urutan yang benar. Diawali dengan pembersihan kulit, lalu dilanjutkan dengan menggunakan produk yang bertekstur cair sampai yang paling kental. Lantas, pada tahap keberapa sebaiknya produk skin care dokter digunakan ?
  • Pada skincare yang bertekstur krim, tahapannya yaitu gunakan cleanser, alcohol-free toner, AHA/BHA exfoliant, serum, krim dokter, dan sunscreen (pagi hari) / moisturizer (malam hari).
  • Untuk produk skincare yang bertekstur cair, tahapannya yaitu cleanser, alcohol-free toner, AHA/BHA exfoliant, skin care dokter, serum, dan sunscreen (pagi hari) / moisturizer (malam hari).

Cara Meminimalisir Dampak Negatif

Dalam menambahkan produk skincare dalam rutinitas perawatan kulit mungkin bisa menyebabkan reaksi negatif. Seperti kulit kering, breakout, kemerahan dan kulit sensitif. Anda tak perlu khawatir, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir dampak tersebut. Pertama, menggunakan produk yang sesuai untuk jenis Anda. Bila skincare dokter membuat kulit menjadi semakin kering, Anda bisa mengganti pelembap yang biasa digunakan dengan produk yang teksturnya lebih kental. Baca juga: Tanda Pelembap yang Anda Gunakan Tidak Cocok DIkulit Wajah

Leave a Reply