image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

ciri obat jerawat berbahaya - klinik eva mulia

Ciri-Ciri Obat Jerawat Berbahaya Serta Kandungannya

Clinic evamulia – Menggunakan obat jerawat memang memberikan efek samping tertentu, dan kebanyakan masih dapat ditolerir oleh kulit. Akan tetapi, ada beberapa jenis obat jerawat tertentu yang memang berbahaya, biasanya disebabkan karena bahan pembuatnya yang berbahaya. Bahan herbal merupakan cara mencegah jerawat datang kembai secara alami juga rendah resiko. Cara menghilangkan jerawat secara alami lebih dianjurkan. Bahan alami ini bisa dibuat sebagai masker untuk kulit berjerawat dan cara membuatnya sangat mudah. Hendaknya, cara alami lebih diutamakan agar tehindar dari obat jerawat berbahaya.\

Ciri Ciri Obat Jerawat Berbahaya

Ada beberapa ciri-ciri obat jerawat berbahaya. Hal ini berkaitan dengan kondisi jerawat atau kulit tersebut. Tetapi jika obat yang digunakan ternyata dilarang, bisa jadi bahaya yang akan didapatkan lebih parah. Yuk simak informasinya berikut ini.

ciri obat jerawat berbahaya

1.Memperparah kondisi jerawat

Ini biasanya diakibatkan dari pemakaian krim yang berbahaya. Obat jerawat palsu umumnya berisi senyawa kimia yang dilarang penggunaannya. Kandungan kimia tersebut justru dapat memicu kondisi jerawat yang makin parah. Hentikan pemakian dan bergantilah menggunakan tumbuhan herbal.

2. Memicu jerawat gatal

Bahan kimia tertentu jika terkena kulit biasanya akan memicu gatal-gatal. Kulit yang sensitive biasanya akan merespon paparan bahan kimia dengan menimbulkan rasa gatal. Sehingga bahan kimia menjadi penyebab jerawat gatal dan cara mengatasinya gunakan masker alami untuk wajah berjerawat.

3. Membuat kulit kering dan panas

Obat jerawat yang berbahaya biasanya mengandung asam retinoat. Senyawa ini akan membuat kulit kering dan panas. Jika kondisi ini dibiarkan dapat mengakibatkan pengelupasan kulit. Gunakan pelembab dan pembersih untuk kulit berjerawat untuk mengurangi kulit kering. pembersih wajah alami dan cara menggunakannya tinggal disesuaikan dengan bahannya.

4. Menimbulkan iritasi dan perih

Kebanyakan obat jerawat yang berhaya menggunakan merkuri sebagai salah satu bahannya. Padahal merkuri sudah dilarangan penggunaanya karena dapat menimbulkan iritasi dan perih pada kulit wajah. Jika dibiarkan dapat menyebabkan masalah alergi. Cara menghilangkan jerawat karena alergi biasanya dengan madu.Sponsors Link

Kandungan Obat Jerawat yang Berbahaya

Tidak semua cream obat penghilang jerawat yang ada di apotek dan di pasaran dapat menyembuhkan jerawat. Bahkan beberapa dari krim tersebut ternyata palsu dan berbahaya bagi kulit. Untuk menghindari ini, cara menghilangkan jerawat secara tradisional dinilai lebih membantu karena sedikit resiko yang ditimbulkan.

1. Pewarna sintetis

Tidak banyak yang tahu bahwa obat jerawat yang berbahaya umumnya menggunakan pewarna sintetis agar terlihat mirip dengan aslinya. Pewarna sintetis akan memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan. Pewarna sintetis umumnya mengandung zat rodhamin B. Bahaya yang ditimbulkan dari senyawa rodhamin B yaitu akan merusak hati. Senyawa ini termasuk yang bahaya antibiotik jerawat yang harus dihindari.

2. Asam retinoat

Salah satu senyawa yang paling sering ditemukan dalam obat jerawat berbahaya adalah senyawa asam retinoat. Sebenarnya, penggunaan asam retinoat sudah dilarang di berbagai negara karena dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti kulit panas dan mengelupas. Efek kesehatan lain adalah dapat mengakibatkan janin cacat serta mengganggu kesuburan. hentikan kondisi ini dengan menggunakan masker alami untuk wajah berjerawat.

3. Hidrokuinon

Salah satu ciri obat jerawat berbahaya adalah hasil yang terlalu instan. Hasil super cepat biasanya diikuti dengan warna kulit yang memutih namun terlihat pucat. Senyawa dalam obat jerawat yang berperan adalah hidrokuinon. Senyawa ini juga memberikan efek samping lain berupa flek hitam, pembengkakan dan rasa panas pada wajah. Jika ini terjadi, cara mengurangi pembengkakan jerawat yang tepat yaitu dengan dermatix. Manfaat dermatix untuk bekas jerawat sudah terbukti secara klinis mampu mengatasi masalah kulit.

4. Merkuri

Merupakan zat yang paling banyak terdapat pada produk perawatan jerawat. Merkuri mempunyai efek yang sangat berbahaya jika sampai terkena kulit. Dalam merkuri terkandung logam berat, sehingga jika terkena kulit akan menyebabkan iritasi, kemerahan dan memicu bintik hitam. Efek paling berbahaya adalah menyebabkan keguguran pada ibu hamil. Gunakan timun untuk meredakan iritasi dan kemerahan. Manfaat timun bagi jerawat dan langkah cara membuat masker timun dengan mudah dapat dicoba.Sponsors Link

Cara Mengetahui Obat Jerawat Berbahaya

Ada berbagai macam cara yang dapat digunakan untuk mengetahui obat jerawat yang berbahaya dan palsu. Oleh karenanya, rasa waspada sangat diperlukan dalam hal ini. Hal ini akan mengurangi resiko menggunakan obat jerawat palsu.

1. Bau menyengat

Kebanyakan obat jerawat palsu menghasilkan banu yang menyengat, entah itu bau wangi maupun bau busuk. Hal ini dikarenakan percampuran bahan-bahan kimia tertentu yang tidak jelas akan menghasilkan bau yang tidak enak. Sehingga kebanyakan produsen obat jerawat palsu mencampurkan minyak wangi untuk menghindari bau tidak sedap yang ditimbulkan. Sayangnya, penambahan wewangian ini justru dapat menimbulkan iritasi pada kulit.

2. Berharga murah

Hal yang paling umum terjadi, obat jerawat palsu biasanya akan berharga murah. Ini dikarenakan bahan yang digunakan juga sembarangan. Tidak seperti krim obat jerawat yang asli yang menggunakan bahan tertentu melalui riset terlebih dahulu. Menggunakan masker alami untuk wajah berjerawat menawarkan harga murah. Jika ingin mencari harga yang murah, ada baiknya jika menggunakan cara menghilangkan jerawat secara alami.

3. Cek kemasan

Saat ini, semua produk kesehatan harus mendapatkan sertifikasi dari dinas kesehatan juga BPOM. Sebelum memutuskan untuk memakai obat jerawat ini, Anda wajib melihat kemasan terlebih dahulu. Apakah memiliki ijin dari dinas terkait atau tidak. Jika memang tidak ada, hindari pemakaian obat jerawat ini. Cek nomor regristasinya jika perlu.

4. Memicu ketergantungan

Beberapa obat jerawat palsu biasanya akan memicu ketergantungan hingga jangka panjang. Dalam arti, jika pemakaian dihentikan maka jerawat akan muncul lagi. Alangkah lebih baiknya jika menggunakan bahan herbal. Cara menghilangkan bekas jerawat dengan bahan herbal sudah terbukti minim resiko yang ditimbulkan, sehingga penggunaannya dinilai lebih aman.

5. Krim tidak tercampur merata

Krim obat jerawat yang asli dibuat dengan teknik super modern sehingga menghasilkan perpaduan bahan krim yang tercampur merata. Hal ini berbeda sekali dengan obat jerawat palsu. Teknik pembuatan yang digunakan biasanya masih bersifat manual sehingga bahan-bahan pembuat krim tersebut tidak tercampur merata. Hindari jenis krim seperti ini jika menemukan di pasaran maupun toko-toko obat.

6. Warna mengkilap

Salah satu ciri-ciri obat jerawat berbahaya adalah warnanya mengkilap dan mencolok. Waspadalah jika menemukan cream obat penghilang jerawat yang ada di apotek maupun di pasaran dengan ciri-ciri seperti ini. Tanyakan terlebih dahulu asal-usulnya untuk memastikan bahwa krim tersebut palsu atau tidak. Kebanyakan krim obat jerawat palsu menggunakan warna pemutih tertentu yang dapat menimbulkan masalah di kulit.

Baca juga: obat jerawat karena hormon

Leave a Reply