Penyebab Timbulnya Jerawat di Kepala

Penyebab Timbulnya Jerawat di Kepala


Eva Mulia ClinicPenyebab Timbulnya Jerawat di Kepala – Jerawat di kepala bisa muncul karena berbagai faktor yang menyebabkannya seperti tersumbatnya pori-pori kepala. Hal tersebut disebabkan karena tidak menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala, jarang mencuci rambut, menunda keramas setelah berolahraga, menggunakan minyak rambut atau sampo berlebih dan kebiasaan buruk lainnya.

Tak hanya itu, makanan juga bisa menyebabkan jerawat di kepala. Makanan apa sajakah itu? Berikut makanan penyebab jerawat di kepala, antara lain:

Penyebab Timbulnya Jerawat di Kepala

Penyebab Timbulnya Jerawat di Kepala

Makanan manis

Makanan yang manis atau tinggi gula seperti roti, kue, dan cokelat dapat menyebabkan jerawat di kepala. Karena makanan tersebut dapat meningkatkan kadar glukosa yang tinggi dalam tubuh dan merangsang peningkatan hormon insulin. Peningkatan hormon insulin dalam darah dapat meningkatkan jumlah kelenjar minyak dan keringat di kepala. Faktor-faktor tersebut memicu timbulnya jerawat. Gula darah tinggi juga bisa menyumbat pori-pori kepala dan memicu proses inflamasi.

Makanan berlemak

Makanan penyebab jerawat di kepala adalah makanan berlemak seperti keripik kentang, keripik kentang, dan aneka gorengan. Makanan ini dapat menyebabkan kelenjar sebaceous memproduksi lebih banyak lemak. Konsumsi minyak yang berlebihan bukan hanya makanan yang terus menerus menyebabkan munculnya jerawat di wajah, tapi juga di kepala.

Asam lemak dalam makanan berlemak juga cenderung menyebabkan peradangan, sehingga jerawat bisa bertambah parah. Batasi asupan makanan berlemak dan cuci muka secara rutin untuk mengurangi efek jerawat di kepala.

Susu

Susu dan produk susu seperti keju dan mentega dapat memicu jerawat. Susu olahan memicu munculnya hormon insulin dan IGF-1 yang menjadi pemicu timbulnya jerawat. Kenapa ini terjadi? Karena produk susu seperti yogurt, es krim, atau susu beraroma cenderung mengandung lebih banyak gula.

Seperti dijelaskan di atas, kandungan gula yang tinggi dapat memicu kadar insulin dalam darah sehingga produksi sebum lebih cepat. Kandungan protein susu yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko masalah kulit yang kompleks akibat peradangan yang didapat dari hormon androgenik.

Asupan susu dan produk susu Anda mungkin bukan penyebab utama, tetapi akan lebih baik untuk menguranginya. Jika Anda benar-benar yakin bahwa susu bukanlah penyebab jerawat Anda, maka Anda tidak perlu mengurangi asupan susu karena susu juga baik untuk kesehatan tubuh.

Nasi putih

Nasi putih juga dianggap sebagai makanan penyebab jerawat, terutama di kepala. Semua jenis makanan olahan yang berasal dari nasi putih, seperti lontong, bisa meningkatkan gula darah secara drastis. Karbohidrat dalam nasi putih akan diubah menjadi glukosa. Ketika glukosa menempel pada kolagen, inilah saat kolagen rusak. Jika Anda tidak ingin berjerawat dan mengurangi porsi nasi putih, Anda perlu mengurangi asupan makanan manis setiap hari. ‘

Makanan laut

Udang dan lobster kaya akan yodium. Namun, bagi orang dengan kulit sensitif, kerang justru memicu bakteri penyebab jerawat di kepala. Alih-alih menghindarinya, mungkin saat memakannya, Anda bisa mengurangi porsi seafood yang Anda makan dan menggantinya dengan makanan anti jerawat.

Daging non-organik

Sebenarnya bukan daging yang jadi masalah, tapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa unggas dan sapi mengandung antibiotik yang tinggi, sehingga hewan itu sehat. Antibiotik yang masuk ke dalam tubuh akan mengganggu keseimbangan bakteri baik dan jahat di dalam tubuh. Tak hanya itu, antibiotik ini juga mengancam kesehatan kulit, misalnya dengan menyebabkan tumbuhnya jerawat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *