image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

klinik eva mulia aha dan bha

Mengenal Lebih Dekat Tentang AHA dan BHA Pada Produk Skincare

evamuliaclinic – Mungkin sebelumnya, masing sangat asing buat Anda mengenal yang namanya AHA dan BHA. Tetapi, setelah skin care Korea mulai merajalela, popularitas AHA dan BHA mulai banyak diketahui. Namun, tidak semua orang yang paham perbedaan di antara keduanya. Untuk lebih jelasnya, saya akan membahas perbedaan AHA dan BHA secara lebih rinci.

Perbedaan AHA dan BHA yang wajib di Ketahui

aha dan bha

Kandungan

AHA adalah kepanjangan dari alpha hydroxy acid. Di dalam AHA memiliki beberapa senyawa seperti asam laktat, asam glikolat, asam sitrat, danasam malat. AHA termasuk asam yang larut dalam air.

Sedangkan BHA adalah kepanjangan dari beta hydroxy acid. Dalam dunia medis dermatologi, BHA disamakan dengan asam salisilat. BHA juga tak larut dalam air melainkan dalam minyak atau lemak.

Kegunaan

Kandungan AHA mempunyai kemampuan untuk merusak lapisan kulit di bagian terluar (stratum korneum). Tujuannya untuk merangsang pertumbuhan kulit baru yang lebih sehat. Aha juga membantu meningkatkan jumlah kolagen agar kulit lebih kenyal dan elastis. Untuk itu, biasanya AHA banyak digunakan dalam produk krim anti aging.

Sementara, BHA mampu masuk ke dalam pori-pori kulit untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan kelebihan minyak. Sehingga, BHA biasanya cocok digunakan untuk kulit berminyak dan berjerawat.

Efek samping

Kedua kandungan ini termasuk zat yang sifatnya iritatif sehingga bisa mengiritasi kulit jika penggunaannya tidak tepat. Jadi, Anda harus tahu cara yang tepat menggunakannya dengan membaca petunjuk penggunaannya terlebih dahulu.

Masalah kulit bisa diatasi

Sepeti yang sudah dijelaskan sebelumnya, AHA digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit yang berkaitan dengan penuaan. Seperti warna kulit dan tekstur yang tidak merata dan kerutan halus di kulit. Sedangkan BHA sangat cocok digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit berminyak dan berjerawat.

Hal yang harus di perhatikan dalam memilih produk AHA dan BHA

Jangan sembarangan memilih produk AHA maupun BHA. Saat memilih produk AHA yang tepat misalnya, Anda harus melihat konsentrasi produk tersebut. Pasalnya, tiap kulit memiliki ambang batas yang berbeda-beda terhadap konsentrasi AHA.

Sebelumnya pilihlah produk AHA maupun BHA yang tepat

Jangan sampai, Anda membeli produk dengan konsentrasi yang terlalu tinggi karena bisa mengiritasi kulit. Oleh karena itu, akan jauh lebih baik jika Anda konsultasikan terlebih dahulu ke dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp. KK).

Aturan yang sama juga berlaku ketika Anda ingin membeli produk BHA. Anda harus tahu dahulu jenis jerawat yang Anda miliki. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan kadar konsentrasi BHA yang sebaiknya dibeli.

Jika jerawat masih dalam kondisi ringan atau masih berbentuk komedo, Anda bisa membeli produk BHA dengan konsentrasi rendah yang banyak dijual di pasaran.

Namun, jika jerawat sudah telanjur meradang dan bernanah, Anda membutuhkan BHA dengan konsentrasi yang tinggi. Akan tetapi, produk yang satu ini tidak bisa dibeli dipasaran dan hanya bisa didapatkan berdasar izin dari dokter ahli.

Cara Pemakaian Produk yang Tepat

AHA dan BHA sama-sama wajib digunakan dengan tepat. Akan tetapi, hal ini sebenarnya tergantung dari jenis dan permasalahan kulit tiap orang sehingga tidak bisa disamaratakan. Namun umumnya, produk AHA yang dijual bebas di pasaran memiliki konsentrasi 5 hingga 10 persen.

Produk ini biasanya bisa mulai digunakan satu kali dalam sehari untuk beberapa minggu. Jika wajah sudah mulai beradaptasi dan tidak menimbulkan efek negatif, Anda bisa meningkatkan pemakaiannya hingga dua kali dalam sehari.

Jangan lupa, gunakan selalu tabir surya di pagi dan siang hari agar kulit wajah terlindungi dengan baik dan produk AHA maupun BHA bisa bekerja maksimal.

Menggabungkan Produk AHA dan BHA

Perbedaannya hanya terdapat pada kelarutannya saja. Bahkan saat ini, ada banyak produk yang menggabungkan AHA dan BHA sekaligus.

Tetapi, karena keduanya termasuk ke dalam eksfoliator. Hindari menggunakan AHA dan BHA sekaligus dalam satu waktu.  Sebaiknya aplikasikan secara bergantian, misalnya gunakanlah AHA di pagi hari dan BHA di malam hari.

Kedua kandungan ini bisa digunakan secara bergantian. Misalnya hari ini gunakan AHA lalu besoknya BHA. Atas bisa juga gunakan produk AHA di area kulit wajah yang kering dan BHA di kulit yang berminyak jika Anda memiliki kulit kombinasi.

Setelah mengetahui perbedaan AHA dan BHA, jangan sampai Anda salah dalam memilih produk. Jika Anda masih bingung memilih produk mana yang cocok dan tepat, Anda bisa konsultasi terlebih dahulu ke dokter ahli.

Baca juga: Manfaat AHA Untuk Wajah Berjerawat

Leave a Reply