5 Tipe Scar Jerawat yang Harus Anda Kenali

Pernahkan Anda merasa frustrasi ketika jerawat yang tumbuh di wajah Anda telah menghilang, tetapi meninggalkan bekas yang tak sedap dipandang? Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang umum dihadapi oleh banyak orang di seluruh dunia. Selain membuat kulit terasa gatal dan nyeri, jerawat juga dapat meninggalkan beragam jenis bekas, yang sering disebut sebagai scar jerawat.

Bekas jerawat bisa menjadi hal yang mengganggu, terutama jika Anda ingin memiliki kulit yang halus dan bersinar. Namun, sebelum Anda bisa mengatasi bekas jerawat, Anda perlu memahami jenis-jenisnya terlebih dahulu. Dalam artikel ini, kami akan membahas 5 tipe scar jerawat yang harus Anda kenali, beserta tips untuk mengatasinya.

Mengapa Bekas Jerawat Terbentuk?

Before Treatment

Sebelum kita masuk ke dalam berbagai tipe scar jerawat, penting untuk memahami mengapa bekas ini terbentuk. Ketika kulit mengalami jerawat, itu adalah hasil dari peradangan yang terjadi di pori-pori kulit. Saat peradangan mereda, kulit mulai memulihkan diri dan memproduksi kolagen untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Namun, produksi kolagen ini tidak selalu berjalan dengan sempurna, dan inilah yang menyebabkan bekas jerawat terbentuk.

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi seberapa parah bekas jerawat yang Anda alami, termasuk seberapa besar jerawatnya, genetika, jenis kulit, dan kebiasaan merawat kulit Anda. Oleh karena itu, penting untuk merawat jerawat dengan baik dan mencegahnya dari awal agar bekasnya tidak terlalu parah. Sekarang, mari kita bahas berbagai tipe scar jerawat yang mungkin Anda temui.

1. Scar Jerawat Atrophic

Salah satu tipe scar jerawat yang umum adalah scar jerawat atrophic. Scar ini biasanya terjadi karena kehilangan jaringan kulit yang lebih dalam ketika jerawat sembuh. Ada dua sub-tipe utama scar jerawat atrophic:

a. Scar Jerawat Ice Pick

Scar jerawat ice pick adalah jenis scar jerawat yang mendalam dan sempit, mirip dengan lubang-lubang kecil yang digali dengan tusukan es. Mereka seringkali sulit diobati karena kehilangan jaringan kulit yang dalam. Scar jerawat ice pick dapat membuat kulit Anda terlihat tidak rata dan kasar.

b. Scar Jerawat Boxcar

Scar jerawat boxcar memiliki bentuk seperti cekungan dengan tepi-tepi yang tegas. Mereka cenderung lebih lebar dan tidak se dalam scar jerawat ice pick. Scar jerawat boxcar seringkali terjadi pada kulit yang berminyak dan dapat menjadi masalah yang menantang untuk diatasi.

2. Scar Jerawat Hypertrophic

Sebaliknya, scar jerawat hypertrophic terjadi ketika terlalu banyak jaringan kulit baru yang terbentuk saat jerawat sembuh. Ini membuat bekas jerawat terlihat menonjol di atas permukaan kulit, mirip dengan bekas luka gigitan serangga. Scar jerawat hypertrophic lebih umum terjadi pada orang dengan genetika tertentu yang membuat mereka lebih rentan terhadap pembentukan jaringan parut berlebih.

3. Scar Jerawat Keloid

Scar jerawat keloid adalah jenis scar jerawat yang sangat mirip dengan scar jerawat hypertrophic, tetapi mereka tumbuh lebih besar dan lebih lama dari bekas jerawat hypertrophic. Keloid bisa sangat mengganggu, terutama jika mereka terbentuk di area wajah yang terlihat. Mereka juga lebih mungkin untuk terjadi pada kulit berpigmen gelap.

4. Scar Jerawat Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH)

Selain tipe-tipe scar jerawat yang disebutkan di atas, ada juga yang dikenal sebagai scar jerawat post-inflammatory hyperpigmentation (PIH). Ini adalah perubahan warna pada kulit yang terjadi setelah jerawat sembuh. Biasanya, PIH menghasilkan bercak-bercak berwarna gelap atau kemerahan pada kulit. Ini adalah masalah yang umum terjadi pada kulit dengan pigmen lebih gelap.

5. Scar Jerawat Post-Inflammatory Erythema (PIE)

Scar jerawat post-inflammatory erythema (PIE) adalah tipe scar jerawat yang lebih banyak berfokus pada perubahan warna merah atau merah muda pada kulit setelah jerawat sembuh. Perbedaan utama antara PIE dan PIH adalah warna yang dihasilkan. PIE dapat membuat kulit terlihat merah atau merah muda selama beberapa minggu atau bahkan bulan setelah jerawat sembuh.

Cara Mengatasi Berbagai Tipe Scar Jerawat

Sekarang, setelah Anda mengenal berbagai tipe scar jerawat, mari kita bahas bagaimana mengatasinya. Perawatan bekas jerawat dapat bervariasi tergantung pada jenis scar yang Anda miliki dan seberapa parahnya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengatasi scar jerawat:

1. Perawatan Topikal

Untuk scar jerawat ringan, perawatan topikal bisa menjadi pilihan pertama. Ini melibatkan penggunaan krim atau gel yang mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat, asam glikolat, atau retinoid. Produk-produk ini dapat membantu meningkatkan regenerasi kulit dan mengurangi penampilan bekas jerawat.

2. Terapi Laser dan Terapi Cahaya

Untuk scar jerawat yang lebih parah, terapi laser dan terapi cahaya dapat menjadi pilihan yang efektif. Ini melibatkan penggunaan energi cahaya atau laser untuk merangsang pertumbuhan kolagen dan mengurangi penampilan bekas jerawat. Terapi ini harus dilakukan oleh profesional medis yang berpengalaman.

3. Mikrodermabrasi dan Chemical Peels

Mikroderm

abrasi dan chemical peels adalah prosedur perawatan kulit yang dapat membantu mengangkat lapisan atas kulit yang rusak. Ini dapat membantu memudarkan penampilan scar jerawat dan meningkatkan tekstur kulit. Namun, perlu diingat bahwa hasilnya mungkin memerlukan beberapa sesi.

4. Penggunaan Sunscreen

Menggunakan tabir surya setiap hari adalah langkah penting dalam merawat scar jerawat, terutama jika Anda memiliki scar jerawat PIH atau PIE. Paparan sinar matahari dapat memperburuk perubahan warna pada bekas jerawat, jadi pastikan untuk melindungi kulit Anda dari sinar UV.

5. Konsultasikan dengan Dermatologis

Jika Anda memiliki scar jerawat yang parah atau sulit diatasi dengan perawatan rumah, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan seorang dermatologis. Mereka dapat memberikan panduan yang tepat dan mungkin meresepkan perawatan yang sesuai dengan jenis scar jerawat Anda.

Kesimpulan

Bekas jerawat adalah masalah kulit yang umum dan dapat mempengaruhi penampilan serta kepercayaan diri seseorang. Namun, dengan pemahaman yang tepat tentang berbagai tipe scar jerawat dan perawatan yang sesuai, Anda dapat mengatasi masalah ini dan memiliki kulit yang lebih halus dan bersinar.

Ingatlah bahwa perawatan scar jerawat memerlukan kesabaran dan konsistensi. Selalu konsultasikan dengan profesional medis jika Anda memiliki keraguan atau masalah yang lebih serius. Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat memulihkan kulit Anda dan kembali percaya diri!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *