eva mulia - Apakah kamu sudah tahu bahwa jerawat bisa digolongkan menjadi beberapa jenis? Mungkin Anda berjerawat, tapi apakah Anda tahu termasuk jenis apakah jerawat Anda?

Jenis Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Ketika Wajah Berjerawat

Eva Mulia Clinic – Ketika Wajah Berjerawat – Jerawat adalah kondisi kulit umum yang mempengaruhi hampir 10 persen populasi dunia. Banyak faktor yang meningkatkan munculnya jerawat, termasuk produksi sebum dan keratin, bakteri penyebab jerawat, pori-pori tersumbat, dan peradangan. Hubungan antara diet dan jerawat telah dipelajari dan menunjukkan bahwa diet dapat memainkan peran penting dalam pertumbuhan jerawat. Berikut beberapa jenis makanan yang bisa Anda andalkan untuk masalah jerawat yaitu makanan yang tidak boleh dimakan untuk mengatasi wajah.

Karbohidrat olahan

Orang yang wajahnya berjerawat, cenderung lebih mengonsumsi karbohidrat olahan daripada orang yang memiliki lebih sedikit jerawat, atau justru tidak berjerawat. Makanan yang kaya akan karbohidrat olahan adalah:

  • Roti, kue, sereal, atau makanan penutup berbahan dasar tepung putih.
  • Pasta dibuat dengan tepung putih.
  • Nasi putih dan mie putih.
  • Soda dan makanan atau minuman manis lainnya.
  • Pemanis seperti gula, sirup maple, madu, atau pemanis buatan bisa menjadi sumber wajah berminyak dan berjerawat.

Produk susu

Banyak penelitian menemukan hubungan antara orang dewasa yang rutin mengonsumsi susu atau es krim dan memiliki risiko empat kali lebih besar terkena jerawat. Susu dikatakan dapat meningkatkan kadar insulin, memiliki efek pada gula darah, dan memperburuk jerawat. Susu sapi juga mengandung asam amino yang dapat merangsang hati untuk memproduksi senyawa IGF-1 yang berhubungan dengan munculnya jerawat.

makanan cepat saji

Jerawat dikaitkan dengan diet ala Barat, yang tinggi kalori, lemak, dan karbohidrat olahan. Makanan cepat saji seperti hamburger, nugget, hot dog, kentang goreng, soda, dan lainnya adalah makanan yang buruk untuk kulit berminyak dan dapat meningkatkan risiko jerawat. Sebuah penelitian terhadap lebih dari 500 remaja dan dewasa muda Cina menemukan bahwa diet tinggi lemak dikaitkan dengan peningkatan risiko 43% terkena jerawat. Makan makanan cepat saji secara teratur akan meningkatkan risiko Anda hingga 17 persen.

Cokelat

Cokelat telah lama dicurigai sebagai pemicu jerawat, tetapi tidak ada yang benar-benar kuat. Beberapa penelitian telah mengaitkan konsumsi cokelat dengan peningkatan jerawat, tetapi tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan bahwa cokelat menyebabkan jerawat. Satu studi menunjukkan bahwa pria sensitif yang mengonsumsi 25 gram cokelat hitam 99% mengalami peningkatan lesi jerawat setelah dua minggu. Satu studi menemukan bahwa mengonsumsi cokelat meningkatkan respons sistem kekebalan terhadap bakteri penyebab jerawat.

Leave a Comment

Your email address will not be published.