image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

fungal acne

Mengenal Fungal Acne, Masalah Kulit yang Sering Disalahartikan Sebagai Jerawat

Jika Anda memiliki jerawat yang tak kunjung hilang, meskipun sudah menggunakan obat jerawat dan tidak ada feknya sama sekali. Ada kemungkinan besar bahwa apa yang Anda miliki bukanlah jerawat, namun fungal acne. Fungal acne adalah sebutan untuk kondisi kulit yang tampak mirip dengan jerawat, yaitu pityrosporum folliculitis atau malassezia folliculitis.Walaupun  sekilas terlihat serupa, perbedaan utama antara fungal acnes dan jerawat biasanya terletak dari penyebabnya. Penyebab jerawat adalah bakteri, sedangkan penyebab fungal acne adalah jamur Malassezia.

Ada beberapa spesies jamur Malassezia, dan tiap-tiap spesiesnya akan menyebabkan kondisi kulit yang berbeda-beda. Beberapa kondisi kulit yang sebabkan oleh jamur Malassezia yaitu ketombe, eczema, psoriasis, dan malassezia folliculitis atau fungal acne. Nah spesies jamur yang menjadi masalah dari penyakit kulit ini adalah Malassezia Globosa dan Malassezia Furfur.

Penyebab Fungal Acne

fungal acne

Spesies jamur pityrosporum sebenarnya bisa di temukan pada kulit manusia. Tetapi, ketika kadar jamur meningkat, spesies ini bisa menginfeksi folikel rambut,  sehingga menimbulkan titik-titik seperti jerawat. Nah, yang menjadi penyebab dari kondisi ini adalah:

  • Faktor Interrnal seperti konsumsi obat-obatan, penyakit yang dimiliki, atau kehamilan.
  • Faktor Eksternal seperti produk skin care, kelembapan udara, udara panas, atau keringat.

Karena salah satu faktor eksternal yang menyebabkan penyakit kulit ini muncul karena udara panas dan lembap (yang berarti tubuh yang berkeringat). Biasanya permasalahan penyakit kulit jenis ini banyak ditemukan di negara beriklim tropis seperti Singapura, Filipina, serta Indonesia.

Kandungan yang Harus Dihindari Kulit dengan Fungal Acne

Kalau untuk faktor internal seperti kondisi kesehatan, apalagi faktor eksternal seperti cuaca dan kelembapan, tentu Anda tidak mungkin memiliki kontrol untuk mengubah hal tersebut. Maka dari itu, faktor penyebab penyakit kulit ini bisa dapat Anda kontrol dengan penggunaan produk skin care menjadi salah satu langkah terpenting untuk terbebas dari  fungal acne.

Jamur penyebab fungal acne hidup dengan ‘memakan’ fatty acids dengan carbon chain tertentu, yang meliputi fatty acids itu sendiri, minyak, ester, dan polysorbates. Maka dari itu, solusi untuk menangani kondosi fungal acne adalah dengan membuat jamur penyebab fungal acne kelaparan dengan tidak memberikannya makanan, alias menghindari kandungan fatty acids yang menjadi makanan sang jamur.

Nah, berikut ini ada beberapa nama kandungan yang perlu Anda hindari:

  • Lauric / Dodecanoic
  • Oleic / Octadecenoic
  • Linoleic
  • Tridecylic
  • Polysorbate
  • Undecylenic Acid
  • Stearic / Octadecanoic
  • Ester
    Anda bisa menemukan kandungan ester pada kandungan skin care dengan mencari kandungan yang berakhiran –ate seperti Isopropyl palmitate atau Glyceril stearate.
  • Kandungan hasil fermentasi, dan masih banyak lagi.

Nama kandungan yang cukup membuat lidah berkelit tentu akan susah untuk diingat. Namun, jika Anda merasa bermasalah dengan penyakit kulit jenis ini, Anda tidak perlu susah-susah menghafal seluruh daftar kandungan yang harus dihindari, kok!

Baca juga: Apakah Benar Probiotik Untuk Jerawat Sangat Ampuh?

Leave a Reply