Mesoterapi Dapat Membuat Awet Muda

Benarkah Mesoterapi Dapat Membuat Awet Muda?

Evamulia – Perawatan Kulit  – Mesoterapi Dapat Membuat Awet Muda – Maraknya berbagai perawatan kecantikan yang ada pada saat ini tentunya semakin memudahkan kita untuk memanjakan sekaligus merawat tubuh. Tetapi, apakah pernah kamu mendengar Mesoterapi?

Benarkah Mesoterapi Dapat Membuat Awet Muda?

Mesoterapi Dapat Membuat Awet Muda

Mesoterapi adalah perawatan wajah yang berasal dari perancis. Akhir-akhir ini Mesoterapi sedang hangat-hangatnya diperbincangkan di dunia maya karena memiliki berbagai macam manfaat.

Apakah itu Mesoterapi?

Mesoterapi adalah perawatan kecantikan nonbedah yang dilakukan dengan cara menyuntikan cairan vitamin, enzim, serta hormon khusus menggunakan jarum tipis kedalam lapisan subkutan pada tengah kulit, yakni mesoderm. Lapisan mesoderm adalah salah satu struktur pada kulit yang tugasnya menusun bentuk tubuh.

Benarkah Efektif untuk Membuat Awet Muda?

Tujuan utama dari mesoterapi pada awalnya untuk mengobati penyakit. Tetapi seiring berjalannya waktu, prosedur ini lebih banyak digunakan untuk tujuan estetika serta perawatan tubuh seperti berikut.

  • Mengencangkan serta meremajakan kulit.
  • Menghilankan lemak berlebih pada bagian wajah, lengan, perut, paha, pinggul maupun kaki.
  • Memudarkan kerutan dan garis halus pada wajah.
  • Memudarkan pigmentasi kulit, seperti flek hitam serta noda coklat.
  • Mengatasi seluit serta mengobati kebotakan rambut.

Tetapi sayangnya, sejauh ini belum ada penelitian lanjut yang dapat membuktikan manfaat serta keamanan prosedur mesoterapi untuk kecantikan.

Menurut penelitian yang dimuat dalam International Journal of Dermatology, melaporkan bahwa mesoterapi ini tidak menghasilkan perubahan yang nyata pada pemudaran keriput dan garis halus pada wajah orang-orang yang melakukan perawatan rutin selama 6 bulan berturut-turut.

Apakah Mesoterapi Memiliki Efek Samping?

Pada awalnya, mesoterapi bertujuan sebagai pengobatan medis. Maka sebenarnya, prosedur ini tidaklah jauh beda dengan terapi kesehatan lainnya yang juga memiliki risiko efek samping.

Berikut beberapa kemungkinan efeksamping yang mungkin terjadi diantaranya adalah:

  • Mual
  • Nyeri atau sakit pada area tubuh yang disuntik.
  • Mengalami pembengkakan pada beberapa area tubuh setelah melakukan terapi.
  • Timbul gatal, ruam serta kemerahan pada kulit area suntikan.
  • Kulit bekas suntikan terlihat sedikit memar dan bengkak.
  • Munculnya bekas luka.

Maka dari itu, sebaiknya berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit untuk mempertimbangkan risiko serta manfaatnya sebelum membuat janji terapi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *