Cara Mengatasi Bopeng Bekas Jerawat: Treatment Mana yang Lebih Tepat?
Jerawat sudah mereda, tetapi permukaan pipi masih terlihat berlubang saat terkena cahaya dari samping. Kamu mungkin sudah mencoba serum pencerah, eksfoliasi, atau berbagai produk untuk bekas jerawat, tetapi tekstur kulit belum banyak berubah.
Kondisi ini perlu dibedakan dari bekas jerawat berwarna cokelat atau kemerahan. Noda tersebut berkaitan dengan perubahan warna kulit, sedangkan bopeng merupakan jaringan parut cekung akibat perubahan struktur kulit selama proses penyembuhan jerawat.
Perbedaan ini penting karena produk skincare yang membantu menyamarkan noda belum tentu mampu memperbaiki cekungan yang nyata. Untuk bopeng, dokter dapat mempertimbangkan prosedur seperti microneedling, subsisi, chemical peeling tertentu, atau laser sesuai jenis jaringan parutnya.
Lalu, mana yang lebih baik? Jawabannya bergantung pada bentuk bopeng, kedalamannya, kondisi jerawat saat ini, dan waktu pemulihan yang bisa kamu toleransi. Tidak ada satu treatment yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua orang.
Apa yang Membuat Bopeng Sulit Dihilangkan?
Bopeng biasanya terbentuk ketika peradangan akibat jerawat merusak jaringan kulit dan proses penyembuhannya tidak menghasilkan struktur yang sama seperti kulit sebelumnya.
Pada sebagian bekas jerawat, terbentuk jaringan parut yang menarik permukaan kulit ke bawah. Pada kasus lain, jaringan parut membentuk cekungan sempit atau lubang yang lebih lebar dengan tepi yang jelas.
Karena masalahnya melibatkan struktur jaringan, membersihkan wajah lebih sering atau menggunakan serum pencerah tidak otomatis membuat cekungan terisi kembali.
Skincare tetap memiliki fungsi penting. Produk yang sesuai dapat membantu menjaga skin barrier, melindungi kulit dari sinar matahari, dan menangani jerawat atau noda pigmentasi. Namun, bekas jerawat yang sudah membentuk jaringan parut cekung biasanya memerlukan evaluasi untuk menentukan apakah prosedur profesional dapat membantu.
Kenali Jenis Bopeng Sebelum Memilih Treatment

Istilah bopeng sering digunakan untuk berbagai bentuk permukaan kulit yang tidak rata. Dalam praktik dermatologi, bentuk jaringan parut perlu dikenali karena pilihan perawatannya dapat berbeda.
| Jenis bekas jerawat | Ciri yang terlihat | Hal yang perlu dievaluasi |
|---|---|---|
| Ice pick scar | Lubang kecil, sempit, dan relatif dalam | Kedalaman serta apakah diperlukan prosedur yang menargetkan jaringan parut secara spesifik |
| Boxcar scar | Cekungan lebih lebar dengan tepi yang terlihat jelas | Lebar, kedalaman, dan kondisi jaringan di sekitar cekungan |
| Rolling scar | Permukaan tampak bergelombang dengan cekungan landai | Apakah jaringan di bawah kulit menarik permukaan ke bawah |
| Bekas jerawat datar | Noda cokelat, kemerahan, atau perubahan warna tanpa cekungan nyata | Jenis pigmentasi atau kemerahan dan perawatan yang sesuai |
Seseorang bisa memiliki beberapa jenis bekas jerawat sekaligus. Karena itu, dua orang dengan keluhan “bopeng di pipi” belum tentu memerlukan prosedur yang sama.
Bekas jerawat yang menonjol juga perlu dibedakan dari bopeng cekung. Jaringan parut hipertrofik dan keloid memiliki karakter berbeda serta membutuhkan pendekatan penanganan tersendiri.
Catatan penting: jika jerawat masih meradang, benjolan terasa nyeri, atau muncul jerawat baru secara terus-menerus, pengendalian jerawat perlu diprioritaskan agar terbentuknya jaringan parut baru dapat dikurangi.
Pilihan Treatment untuk Mengatasi Bopeng
Beberapa prosedur dapat membantu memperbaiki tampilan jaringan parut cekung. Setiap prosedur memiliki cara kerja, batasan, risiko, serta kebutuhan pemulihan yang berbeda.
1. Microneedling atau Dermapen
Microneedling menggunakan jarum kecil untuk menciptakan tusukan terkontrol pada kulit. Proses penyembuhan berikutnya dapat merangsang pembentukan kolagen dan membantu membuat sebagian bekas jerawat terlihat lebih samar.
Dermapen merupakan salah satu perangkat yang digunakan untuk prosedur microneedling.
Treatment ini dapat dipertimbangkan untuk jenis bekas jerawat cekung tertentu, tetapi hasilnya bergantung pada bentuk dan kedalaman jaringan parut. Bopeng yang sangat dalam atau memiliki jaringan penarik di bawah kulit mungkin memerlukan pendekatan tambahan.
Beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum mempertimbangkannya:
- Perbaikan berlangsung bertahap dan tidak selalu terlihat setelah satu sesi.
- Beberapa sesi mungkin diperlukan, tergantung kondisi awal dan respons kulit.
- Kemerahan, pembengkakan ringan, serta rasa tidak nyaman dapat terjadi setelah tindakan.
- Prosedur perlu dievaluasi atau ditunda apabila terdapat jerawat meradang, infeksi, atau kondisi kulit lain yang meningkatkan risiko komplikasi.
Microneedling juga bukan prosedur yang sebaiknya dilakukan sembarangan di rumah. Kebersihan alat, teknik, dan kedalaman jarum memengaruhi risiko infeksi dan kerusakan kulit.
Untuk memahami prosedur ini lebih jauh, kamu bisa membaca manfaat Dermapen untuk bekas jerawat.
2. Subsisi untuk Bekas Jerawat yang Tertarik ke Bawah
Subsisi merupakan prosedur yang menargetkan jaringan fibrotik di bawah kulit. Jaringan tersebut dapat menarik permukaan kulit ke bawah sehingga terbentuk cekungan yang terlihat jelas ketika terkena cahaya dari samping.
Pada kasus yang sesuai, dokter menggunakan instrumen khusus untuk melepaskan ikatan jaringan tersebut. Tujuannya mengurangi tarikan yang membuat kulit tampak cekung.
Subsisi sering dipertimbangkan pada rolling scar yang memiliki komponen tarikan di bawah kulit. Namun, prosedur ini tidak otomatis cocok untuk semua jenis bopeng.
Setelah tindakan, kulit dapat mengalami memar, pembengkakan, nyeri, atau perubahan warna. Risiko dan waktu pemulihan perlu dibahas sebelum tindakan dilakukan. Pada sebagian kasus, dokter juga dapat mempertimbangkan prosedur tambahan untuk menangani ketidakrataan permukaan yang masih tersisa.
Pelajari juga subsisi: prosedur, manfaat, dan siapa yang cocok menjalaninya.
3. Chemical Peeling
Chemical peeling menggunakan larutan kimia untuk menghasilkan pengelupasan kulit dengan kedalaman tertentu. Perawatan ini dapat membantu memperbaiki sejumlah masalah permukaan kulit, dan teknik peeling tertentu juga dapat dipertimbangkan untuk jenis bekas jerawat tertentu.
Namun, tidak semua chemical peeling dirancang untuk bopeng. Peeling ringan yang bertujuan membantu kulit tampak lebih cerah belum tentu mampu memperbaiki cekungan yang dalam.
Untuk jaringan parut tertentu, dokter dapat mempertimbangkan teknik khusus seperti TCA CROSS. Teknik ini menargetkan jaringan parut tertentu dan berbeda dari penggunaan exfoliating toner atau serum asam di rumah.
Jenis bahan, konsentrasi, kedalaman tindakan, warna kulit, dan pengalaman profesional yang melakukan prosedur memengaruhi pemilihan serta risikonya. Efek samping dapat meliputi kemerahan, pengelupasan, iritasi, dan perubahan pigmentasi.
Karena itu, jangan mencoba melakukan peeling berkonsentrasi tinggi sendiri hanya karena melihat hasil yang dibagikan di media sosial.
4. Laser untuk Bekas Jerawat
Laser dapat digunakan untuk membantu memperbaiki tekstur dan tampilan beberapa jenis bekas jerawat. Jenis laser, energi, dan pengaturannya perlu disesuaikan dengan karakter jaringan parut serta kondisi kulit.
Sebagian prosedur laser bekerja dengan merangsang proses perbaikan jaringan, sedangkan metode lain membantu meratakan permukaan kulit melalui mekanisme yang berbeda.
Laser bukan satu jenis tindakan dengan risiko dan waktu pemulihan yang seragam. Ada prosedur yang membutuhkan beberapa sesi, sementara prosedur lain dapat disertai masa pemulihan yang lebih panjang.
Perubahan pigmentasi juga perlu dipertimbangkan, terutama pada kulit yang mudah mengalami hiperpigmentasi setelah peradangan. Karena itu, jangan memilih laser hanya karena dianggap lebih canggih atau lebih kuat daripada treatment lainnya.
5. Kombinasi Beberapa Prosedur
Jika terdapat beberapa jenis bopeng sekaligus, satu metode mungkin tidak cukup untuk menangani semuanya.
Sebagai contoh, bekas jerawat yang tertarik oleh jaringan di bawah kulit memiliki kebutuhan berbeda dari cekungan sempit atau permukaan kulit yang tidak rata. Dokter dapat mempertimbangkan lebih dari satu prosedur dalam rencana perawatan, dengan urutan dan jarak tindakan yang sesuai.
Kombinasi treatment bukan berarti hasilnya pasti lebih baik atau lebih cepat. Setiap tindakan memiliki biaya, risiko, dan kebutuhan pemulihan tersendiri. Karena itu, rencana kombinasi sebaiknya dibuat berdasarkan pemeriksaan, bukan dengan menumpuk prosedur sebanyak mungkin.
Treatment Mana yang Lebih Baik untuk Bopeng?

Tidak ada satu prosedur yang unggul untuk semua bentuk jaringan parut. Cara membandingkannya adalah melihat kesesuaian dengan masalah yang ingin ditangani.
| Kondisi yang ditemukan | Pendekatan yang dapat didiskusikan | Pertimbangan utama |
|---|---|---|
| Bekas jerawat dengan tekstur cekung tertentu | Microneedling atau metode resurfacing lain | Kedalaman scar, kondisi kulit, dan kemungkinan jumlah sesi |
| Rolling scar dengan tarikan jaringan | Subsisi, terkadang dikombinasikan dengan prosedur lain | Apakah jaringan parut benar-benar tertambat di bawah kulit |
| Bopeng sempit dan dalam | Teknik khusus untuk jaringan parut tertentu | Kedalaman serta risiko prosedur yang lebih terarah |
| Permukaan kulit tidak rata dengan beberapa jenis scar | Kombinasi prosedur yang direncanakan profesional | Urutan tindakan, pemulihan, dan total biaya |
| Noda cokelat atau kemerahan tanpa cekungan | Perawatan pigmentasi atau kemerahan sesuai penyebab | Tidak semua bekas jerawat merupakan jaringan parut cekung |
Tabel ini merupakan panduan untuk memahami pilihan, bukan rekomendasi tindakan individual. Pemeriksaan langsung diperlukan untuk menentukan pendekatan yang paling sesuai.
Untuk membantu menentukan pilihan, American Academy of Dermatology menjelaskan bahwa perawatan jaringan parut jerawat perlu disesuaikan dengan jenis scar, kondisi kulit, anggaran, dan waktu pemulihan. Baca panduan lengkapnya di Acne scars: Consultation and treatment.
Bagaimana Menentukan Treatment yang Sesuai?
Sebelum memilih prosedur, pertimbangkan beberapa hal berikut bersama profesional yang menangani kulitmu.
- Pastikan masalahnya benar-benar bopeng. Noda cokelat, kemerahan, pori-pori terlihat besar, dan cekungan jaringan parut bukan masalah yang sama. Diagnosis yang tepat membantu menghindari treatment yang tidak sesuai sasaran.
- Periksa apakah jerawat masih aktif. Jerawat yang masih meradang perlu ditangani agar risiko jaringan parut baru dapat dikurangi. Sebagian prosedur bopeng mungkin perlu ditunda sampai kondisi lebih terkendali.
- Pahami tingkat kedalaman jaringan parut. Jenis dan kedalaman scar memengaruhi prosedur yang dapat dipertimbangkan. Penilaian ini tidak selalu bisa dilakukan hanya dari foto atau deskripsi singkat.
- Tentukan waktu pemulihan yang realistis. Pertimbangkan apakah kamu dapat menerima kemerahan, pembengkakan, pengelupasan, atau memar setelah tindakan. Kebutuhan pemulihan berbeda menurut prosedurnya.
- Hitung anggaran berdasarkan rencana, bukan satu sesi. Tanyakan perkiraan jumlah sesi, biaya perawatan pendamping, dan kemungkinan biaya tambahan. Harga terendah per sesi belum tentu menghasilkan rencana yang paling sesuai.
Apakah Bopeng Bisa Hilang Sepenuhnya?
Hasil perawatan bopeng berbeda-beda. Sebagian jaringan parut dapat terlihat lebih samar setelah prosedur yang sesuai, tetapi tidak setiap bopeng bisa dihilangkan sepenuhnya.
Perbaikan juga sering berlangsung bertahap. Pada prosedur yang merangsang pembentukan kolagen, proses perubahan jaringan membutuhkan waktu, sehingga penampilan kulit segera setelah tindakan belum menggambarkan hasil akhir.
Hasil dipengaruhi oleh jenis dan kedalaman scar, respons penyembuhan, jumlah sesi, serta konsistensi mengikuti petunjuk perawatan. Jerawat baru yang terus muncul juga dapat menimbulkan jaringan parut tambahan.
Karena itu, target yang lebih realistis adalah memperbaiki tampilan tekstur kulit sesuai kondisi awal, bukan menjanjikan kulit akan menjadi sepenuhnya mulus.
Mengapa Skincare Saja Sering Tidak Cukup?
Skincare tetap dibutuhkan untuk menjaga kelembapan, mendukung fungsi skin barrier, melindungi kulit dari sinar matahari, dan membantu mengendalikan jerawat. Bahan aktif tertentu juga bisa membantu sebagian masalah bekas jerawat yang ringan.
Namun, kemampuan produk topikal untuk memperbaiki cekungan yang terbentuk akibat perubahan struktur jaringan biasanya terbatas. Serum pencerah dapat membantu menyamarkan noda warna, tetapi tidak otomatis mengisi bopeng.
Jika jerawat masih aktif, penanganan jerawat dan perawatan dasar perlu menjadi prioritas. Setelah kondisinya lebih terkendali, pilihan untuk menangani jaringan parut dapat dievaluasi secara lebih terarah.
Persiapan dan Perawatan Setelah Treatment Bopeng
Sebelum tindakan, sampaikan riwayat perawatan kulit, obat yang sedang digunakan, riwayat herpes atau infeksi kulit, serta kecenderungan mengalami pigmentasi setelah iritasi. Informasi ini membantu profesional menilai risiko dan kesiapan kulit.
Setelah prosedur, ikuti instruksi yang diberikan oleh klinik. Microneedling, subsisi, chemical peeling, dan laser memiliki kebutuhan pemulihan yang berbeda.
Beberapa hal yang umumnya perlu diperhatikan:
- Gunakan pembersih lembut dan pelembap sesuai anjuran.
- Hindari menggosok atau mengelupas kulit secara paksa.
- Gunakan perlindungan matahari sesuai instruksi setelah tindakan.
- Tunda penggunaan bahan aktif yang berpotensi mengiritasi sampai dinyatakan aman.
- Hubungi klinik atau tenaga kesehatan jika muncul nyeri berat, tanda infeksi, lepuhan, atau reaksi yang semakin memburuk.
Jangan menggabungkan banyak serum dan eksfolian dengan harapan kulit pulih lebih cepat. Perawatan setelah tindakan perlu mengikuti kondisi kulit dan prosedur yang dijalani.
Ingin Mengetahui Pilihan Treatment Bopeng di Eva Mulia Clinic?
Jika bopeng mulai mengganggu penampilan atau kamu belum yakin prosedur mana yang sesuai, langkah yang lebih masuk akal adalah mencari penilaian berdasarkan kondisi kulit, bukan langsung membeli treatment tertentu.
Kamu dapat mulai dengan melihat informasi treatment bopeng di Eva Mulia Clinic. Gunakan halaman tersebut sebagai referensi awal, lalu hubungi klinik melalui kontak resmi yang tercantum di situs untuk memastikan layanan yang tersedia, harga terbaru, dan jadwal konsultasi.
Agar konsultasi lebih terarah, siapkan informasi tentang:
- Bagian wajah yang memiliki bopeng dan sejak kapan muncul.
- Apakah jerawat masih aktif atau sudah terkendali.
- Skincare, obat jerawat, atau treatment yang pernah dicoba.
- Anggaran serta waktu pemulihan yang dapat kamu pertimbangkan.
Tanyakan prosedur yang sesuai untuk jenis scar-mu, manfaat yang realistis, kemungkinan risiko, perkiraan jumlah sesi, dan total biaya yang perlu disiapkan. Tidak semua jenis bopeng memerlukan prosedur yang sama, dan belum tentu seluruh metode yang dibahas dalam artikel ini tersedia di setiap klinik.
Tujuannya bukan sekadar memilih treatment, melainkan mendapatkan rencana yang sesuai dengan kondisi kulit dan ekspektasimu.
Kesimpulan
Cara mengatasi bopeng bekas jerawat bergantung pada jenis jaringan parut, kedalaman cekungan, kondisi jerawat saat ini, dan kemampuan kulit menjalani pemulihan.
Microneedling, subsisi, chemical peeling tertentu, dan laser memiliki fungsi serta pertimbangan yang berbeda. Sebagian kasus mungkin memerlukan satu metode, sementara kasus lain membutuhkan kombinasi yang direncanakan secara profesional.
Jika ingin menjalani perawatan di Eva Mulia Clinic, mulailah dengan meninjau pilihan layanan dan mengonfirmasi detailnya melalui kontak resmi klinik. Pahami manfaat, risiko, pemulihan, dan biaya sebelum memutuskan tindakan.
Hasil yang realistis berawal dari pemilihan prosedur yang tepat, bukan janji bahwa satu treatment dapat menghilangkan semua bopeng.