image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

klinik eva mulia - manfaat glutathione untuk kulit

Mengenal Glutathione, Kandungan Ampuh untuk Memutihkan Kulit

Eva Mulia – Meskipun nama gluta masih terdengar asing di beberapa kalangan, namun gluta faktanya sudah sangat populer dan sering dibicarakan dalam industri kecantikan. Bahkan, jika mencarinya di Instagram, Anda akan langsung menemukan sederet akun online shop yang menawarkan gluta dalam berbagai ragam. Menurut kabar, gluta dapat membuat tampilan kulit jadi lebih putih. Dengan iming-iming tersebut, nggak heran deh kalau produk ini jadi populer dan memiliki banyak peminat. Namun, apakah gluta benar-benar dapat berkhasiat untuk memutihkan kulit? Untuk mengetahui jawabannya, baca terus artikel ini, ya!

Baca juga jerawat di dagu.

Apa Itu Gluta?

glutathione

Gluta merupakan sebutan untuk kandungan glutathione yang merupakan kombinasi dari tiga komponen asam amino (protein), yakni cysteine, glycine, dan glutamine. Secara alami, ketiga komponen ini bahkan sudah diproduksi tubuh sejak lahir. Nah, yang menjadikan gluthatione spesial adalah kemampuannya untuk meregenerasi diri setelah menangkal radikal bebas, sehingga dapat kembali bekerja menangkal radikal bebas. Karena kemampuan inilah glutathione kerap disebut-sebut sebagai master anti-oxidant. Sayangnya, di saat seseorang sudah melewati usia 20 tahun, produksi gluta akan berkurang sesuai dengan pertambahan usia. Penyebabnya pun cukup beragam. Ada yang dikarenakan racun, stres berlebih, atau bahkan terlalu sering terpapar polusi dan sinar UV. Gaya hidup yang kurang sehat, seperti sering mengonsumsi alkohol dan merokok kabarnya juga dapat jadi faktor yang dapat menurunkan produksi glutathione, lho!

Manfaat Gluta untuk Kulit

Pada awalnya, banyak orang mengonsumsi gluta untuk memperkuat imun tubuh. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, manfaat gluta untuk memutihkan kulit tanpa sengaja ditemukan oleh seseorang yang mengonsumsi glutathione dalam jumlah besar dan ia pun merasakan adanya perubahan warna kulit. Hal ini rupanya juga disetujui oleh pakar kecantikan. Glutathione dapat mempengaruhi produksi melanin (pigmen penentu warna kulit) dalam beberapa cara, yaitu:

  • Mengurangi aktivitas tyrosinase, yamg mana tyrosinase sendiri merupakan enzim yang berperan untuk memproduksi melanin.
  • Mengubah produksi eumelanin menjadi pheomelanin. Terdapat dua jenis melanin dalam tubuh, yaitu eumelanin yang memberikan warna hitam-cokelat, dan pheomelanin yang memberikan warna kuning-merah. Dosis besar glutathione akan membuat kulit memproduksi lebih banyak pheomelanin yang diasosiasikan dengan warna kulit lebih terang.
  • Memengaruhi melanicytotoxic, sehingga memiliki efek depigmentasi pada kulit yang kerap membuat seseorang seolah terlihat lebih putih.

Jadi, jika dirangkum dari ketiga poin di atas, glutathione memliki manfaat utama mengurangi melanin dan mengubah produksi melanin, sehingga tidak salah jika glutathione disebut mampu membuat kulit terlihat lebih cerah. Meski begitu, glutathione tidak serta-merta dapat memutihkan kulit, karena pada dasarnya warna kulit asli manusia tidak dapat diubah. Selain manfaatnya untuk perubahan warna kulit, glutathione juga memiliki beberapa manfaat lainnya untuk kesehatan kulit, yang meliputi:

  • Meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit.
  • Memberikan perlindugan dari radikal bebas.
  • Kandungan anti-oksidannnya membuat kulit lebih kuat, sehat, dan terlihat lebih glowing.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Gluta

Meskipun memiliki banyak manfaat untuk kulit, penggunaan glutathione dalam kecantikan ternyata kerap disalahgunakan. Dengan data serta pengetahuan yang terbatas, masih terdapat banyak brand kecantikanterutama dari Thailand yang menawarkan glutathione dalam bentuk tablet atau kapsul untuk konsumsi oral dengan klaim dapat memutihkan kulit. Bahkan, beberapa klinik juga menawarkan suntik glutathione dalam dosis besar untuk memutihkan kulit. Duh!

Melihat maraknya penggunaan glutathione yang kini kerap disalahgunakan, pihak FDA Filipina pun mengeluarkan peringatan kesehatan publik untuk menghindari produk-produk glutathione karena dikhawatirkan mengundang risiko kesehatan. Jadi, kalau sempat tergiur dengan iming-iming kulit putih dariproduk gluta dari brand yang belum resmi atau tersertifikasi, sepertinya Anda harus berpikir dua kali sebelum membelinya, nih!

Meski begitu, tidak semua produk gluta berbahaya, kok! Masih banyak brand yang menawarkan produk dengan kandungan gluta yang aman. Jika masih ragu, Anda bisa mengonsumsi suplemen atau menggunakan skin care lainnya yang mengandung anti-oksidan tinggi lainnya, seperti lipoic acid, vitamin C, atau vitamin E yang dapat meningkatkan produksi glutathione dalam tubuh. Beberapa makanan seperti bawang putih, bayam, alpukat, serta brokoli ternyata juga bisa meningkatkan kadar glutathione dalam tubuh, lho!

Baca juga: Penyebab Jerawat di Dagu dan Cara Menghilangkannya!

Leave a Reply