image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

Eva Mulia - jamur kulit

Yuk, kenali Jenis dan Ciri-Ciri Jamur Dikulit!

eva mulia – Tahukah Anda jika ada beberapa jenis jamur yang hidup dikulit? Jamur tersebut memiliki jumlah yang sangat sedikit sehingga tidak menimbulkan masalah. Namun, sewaktu-waktu jamur bisa berkembang biak dengan aktif dan menyebabkan infeksi. Sayangnya, banyak orang yang sadar bahwa mereka mengalami kondisi ini. Penasaran seperti apa ciri-ciri infeksi jamur pada kulit? Yuk simak ulasan berikut ini!

Jenis Infeksi Jamur Kulit

Jamur bisa hidup dimana saja, seperti di tanah, udara, dan air. Bahkan bagian terluar tubuh Anda juga bisa dengan mudah ditumbuhi jamur. Jumlah jamur yang ada di kulit awalnya hanya sedikit. Tetapi, karena aktivitas tertentu, masalah kesehatan, dan kebersihan diri yang kurang dapat mengakibatkan pertumbuhan jamur jadi tidak terkendali. Akibatnya, jamur dapat dengan mudah menginfeksi kulit Anda.

Berikut beberapa penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur antara lain:

  • Panu (tinea versicolor) :Infeksi jamur kulit yang berupa bercak putih atau kemerahan atau kecokelatan, kulit bersisik halus dan rasa gatal.
  • Kutu air (tinea pedis atau athlete’s foot) : Infeksi jamur Trichophyton rubrum yang berkembang biak  di kuku kaki dan lapisan kulit terluar akibat lingkungan yang lembap dan hangat.
  • Ringworm (kurap atau tinea corporis) : infeksi jamur yang sering kali menyebabkan kulit bersisik dan memerah. Infeksi ini dapat terjadi di mana saja di kulit tubuh Anda.
  • Jock itch (tinea curis) : Infeksi jamur tinea yang biasanya timbul dibagian kulit yang berlipat-lipat, seperti di selangkangan dan ketiak.

Ciri-Ciri Infeksi Jamur Dikulit

jamur kulit

Meskipun beberapa jamur yang menyebabkan infeksi itu berbeda-beda. Tetapi, gejala yang di timbulkan tidak berbeda jauh. Berikut ciri-ciri infeksi jamur pada kulit yang harus Anda waspadai, antara lain:

1. Kulit Terasa Gatal

Setiap orang pasti pernah merasa gatal, bahkan saat kulit Anda tidak bermasalah. Kulit gatal terjadi karena adanya reaksi tubuh pada zat asing yang mengenai kulit. Tetapi, rasa gatal akibat infeksi jamur akan berbeda dengan gatal biasa. Anda mungkin akan merasa sangat terganggu dengan rasa gatal yang muncul akibat infeksi jamur.

2. Muncul Ruam Dikulit

Munculnya kulit gatal dapat membuat Anda gerah karena ingin terus menggaruknya. Dalam beberapa hari, rasa gatal tersebut akan menimbulkan ruam pada kulit. Namun, biasanya ruam yang timbul akibat infeksi jamur sangat khas dan bisa dibedakan jika diperhatikan dengan baik.

Misalnya ruam dari kurap akan terlihat seperti berbentuk seperti cincin, didalamnya berwarna putih bersisik dan bagian yang melingkarinya berwarna merah. Sedangkan tinea curis akan menimbulkan ruam merah dan berbentuk lingkaran yang sedikit menonjol. Dan untuk ruam akibat kutu air menyebabkan kulit merah dan melepuh.

3. Perubahan Tekstur Kulit

Seiring waktu ruam kulit akan mengubah tektur kulit. Anda akan merasakan kulit yang terinfeksi terasa lebih lunak, kering, bersisik, menonjol (melenting), atau mengelupas. Selain gatal dan kemerahan, bagian kulit yang terinfeksi juga terasa panas.

Cara Mengobati Penyakit Akibat Jamur

Untuk mengatasi penyakit ini, Anda bisa menggunakan obat krim atau salep antijamur yang mengandung ketoconazole. Cara kerja dari obat antijamur ini adalah untuk menghentikan pertumbuhan jamur. Selain menggunakan obat, Anda juga harus memperhatikan kebersihan tubuh Anda, terutama menjaga kulit tetap kering dan bersih.

Baca juga: Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Cuka Apel

Leave a Reply