image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

jerawat di penis

Apakah Berbahaya Jika Muncul Jerawat di Penis?

Selain di bagian wajah, ternyata jerawat di penis juga bisa bertumbuh lho. Biasanya jerawat tidak berbahaya dan mungkin tidak perlu dikhawatirkan jika muncul jerawat di bagian penis.

Tetapi, terkadang jerawat penis bisa menyerupai gejala penyakit lain, seperti penyakit menular seksual (PMS). Untuk itu, penting untuk mengetahui apakah pertumbuhan jerawat di sekitar penis membutuhkan penanganan medis.

Tanda-tanda Penyakit Menular Seksual (PMS)

Jerawat akan muncul sebagai tonjolan kecil bulat di permukaan kulit. Biasanya kondisi seperti ini berwarna kemerahan yang muncul beberapa bagian tubuh.

Ujung jerawat dapat berwarna kuning atau putih, hitam (komedo) atau warna yang sama dengan pangkal, ini tergantung dari jenis kotoran yang menyebabkan penumpukan pada pori-pori. Beberapa jerawat juga mengandung nanah.

Penyebab Jerawat Penis yang Harus di Hindari

jerawat di penis

Berikut ini Faktor-faktor yang meningkatkan timbulnya jerawat pada penis meliputi:

  • Kelembapan
  • Celana dalam ketat
  • Kebersihan penis yang buruk
  • Keringat berlebih di area penis
  • Mencukur bulu kemaluan
  • Kulit di area penis berminyak

Jerawat di penis ini timbul tanpa menghiraukan aktivitas seksual, yang juga membantu mempersempit penyebab benjolan. Ada kemungkinan bahwa PMS menjadi penyebab jerawat penis jika seseorang aktif secara seksual dan gejala lain juga terjadi.

Ada tiga jenis PMS dengan gejala yang bisa disalahartikan sebagai jerawat di penis, seperti dilansir Medical News Today, berikut ini:

1. Kutil kelamin

Penyebab utama dari kutil di kelamin yaitu pertumbuhan tonjolan kecil berwarna putih pada batang atau kepala penis. Ujung kutil bisa  berbentuk seperti kembang kol dan ukurannya sangat bervariasi. Ada kemungkinan kutil kelamin muncul di area sekitar penis, seperti skrotum atau paha bagian dalam. Kutil kelamin akan menghilang dengan sendirinya, sehingga mudah diobati dengan krim atau pembekuan dan terapi panas.

2. Herpes genital

Herpes genital membuat kulit melepuh berwarna putih-abu dengan dasar merah yang berkembang pada penis atau daerah sekitarnya. Biasanya kondisi ini membuat penis menjadi tidak nyaman, gatal, dan bisa menyebar ke anus.

Kulit yang melepuh dapat menjadi luka terbuka dan mengeluarkan cairan yang akan berkerak. Kulit melepuh juga dapat timbul di sekitar mulut atau bibir. Herpes genital biasanya diobati menggunakan obat antiviral.

3. Sifilis

Luka yang berwarna putih atau merah dan tidak memiliki rasa sakit di sekitar penis bisa berkembang sebagai gejala sifilis. Infeksi bakteri ini menimbulkan risiko kesehatan yang serius bila tidak segera ditangani. Sifilis biasanya diobati menggunakan antibiotik.

Cara Mengobati Jerawat Penis

Perawatan medis jarang digunakan untuk jerawat, tetapi dalam beberapa kasus akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari. Hindari menggaruk ketika gatal atau memencet jerawat pada penis secara berlebihan. Hal ini bisa memperburuk kondisi dan menyebabkan jaringan parut permanen dan infeksi yang menumpuk.

Mengatasi kemungkinan penyebab jerawat adalah metode terbaik untuk mencegah mereka berkembang lagi.

Berikut beberapa cara mengurangi risiko jerawat penis:

  • Mandi secara teratur
  • Hindari lingkungan yang lembap
  • Gunakan pakaian longgar dan menghindari pakaian yang menyebabkan gesekan
  • Menghindari menggosok atau menyentuh area yang berjerawat
  • Kurangi kegiatan yang menyebabkan berkeringat
  • Mengganti seprai dan pakaian secara teratur

Leave a Reply