Efek samping Sulam Bibir

Efek Samping Sulam Bibir Sebelum Mencobanya

Evamulia – Perawatan Kulit – Efek Samping Sulam Bibir – Sulam bibir yang saat ini sedang ngetrend sebagai salah satu cara untuk mempercantk bibir wanita. Hasilnya, bibir akan lebih terlihat segar dan merah merekah. Nah efek seperti ini mampu bertahan hingga 2 sampai 3 tahun.

Berbeda jauh dengan hasil nya yang instan serta mampu bertahan lama, ternyata efek samping sulam bibir ini sangat membahayakan. Beberapa efek samping diantarnya seperti reaksi alergi, risiko infeksi, eraksi alergi, pembengkakan, gatal dan lain-lain.

Efek Samping Sulam Bibir Sebelum Mencobanya

Pada dasarnya, prosedur sulam bibir ini menggunakan teknologi penanaman pigmen atau zat warna pada lapisan dalam bibir. Kamu juga dapat menentukan warna bibir yang kamu inginkan, itulah mengapa cara ini sering juga disebut dengan tato bibir.

Prosedur ini sebenarnya mirip sekali seperti proses tato pada kulit, hanya saja perbedaan dari keduanya, pada sulam bibir digunakan obat pemati rasa. Sehingga penggunaan jarum ketika menanamkan pigmen tidak menimbulkan rasa sakit.

Salah satu keuntungan paling utama yang digandrungi oleh para wanita dari sulam bibir adalah kemampuannya dalam membuat bibir menjadi merah merona sepanjang hari dan selama bertahun-tahun tanpa memerlukan lipstik. Mungkin, cara ini terlihat simple dan efisien, sehingga banyak para wanita yang tertarik untuk mencobanya meskipun memiliki efek samping buruk yang juga mengintai.

Apa Saja Efek Samping Sulam Bibir?

Keputusan untuk melakukan sulam bibir tentunya merupakan keputusan masing-masing individu. Risikonya tentu harus sudah dipikirkan sebelumnya. Nah, buat kamu yang hendak melakukannya, sebaiknya ketahui terlebih dahulu risiko efek samping sulam bibir berikut ini.

Reaksi Alergi

Bibir merupakan salah satu bagian tubuh yang memiliki kondisi kulit yang cukup sensitif, penggunaan lipstik yang tidak cocok saja bisa menyebabkan gatal dan mengurangi rasa nyaman. Terlebih jika benda asing yang dimasukannya secara sengaja kedalam lapisan kulit bibir, tentunya berisiko menyebabkan reaksi alergi.

Meskipun beberapa bahan pigmen seperti Iron Oxide diketahui lebih aman dan jarang menyebabkan efek samping. Tetapi penggunaan pigmen dari bahan organik tersebut malahan berisiko membuat reaksi alergi gatal yang cukup berbahaya untuk bibir.

Maka dari itu, sebaiknya tanyakan dengan jelas kepada praktisi dimana kamu hendak melakukan sulam bibir untuk memastikan keseluruhan bahan dan prosesnya yang aman. Nah, perlu diketahui juga bahwa alergi ini hanya akan terjadi pada orang yang rentan saja.

Munculnya Granuloma dan Keloid

Reaksi lain yang mungkin saja muncul akibat sulam bibir adalah munclnya massa yang terbentuk pada sekitar pigmen yang ditanamkan di lapisan kulit. Selain itu, keloid juga mungkin akan muncul, perteumbuhan berlebih jaringan kulit ini juga biasa disebut jaringan parut.

Tetapi keloid biasanya lebih sering muincul pada proses penghapusan sulam bibir yang dirasa hasilnya kurang sesuai.

Infeksi Penyakit Menular

Seperti halnya seperti pemasangan tato pada area kulit. Penggunaan peralatan yang kurang streril selama proses sulam bibir juga dapat meningkatkan risiko infeksi penyakit menulareperti hepatitis C dan bahkan berisiko menularkan AIDS. Selain itu, penggunaan pigmen warna tertentu juga memungkinkan dapat memberikan efek negatif jangka panjang.

Bengkak dan Gatal

Menurut sebuah hasil penelitian yang diterbitkan oleh The New england Journal of Medichine menunjukan bahwa adanya efek samping pada sulam bibir yang terjadi pada 92 pasien sulam bibir yang mereka teliti. Efek samping yang biasanya terjadi umumnya melembutnya bibir, pembengkakan, gatal dan bentol pada bibir yang terjadi pada sebagian besar pasien.

Kondisi tersebut terjadi dalam rentang waktu 5 bulan setelah sulam bibir atau bahkan hingga 3 tahun setelahnya. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa makeup permanent, termasuk juga sulam bibir dapat menyebabkan masalah yang cukup serius dan jangka panjang pada bibir.

Efek Negatif Pigmen Terhadap MRI

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa penanaman pigmen di bawah lapisan kulit tentuya sangat mungkin menyebabkan masalah kesehatan. Terutama pigmen yang berbahan dasar dari Iron Oxide. Meskipun terkenal cukup aman, bahan pigmen yang mengandung besi ini akan mempengaruhi kerja MRI.

Pembengkakan serta rasa terbakar mungkin akan terjadi pada area penanaman pigmen itu sendiri. Hal tersebut terjadi akibat adanya interaksi antara Iron Oxide dengan gelombang magnetik dari MRI.

Hasil yang Tidak Sesuai dengan Ekspektasi

Efek samping lainnya yang mungkin cukup sering terjadi adalah hasil akhirnya yang tidak sesuai dengan keinginan. Meski pada awalnya terlihat baik-baik saja, tetapi mungkin saja seiring berjalannya waktu, sehingga perlu dilakukan pewarnaan kembali. Sehingga tak jarang sebagian orang malah ingin menghapus hasil sulam bibir. Prosedur seperti dermabrasi, laser dan operasi kulit, terkadang dilakukan untuk memulihkan bibir kembali. Tetapi efek samping dari prosedur tadi juga bisa menyebabkan bibir menjadi belang atau bahkan menimbulkan luka.

Pencegahan Efek Samping Sulam Bibir

Melihat beberapa efek samping dari sulam bibir diatas, sebaiknya lakukan cek dan ricek terlebih dahulu seperti berikut ini sebelum benar-benar memutuskan untuk melakukan sulam bibir.

  • Pastikan praktisi atau salon kecantikan dimiana kamu akan melakukan sulam bibir telah memiliki izin atau paling tidak memliki sertifikat keahlian dalam bidangnya.
  • Mencari tahu terlebih dahulu mengenai kompetensi praktisi sulam bibir yang hendak kamu minau jasanya, cobalah untuk mencari informasinya terlebih dahulu pada orang-orang yang sudah menggunakan jasanya.
  • Tanyakan secara detail mengenai prosedur serta bahan yang digunakan, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, tanyakan juga tentang perawatan pasca sulam bibir yang umumnya harus tetap dilakukan meskipun bibir sudah sesuai seperti yang di inginkan.
  • Jangan terlalu percaya pada testimoni dan foto-foto yang diperlihatkan oleh salon kecantikan.
  • Pertimbangkan juga segi keamanan, estetika, dan kenyamanan tempat kamu hendak melakukan sulam bibir. Dokter ahli kuliit yang mengerti prosesnya mungkin masih kurang tajah dari segi seni memperindah bibir. Begitu juga dengan praktisi bibir yang mungkin tidak seahli dokter dalam memberikan anatesi lokal. Nah, maka dari itu kamu harus pandai dalam memilah dan memilih tempat terbaik.
  • Agar terhindar dari infeksi dan kemungkinan terjangkit penyakit menular, sebaiknya mintalah praktisi sulam bibir untuk menunjukan jarum yang benar-benar sudah steril. Selain itu sebelum digunakan dan memintanya menggunakan pigmen warna yang benar-benar masih di segel.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *