# Tips Mengetahui Jenis Skincare yang Cocok untuk Kulit Kita

- Link: https://evamuliaclinic.com/tips-mengetahui-jenis-skincare-yang-cocok-untuk-kulit-kita/
- Published: 2021-10-04T14:09:00+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

[Evamulia Clinic](https://evamuliaclinic.com/) – Tips Mengetahui Jenis Skincare –
Perawatan kulit merupakan hal terpenting dalam dunia kecantikan karena sangat mempengaruhi
kesehatan kulit. Perawatan kulit tidak hanya berfungsi untuk merawat, tetapi juga
melindungi dari unsur-unsur yang dapat merusak kulit, baik internal maupun eksternal.

Kabar baiknya, Anda bisa dengan mudah mendapatkan berbagai produk perawatan kulit
di pasaran saat ini. Namun Anda harus berhati-hati karena tidak semua produk kecantikan
cocok untuk kulit Anda. Untuk mengetahui apakah perawatan kulit cocok atau tidak,
ikuti 5 langkah di bawah ini.

![](https://evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/2021/10/Tips-Mengetahui-Jenis-
Skincare-Cocok-untuk-Kulit-Kita3.jpg)

#### Memeriksa Komposisi Produk

Hal pertama yang harus dilakukan saat ingin membeli atau menggunakan produk perawatan
kulit adalah memeriksa komposisi produk. Untuk itu Anda perlu mengetahui jenis kulit
wajah Anda terlebih dahulu.

Setiap jenis kulit membutuhkan perawatan kulit yang berbeda. Misalnya untuk kulit
dan mudah digenggam, disarankan untuk menggunakan produk perawatan kulit yang tidak
berminyak dan tidak komedogenik. Pada dasarnya, kenali jenis kulit Anda dan sesuaikan
komposisi produk perawatan kulit dengan kebutuhan Anda.

Di sisi lain, ada bahan kimia tertentu yang harus Anda hindari karena memiliki efek
buruk pada kulit. Terlepas dari jenis kulit Anda, cobalah untuk menghindari produk
perawatan kulit yang mengandung zat yang dapat menyebabkan masalah kulit seperti
paraben, hidrokuinon, butilhidroksianisol (BHA), triclosan, polietilen, natrium 
lauril sulfat dan produk yang mengandung parfum.

Zat-zat ini banyak ditemukan pada produk perawatan kulit seperti pelembab, toner,
sabun wajah, dan produk pencerah kulit. Efek samping termasuk iritasi, gangguan 
hormonal, dan peningkatan risiko kanker kulit.

Namun bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan produk yang mengandung bahan-bahan
tersebut sama sekali. konsultasikan ke dokter kulit untuk mengetahui apakah produk
tersebut aman digunakan pada kulit Anda atau tidak.

#### Uji Patch Sebelum digunakan Rutin

Cara selanjutnya adalah uji _patch_. Tes ini penting jika Anda ingin mencoba produk
perawatan kulit baru. Meskipun Anda telah memeriksa produk dan produk perawatan 
kulit yang Anda beli dengan bahan yang aman, ada kalanya produk tersebut tetap tidak
sesuai dan menimbulkan efek samping.

Tes _patch_ itu sendiri dilakukan dengan mengoleskan sedikit produk ke bagian kulit
tertentu. Tes ini sangat membantu dalam menentukan apakah produk perawatan kulit
yang Anda beli akan menimbulkan efek samping.

#### Gunakan Produk Skincare Secara Bertahap

Anda pasti sudah membeli produk perawatan kulit massal baru mulai dari sabun wajah,
toner, pelembab, dan tabir surya. Untuk mengetahui cocok atau tidaknya untuk kulit
Anda, sebaiknya gunakan semua produk ini secara bersamaan.

Sebagai gantinya, cobalah satu produk pada satu waktu dan gunakan secara teratur
selama beberapa hari. Jadi ketika kulit Anda bermasalah, Anda bisa langsung mengetahui
produk perawatan kulit mana yang tidak cocok untuk kulit Anda.

Bayangkan jika Anda segera menerapkan semua perawatan kulit baru ini ke wajah Anda,
kulit Anda dalam bahaya. Anda pasti kesulitan menebak produk mana yang menyebabkan
efek samping tersebut, bukan?

#### Kenali Tanda-Tanda Skincare Tidak Cocok di Kulit

Produk perawatan kulit yang tidak sesuai dengan kulit pasti akan menimbulkan sejumlah
efek samping. Efek samping ini bisa muncul beberapa detik, jam, atau bahkan berhari-
hari setelah menggunakan produk. Berikut beberapa tanda perawatan kulit yang tidak
cocok untuk kulit:

 * Kulit Terasa Panas

Biasanya, sensasi terbakar atau kesemutan bisa dirasakan ketika produk perawatan
kulit baru dioleskan ke kulit. Ini bisa menunjukkan 2 hal, yaitu reaksi berbahaya
atau reaksi kimia yang mulai bekerja pada kulit.

Rasa panas dianggap normal jika hanya berlangsung sesekali atau beberapa detik. 
Namun jika rasa panas tersebut berlangsung lama dan tidak kunjung hilang, berarti
ada iritasi/reaksi alergi yang berbahaya dan sebaiknya hentikan penggunaan produk.

 * Timbul Ruam/Terasa Panas

Biasanya, sensasi terbakar atau kesemutan bisa dirasakan ketika produk perawatan
kulit baru dioleskan ke kulit. Ini bisa menunjukkan 2 hal, yaitu reaksi berbahaya
atau reaksi kimia yang mulai bekerja pada kulit.

Rasa panas dianggap normal jika hanya berlangsung sesekali atau beberapa detik. 
Namun jika rasa panas tersebut berlangsung lama dan tidak kunjung hilang, berarti
ada iritasi/reaksi alergi yang berbahaya dan sebaiknya hentikan penggunaan produk.

 * Terasa Gatal

Seperti poin pertama, munculnya ruam juga bisa terjadi cepat atau lambat. Kulit 
yang berubah warna adalah salah satu tanda paling umum ketika tidak cocok dengan
perawatan kulit tertentu.

Kemunculan pada kulit juga tidak selalu instan, terkadang ada yang baru muncul setelah
beberapa hari. Jika Anda mengalami tanda-tanda ini setelah menggunakan produk, itu
berarti kulit Anda tidak cocok untuk perawatan kulit yang Anda gunakan.

Kulit Terlihat Kusam dan Tidak Sehat

Tanda-tanda ini termasuk efek jangka panjang, yang berarti tidak dapat dilihat segera
setelah menggunakan perawatan. Kulit kusam dapat dilihat dengan perubahan warna 
kulit yang menjadi lebih gelap, sebagian atau seluruhnya.

terkadang muncul flek atau flek hitam pada area tertentu pada kulit wajah. Kulit
yang terlihat lebih kering merupakan tanda bahwa kulit tidak sehat, belum lagi mengelupas
atau mengelupas.

 * Muncul Jerwat atau Breakout

Timbulnya jerawat tidak selalu karena faktor hormonal, polusi atau pola makan, tetapi
bisa juga karena penggunaan perawatan kulit yang tidak tepat. Apalagi jika kulit
mengalami ruam (peradangan yang menyebabkan banyak jerawat).

Efek samping ini biasanya muncul beberapa hari setelah menggunakan produk. Segera
hentikan penggunaan produk perawatan kulit dan jangan pernah menggunakannya lagi.
Jika epidemi memburuk, Anda bisa menemui dokter.
