# Tanning Kulit, Apakah Aman Untuk Kulit?

- Link: https://evamuliaclinic.com/tanning-kulit/
- Published: 2019-12-17T14:15:00+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

**[Eva mulia](https://evamuliaclinic.com/) – [Klinik eva mulia](https://evamuliaclinic.com/)–
[Klinik kecantikan](https://evamuliaclinic.com/) – Tips perawatan kulit – [Tanning kulit](https://evamuliaclinic.com/tanning-kulit/)–**
Kebanyakan orang melakukan tanning untuk mendapatkan warna kulit yang lebih gelap
dan merata sempurna. Tanning bisa dilakukan dengan dua cara, secara Indoor dan outdoor.

Tanning indoor biasanya dilakukan di salon khusus tanning menggunakan alat khusus,
sedangkan tanning outdoor hampir sama dengan berjemur di bawah sinar matahari, dan
terkadang dengan menggunakan lotion khusus agar warna yang dihasilkan lebih bagus
dan merata.

## Jenis-Jenis Tanning Kulit

![Eva mulia - Klinik eva mulia - Klinik kecantikan - Tips perawatan kulit - Tanning
kulit - Kebanyakan orang melakukan tanning untuk mendapatkan warna kulit yang lebih
gelap dan merata sempurna. ](https://evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/2019/
12/tanning-kulit-indoor.jpg)

### Indoor Tanning

Seiring dengan perkembang teknologi, terciptalah sebuah alat khusus untuk menggelapkan
warna kulit tanpa harus berjemur di bawah sinar matahari. Salah satu alat ini adalah
tanning bed. Alat ini berbentuk seperti tempat tidur yang dilengkapi penutup. Tanning
bed ini bekerja dengan cara melepas radiasi sinar UV. Tidak seperti sinar matahari,
sinar UV yang diradiasikan pada tanning bed ini adalah sinar UVA. Tanning bed dipercaya
lebih aman karena sinar UVA tidak bersifat membakar kulit seperti sinar UVB yang
terdapat pada sinar matahari.

Namun, ternyata sinar UVA memiliki bahaya yang bisa masuk lebih dalam ke jaringan
kulit jika dibandingkan dengan sinar UVB. Sinar UVA bisa merusak jaringan dan pembuluh
darah pada kulit.

![Eva mulia - Klinik eva mulia - Klinik kecantikan - Tips perawatan kulit - Tanning
kulit - Kebanyakan orang melakukan tanning untuk mendapatkan warna kulit yang lebih
gelap dan merata sempurna.](https://evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/2019/12/
tanning-kulit-outdoor.jpg)

### Outdoor Tanning

Beberapa orang senang malakukan berjemur di pinggir pantai untuk mendapatkan kulit
kecokelatan. Meskipun sinar matahari baik untuk pembentukan vitamin D, namun berjemur
terlalu lama dengan tujuan menggelapkan warna kulit bukanlah ide yang bagus. Meskipun
Anda sudah menggunakan lotion ber-SPF dan berbagai jenis produk mengandung sunscreen,
namun sinar ultraviolet yang ada dalam sinar matahari masih bisa merusak kulit. 
Sinar UV ini akan menstimulasi produksi pigmen sehingga membuat kulit lebih gelap.

Ada dua jenis sinar UV yakni sinar UVA dan sinar UVB. Secara spesifik, sinar UVA
dapat bekerja menstimulasi sel pigmen di kulit untuk menggelapkan warna kulit, dan
sinar UVB bisa menebalkan jaringan epidermis kulit dan menyebabkan kulit terbakar
atau sunburn. Selain itu, outdoor training juga bisa meningkatkan risiko terhadap
melanoma, jenis kanker kulit yang paling berbahaya.

![](https://evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/2019/12/efek-tanning-kulit.jpg)

## Efek Tanning Kulit

Efek tanning, terutama indoor tanning,  tidak akan langsung terlihat setelah melakukan
tanning. Tentu kulit akan berwarna lebih kecokelatan, dan jika dilakukan dalam jangka
waktu lama bisa merusak penampilan kulit. Beberapa tanda kerusakan kulit yang diakibatkan
oleh radiasi sinar UV yaitu:

 * Timbul bintik-bintik cokelat.
 * Timbul kerutan-kerutan halus dan tanda-tanda penuaan lain lebih cepat dari seharusnya
   karena sinar UVA yang merusak jaringan kulit hingga ke bagian dalam.
 * Tumbuhnya bisul, jerawat, atau ruam-ruam kasar pada kulit.
 * Terbakarnya kulit atau sunburn, yang diakibatkan oleh tingginya paparan sinar
   UVB.

## Cara Melakukan Tanning Kulit yang Aman

Jika Anda ingin memiliki warna yang lebih eksotis pada kulit, cahaya matahari alami
jauh lebih baik dibandingkan tanning bed di salon. Namun, yang perlu Anda ingat,
jangan coba-coba berjemur di bawah sinar matahari tanpa menggunakan sunblock atau
suncreen. Batasi pulaa waktu berjemur agar tak terlalu lama.

Untuk mengurangi efek tanning yang membahayakan bagi kesehatan, Anda bisa mencoba
sunless tanning, yang tidak melibatkan sinar UVA maupun UVB. Biasanya Sunless tanning
berupa produk-produk yang bisa menggelapkan warna kulit. Bentuknya berupa lotion,
krim, dan spray yang diaplikasikan ke kulit sehingga menciptakan efek seperti sehabis
tanning. 

 Baca juga [Antioksidan Alami](https://evamuliaclinic.com/antioksidan-alami-untuk-mencegah-penuaan/)
Untuk Mencegah Penuaan atau [Manfaat Beras Merah](https://evamuliaclinic.com/manfaat-beras-merah-dan-membuat-maskernya/)
Dan Cara Membuat Maskernya.
