# SPF dan PA: Memahami Perbedaan Kedua Perlindungan Kulit Ini

- Link: https://evamuliaclinic.com/spf-dan-pa-memahami-perbedaan-kedua-perlindungan-kulit-ini-ayo-kita-pelajari/
- Published: 2026-10-20T14:00:00+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

SPF dan PA sama-sama menunjukkan kemampuan sunscreen dalam melindungi kulit dari
radiasi ultraviolet, tetapi keduanya mengukur aspek perlindungan yang berbeda. **
SPF (Sun Protection Factor) terutama menunjukkan perlindungan terhadap efek sinar
UVB, sedangkan PA (Protection Grade of UVA) menunjukkan tingkat perlindungan terhadap
sinar UVA.** Karena keduanya memiliki fungsi berbeda, memahami kedua label tersebut
membantu kamu memilih sunscreen dengan perlindungan yang lebih menyeluruh.

Angka SPF yang tinggi tidak otomatis menunjukkan bahwa sebuah sunscreen memiliki
perlindungan UVA yang tinggi pula. Begitu juga dengan label PA++++ yang tidak menjelaskan
seluruh tingkat perlindungan terhadap UVB. Untuk memilih produk secara tepat, perhatikan
SPF, indikator perlindungan UVA, jumlah produk yang digunakan, serta kebutuhan kulit
dan aktivitas sehari-hari.

## Apa Perbedaan SPF dan PA?

Perbedaan utama SPF dan PA terletak pada jenis perlindungan ultraviolet yang dinilai
dan cara tingkat perlindungannya ditampilkan pada kemasan.

| Aspek | SPF | PA | 
| Kepanjangan | Sun Protection Factor | Protection Grade of UVA | 
| Fokus perlindungan | Terutama terhadap UVB dan efek kemerahan akibat paparan UV | Perlindungan terhadap UVA | 
| Penanda pada kemasan | Angka, misalnya SPF 30 atau SPF 50 | Tanda plus, misalnya PA+, PA++, PA+++, PA++++ | 
| Cara membaca | Angka lebih tinggi menunjukkan tingkat perlindungan SPF yang lebih tinggi dalam pengujian standar | Semakin banyak tanda plus, semakin tinggi kategori perlindungan UVA dalam sistem PA | 
| Hal yang tidak ditunjukkan | Tidak langsung menentukan berapa jam sunscreen akan tetap efektif pada kulit | Tidak menunjukkan lama waktu sunscreen bertahan di kulit |

SPF dan PA bukan dua produk berbeda. Keduanya merupakan indikator perlindungan yang
dapat tercantum pada satu produk sunscreen. Jika kemasan hanya menampilkan SPF tanpa
informasi perlindungan UVA yang jelas, jangan menganggap angka SPF tersebut otomatis
menjamin tingkat perlindungan UVA yang tinggi.

## Apa Itu SPF dan Bagaimana Cara Membaca Angkanya?

![](https://evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/2026/10/Sunscreen-Eva-Mulia-Clinic-
2.jpg-1024x572.jpg)

SPF adalah singkatan dari _Sun Protection Factor_. Nilainya ditentukan melalui pengujian
yang mengukur perlindungan sunscreen terhadap respons kulit terhadap radiasi ultraviolet,
terutama kemerahan akibat paparan UV.

Angka SPF bukan berarti sunscreen akan melindungi kulit selama jumlah jam yang sama
dengan angka pada kemasan. Misalnya, SPF 30 tidak menjamin kulit terlindungi selama
30 jam atau bahkan selama 30 kali durasi aman seseorang berada di bawah matahari.
Efektivitas nyata dipengaruhi jumlah produk yang diaplikasikan, keringat, air, gesekan,
dan kondisi paparan.

Untuk memahami skala SPF, berikut gambaran tingkat penyaringan UVB yang sering digunakan
sebagai ilustrasi ketika sunscreen diaplikasikan dengan jumlah sesuai pengujian.

### Perbandingan SPF dan perkiraan penyaringan UVB

| Label SPF | Perkiraan UVB yang disaring | Perkiraan UVB yang masih diteruskan | 
| SPF 15 | Sekitar 93% | Sekitar 7% | 
| SPF 30 | Sekitar 97% | Sekitar 3% | 
| SPF 50 | Sekitar 98% | Sekitar 2% |

_Catatan: Persentase tersebut merupakan perkiraan dalam kondisi pengujian standar,
bukan jaminan perlindungan aktual pada setiap pemakaian. Nilainya tidak boleh digunakan
untuk menghitung lama waktu aman berada di bawah matahari._

Menurut penjelasan [Alodokter tentang perbedaan SPF dan PA dalam tabir surya](https://www.alodokter.com/kenali-perbedaan-spf-dan-pa-dalam-tabir-surya),
angka SPF yang lebih tinggi memberikan tingkat perlindungan UVB yang lebih tinggi,
tetapi perlindungan tetap bergantung pada penggunaan sunscreen dengan benar.

Bagi penggunaan sehari-hari, sunscreen dengan SPF 30 atau lebih merupakan pilihan
yang umum direkomendasikan. Jika kamu banyak beraktivitas di luar ruangan, pemilihan
SPF lebih tinggi dapat dipertimbangkan bersama perlindungan UVA, ketahanan produk
terhadap air jika diperlukan, dan pemakaian ulang yang tepat.

## Apa Itu PA dan Apa Arti Tanda Plus pada Sunscreen?

PA merupakan singkatan dari _Protection Grade of UVA_. Sistem ini digunakan pada
sejumlah produk sunscreen, terutama yang mengikuti sistem pelabelan Asia, untuk 
menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVA.

UVA dapat berkontribusi terhadap penuaan kulit akibat matahari, perubahan pigmentasi,
dan kerusakan kulit jangka panjang. Karena efeknya tidak selalu ditandai dengan 
kulit terbakar secara langsung, perlindungan UVA tetap penting meskipun kamu tidak
mengalami kemerahan setelah beraktivitas di luar ruangan.

Berikut cara membaca tanda plus pada label PA.

| Label PA | Makna umum | 
| PA+ | Tingkat perlindungan UVA dasar dalam sistem PA | 
| PA++ | Tingkat perlindungan UVA lebih tinggi daripada PA+ | 
| PA+++ | Tingkat perlindungan UVA lebih tinggi daripada PA++ | 
| PA++++ | Kategori perlindungan UVA tertinggi dalam skala empat tanda plus yang umum digunakan |

Tanda plus pada PA menunjukkan kategori perlindungan, bukan jumlah jam sunscreen
bertahan. PA++++ juga bukan berarti semua sinar UVA terblokir sepenuhnya.

Perlu diketahui bahwa label perlindungan UVA dapat berbeda menurut standar dan pasar.
Sebagian produk menampilkan PA, sedangkan produk lain menggunakan klaim _broad spectrum_
atau indikator UVA yang mengikuti sistem pengujian berbeda. Karena itu, jangan membandingkan
semua label seolah-olah menggunakan skala yang identik.

## Mengapa Perlindungan UVA dan UVB Sama-Sama Penting?

Sinar ultraviolet dari matahari mencakup UVA dan UVB yang memiliki karakteristik
berbeda. Keduanya berkontribusi terhadap kerusakan kulit, sehingga perlindungan 
tidak sebaiknya hanya berfokus pada satu jenis radiasi.

 * **UVB** berperan besar dalam menyebabkan sunburn atau kulit terbakar. Paparan
   berlebihan juga berkontribusi terhadap risiko kanker kulit.
 * **UVA** dapat menembus lebih dalam ke kulit dan berkontribusi terhadap photoaging,
   yaitu perubahan kulit akibat paparan matahari jangka panjang. UVA juga berperan
   dalam perubahan pigmentasi pada kondisi tertentu.

Karena itulah, memilih sunscreen bukan sekadar mencari angka SPF tertinggi. Sunscreen
dengan perlindungan spektrum luas dapat membantu melindungi kulit dari UVA dan UVB
sekaligus.

Untuk pembahasan yang lebih terperinci, kamu bisa membaca artikel [Broad Spectrum Sunscreen vs yang Biasa: Mana yang Benar-benar Melindungi?](https://evamuliaclinic.com/broad-spectrum-sunscreen-vs-yang-biasa-mana-yang-benar-benar-melindungi/).

## Bagaimana Cara Memilih Sunscreen dengan SPF dan PA yang Tepat?

Tidak ada satu label sunscreen yang wajib digunakan semua orang dalam setiap situasi.
Pemilihan produk sebaiknya mempertimbangkan aktivitas, paparan matahari, kondisi
kulit, serta kenyamanan pemakaian.

### 1. Prioritaskan SPF 30 atau lebih dan perlindungan UVA

Untuk pemakaian sehari-hari, pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan
UVA yang jelas. Kamu bisa mencari label PA+++ atau PA++++ pada produk yang memakai
sistem PA, atau klaim _broad spectrum_ pada produk yang menggunakan sistem pelabelan
tersebut.

Jangan menganggap bahwa SPF 50 selalu memiliki perlindungan UVA lebih tinggi daripada
SPF 30. Kedua indikator perlu dibaca sesuai fungsinya.

### 2. Sesuaikan dengan kegiatan sehari-hari

Jika kamu bekerja di dalam ruangan dan hanya sesekali keluar, kebutuhan praktisnya
mungkin berbeda dari orang yang beraktivitas di luar ruangan selama berjam-jam.

Untuk berenang, olahraga, atau kegiatan yang menimbulkan banyak keringat, perhatikan
klaim ketahanan terhadap air dan petunjuk pemakaian ulang pada kemasan. Tidak ada
sunscreen yang sepenuhnya tahan terhadap semua kondisi tanpa perlu diaplikasikan
kembali.

### 3. Perhatikan tekstur dan kenyamanan

Sunscreen yang terasa ringan, tidak terlalu lengket, serta sesuai dengan kondisi
kulit lebih mungkin digunakan secara konsisten.

Kulit berminyak mungkin lebih nyaman menggunakan tekstur gel atau fluid, sedangkan
kulit kering dapat memilih formula dengan komponen pelembap. Namun, tekstur bukan
penentu tunggal tingkat perlindungan. Angka SPF dan indikator UVA tetap perlu diperhatikan.

### 4. Pastikan jumlah pemakaian memadai

Angka SPF pada kemasan didasarkan pada pengujian dengan jumlah aplikasi tertentu.
Jika sunscreen dipakai terlalu tipis, tingkat perlindungan yang didapat bisa lebih
rendah daripada nilai yang tercantum.

Aplikasikan secara merata ke area yang terpapar matahari, termasuk telinga, leher,
dan bagian lain yang sering terlewat. Untuk panduan jumlah pemakaian, baca [takaran sunscreen untuk wajah agar perlindungannya lebih optimal](https://evamuliaclinic.com/takaran-sunscreen-untuk-wajah-berapa-banyak-yang-harus-digunakan-agar-kulit-terlindungi-maksimal/).

### 5. Ulangi pemakaian sesuai kebutuhan

Sunscreen umumnya perlu diaplikasikan ulang sekitar setiap dua jam ketika berada
di luar ruangan, serta setelah berenang, berkeringat banyak, atau mengeringkan kulit
dengan handuk, sesuai petunjuk produk.

Pemakaian ulang bukan berarti angka SPF atau PA berubah. Tujuannya mempertahankan
lapisan perlindungan ketika produk dapat berkurang akibat aktivitas dan paparan 
lingkungan.

## Kesalahan Membaca Label SPF dan PA yang Perlu Dihindari

Ada beberapa anggapan yang dapat membuat penggunaan sunscreen kurang tepat.

## Kesalahan Membaca Label SPF dan PA yang Perlu Dihindari

Beberapa kesalahpahaman saat membaca label sunscreen dapat membuat perlindungan 
kulit kurang optimal. Memahami fungsi SPF dan PA membantu kamu memilih produk sekaligus
menggunakannya dengan benar.

 * **Menganggap SPF menunjukkan durasi perlindungan secara langsung.**
   Angka SPF
   merupakan indikator perlindungan terhadap efek radiasi UV, terutama UVB, berdasarkan
   pengujian standar. SPF 30 bukan berarti sunscreen melindungi kulit selama 30 
   jam atau menjamin kulit aman dari paparan matahari selama durasi tertentu.
 * **Mengira SPF tinggi otomatis berarti perlindungan UVA juga tinggi.**
   SPF dan
   PA menunjukkan aspek perlindungan yang berbeda. Karena itu, perhatikan juga indikator
   perlindungan UVA, seperti PA atau klaim _broad spectrum_ sesuai standar pelabelan
   produk.
 * **Memilih PA tertinggi tetapi menggunakan sunscreen terlalu sedikit.**
   Tingkat
   perlindungan pada kemasan didasarkan pada jumlah aplikasi saat pengujian. Jika
   produk digunakan terlalu tipis atau tidak merata, perlindungan aktual dapat lebih
   rendah daripada nilai yang tercantum.
 * **Hanya menggunakan sunscreen saat matahari terik.**
   Paparan UV tetap dapat terjadi
   ketika cuaca berawan dan selama aktivitas harian di luar ruangan. Sesuaikan penggunaan
   sunscreen dengan aktivitas, tingkat paparan, serta petunjuk pemakaian produk.
 * **Mengandalkan sunscreen sebagai satu-satunya perlindungan.**
   Topi, pakaian pelindung,
   kacamata hitam, dan berteduh ketika paparan matahari tinggi dapat membantu melengkapi
   perlindungan kulit.

## Kesimpulan

SPF dan PA memiliki fungsi berbeda yang saling melengkapi dalam perlindungan kulit
dari sinar ultraviolet. SPF menunjukkan tingkat perlindungan terhadap efek UV, terutama
UVB, sedangkan PA menunjukkan kategori perlindungan terhadap UVA. Keduanya perlu
diperhatikan saat memilih sunscreen, karena angka SPF yang tinggi tidak otomatis
berarti perlindungan UVA-nya sama tinggi.

Untuk penggunaan sehari-hari, pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan
UVA yang jelas. Pastikan produk diaplikasikan secara merata dalam jumlah yang cukup,
kemudian ulangi pemakaian sesuai kebutuhan dan petunjuk pada kemasan.

Eva Mulia Clinic juga memiliki **[Eva Mulia Advance Sun Protector SPF 50 PA++](https://evamuliaclinic.com/manfaat-dan-cara-menggunakan-eva-mulia-advance-sun-protector-spf-50-pa/)**,
yang mencantumkan perlindungan SPF 50 dan PA++. Kamu bisa mempertimbangkannya sebagai
salah satu pilihan sunscreen dengan memperhatikan kebutuhan kulit dan petunjuk penggunaannya.
Memahami label perlindungan sekaligus menggunakan sunscreen secara konsisten membantu
kamu menjaga kulit dari paparan sinar UV dalam rutinitas sehari-hari.
