# Resiko Diet Tinggi Protein

- Link: https://evamuliaclinic.com/resiko-diet-tinggi-protein/
- Published: 2020-05-20T18:40:00+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

**[Eva Mulia ](https://evamuliaclinic.com/)– [Klinik Evamulia ](https://evamuliaclinic.com/)–
[Perawatan Wajah ](https://evamuliaclinic.com/article)– [Resiko Diet Tingi Protein ](https://evamuliaclinic.com/resiko-diet-tinggi-protein/)–**
Jika kalian sedang menjalankan pola hidup sehat dengan diet untuk menurunkan berat
badan atau sedang menjalankan program untuk membentuk otot tubuh, waspadalah dengan
diet tinggi protein untuk menurunkan berat badan atau membentuk otot tubuh.

## Apa Itu Diet Tinggi Protein?

Protein adalah zat yang sangat penting serta dibutuhkan oleh tubuh. Zat gizi ini
terdapat hampir diseluruh jaringan tubuh dan menjadi zat pembangun tubuh. Berbagai
peranan penting yang dilakukan protein untuk tubuh seperti:

 * Pembentukan sistem kekebalan tubuh
 * Menunjang pertumbuhan
 * hormon
 * enzim
 * dan beberapa jaringan tubuh lainnya.

![Eva Mulia - Klinik Evamulia - Perawatan Wajah - Resiko Diet Tingi Protein - Jika
kalian sedang menjalankan pola hidup sehat dengan diet untuk menurunkan berat badan
atau sedang menjalankan program untuk membentuk otot tubuh, waspadalah dengan diet
tinggi protein untuk menurunkan berat badan atau membentuk otot tubuh. ](https://
evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/2020/05/Diet-Tinggi-Protein.jpg)

Prinsip diet banyak yang menganjurkan untuk mengkonsumsi protein yang tinggi dan
mengurangi karbohidrat. Selain itu, protein dianggap menahan rasa lapar lebih lama.
Diet tinggi protein biasanya menghabiskan 25% sampai 35% dari total kalori dalam
sehari. Sedangkan tubuh kita hanya membutuhkan sekitar 10% hingga 15% protein dari
total kalori sehari.

Menurut ketentuan Kementrian Kesehatan, kebutuhan protein normal yang harus dipenuhi
seharinya sekitar 62 gram hingga 65 gram untuk pria dan 56 gram hingga 57 gram untuk
wanita usia dewasa, atau sebanyak 0,8 – 1,0 gram per kg berat badan per hari.

## Apakah Diet Tinggi Protein Baik Untuk Kesehatan?

Ada beberapa dampak yang mungkin bisa terjadi atau timbul dari diet tinggi protein.
Akan tetapi, bukan berarti diet tinggi protein ini tidak bisa dilakukan. Kalian 
harus berhati-hati untuk menjalankan diet tinggi protein.

#### Diet Tinggi Protein Dan Kerusakan Ginjal

Meski ada anjuran untuk pasien penyakit ginjal, seperti gagal ginjal untuk mengkonsumsi
protein terlalu banyak, hal ini bukan berarti protein tidak baik untuk dikonsumsi.
Pasien yang sudah mengalami penyakit ginjal memang tidak boleh mengkonsumsi protein
terlalu banyak. Hal ini karena akan memperberat kerja ginjal, yang sebelumnya telah
mengalami kerusakan.

#### Diet Tinggi Protein Dan Kanker

Menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi banyak protein dalam waktu yang lama di 
pertengahan usia dapat menimbulkan resiko kematian karena berbagai sebab sebanyak
74% dan resiko akibat kanker meningkat menjadi 4 kali lebih besar ketimbang orang
yang mengkonsumsi protein yang rendah. Bahkan penelitian mengatakan orang yang mengkonsumsi
protein dalam jumlah sedang memiliki resiko 3 kali lebih besar terkena kanker.

## Bagai Mana Cara Menjalani Diet Tinggi Protein?

Dari banyaknya penelitian yang telah ada di atas, mengatakan diet tinggi protein
tidak memunculkan masalah pada orang yang sehat, tetapi tubuh kalian tetap membutuhkan
zat gizi lainnya untuk menunjang kesehatan tubuh. Jika kalain melakukan diet tinggi
protein dengan mengganti seluruh jumlah karbohidrat dengan protein, maka hal ini
akan berbahaya untuk tubuh.

Hal ini karena dapat menyebabkan ketosis, di mana tubuh lemah gula dalam tubuh yang
biasa digunakan sebagai sumber energi dan memecah lemak sebagai pengganti bahan 
bakar. Proses ini akan menghasilkan zat keton dalam darah yang bisa berbahaya untuk
kesehatan.

Makanlah dengan porsi yang cukup dan tetap mengonsumsi beberapa banyak sumber makanan
dalam sehari untuk menghindari Anda kekurangan suatu zat gizi. Selain itu, usahakan
memilih sumber protein yang baik dan rendah lemak, seperti kacang-kacangan, ikan,
daging ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, dan produk susu yang rendah lemak.

 * [Menghilangkan Bau Mulut](https://evamuliaclinic.com/menghilangkan-bau-mulut-saat-puasa/)
 * [Cara Menghilangkan Bercak Coklat](https://evamuliaclinic.com/cara-menghilangkan-bercak-coklat-di-wajah/)
 * [Obat Herbal Kanker Serviks](https://evamuliaclinic.com/obat-herbal-untuk-kanker-serviks/)
 * [Cara Memutihkan Gigi](https://evamuliaclinic.com/cara-memutihkan-gigi/)
