# Penyebab Skincare Tidak Efektif

- Link: https://evamuliaclinic.com/penyebab-skincare-tidak-efektif/
- Published: 2020-01-13T11:10:52+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

**[Eva mulia clinic](https://evamuliaclinic.com/) – [klinik kecantikan](https://evamuliaclinic.com/)–
Tips perawatan wajah – penyebab [skincare tidak efektif](https://evamuliaclinic.com/penyebab-skincare-tidak-efektif/)–**
Sudah teratur menggunakan deretan skincare dari berbagai kategori tapi belum terlihat
hasilnya? Mungkin masalahnya bukan pada produk kecantikan tersebut, tapi pada bagaimana
cara kalian menggunakannya. Apakah sudah benar?

Sebab jika kalian keliru atau hanya asal pakai skincare, hasilnya tidak akan efektif,
meskipun produk sudah digunakan berbulan-bulan. Berikut ini adalah beberapa penyebab
skincare tidak efektif pada kulit anda.

## Penyebab Skincare Tidak Maksimal

## Belum Teruji Seca Klinis

Penyebab skincare tidak efektif di kulit apabila belum teruji secara klinis. Sebelum
produk kecantikan diedarkan di pasaran, produk harus sudah menjalani uji stabilitas,
keamanan dan juga keampuhan pada kulit manusia.

Sayangnya, beberapa produk skincare terkadang ada yang tidak melalui proses uji 
tersebut. Kebanyakan ini sering terjadi pada produk perawatan kulit wajah yang dijual
bebas tanpa label kemasan dan bahan yang tidak jelas informasinya.

![Eva mulia clinic - klinik kecantikan - Tips perawatan wajah - penyebab skincare
tidak efektif - Sudah teratur menggunakan deretan skincare dari berbagai kategori
tapi belum terlihat hasilnya? Mungkin masalahnya bukan pada produk kecantikan tersebut,
tapi pada bagaimana cara kalian menggunakannya. ](https://evamuliaclinic.com/wp-
content/uploads/2020/01/Penyebab-Skincare-Tidak-Efektif.jpg)

## Bahan Aktif Skincare Kurang Banyak

Dari beberapa studi dokterkulit di Los Angels, penyebab skincare tidak bekerja dengan
baik akibat konsentrasi zat di dalam produk terlalu rendah. Ada beberapa skincare
yang targetnya mencapai lapisan kulit tertentu, namun karena kandungannya terlalu
sedikit, makan zatnya tidak akan bekerja dengan baik di kulit.

Untuk kalia yang mau cari tahu cara melihat kandungan bahan aktif skincare banyak
atau tidak. Kalian harus lihat dulu kandungan bahan aktif atau zat aktif yang ada
di label kemasan. Misalnya produk kecantikan yang mengandung retinol yang bisa menyamarkan
kerutan diwajah.

Jika bahan atau zat retinol tidak ada dalam urutan 5 besar di atas, artinya konsentrasi
zatnya cukup tendah. Namun jika kandungan retinol ada di urutan 1 atau 2 paling 
banyak, anda boleh mencoba produk tersebut untuk mendapatkan khasiat skincare.

 * **Baca juga Cara [Menjaga Kesehatan Kulit](https://evamuliaclinic.com/cara-menjaga-kesehatan-kulit/)**

## Hampir Atau Mau Kadaluarsa

Efek pada produk kecantikan kalian mungkin tidak efektif sebagaimana mestinya diharapkan,
karena produknya sudah kadaluarsa. Jika suatu produk perawatan digunakan pada waktu
6 sampai 12 bulan setelah masa kadaluarsanya, ini bisa membuat khasiatnya jadi kurang
ampuh.

## Salah Dalam Menyimpan Skincare

Menyimpan produk skincare tidak boleh sembarangan, mesti pada suhu kamar yang normal.
Apabila kita menyimpan produk perawatan kulit jelas-jelas di bawah sinar matahari
atau di lokasi yang lembab, skincare bisa hilang fungsinya.

Misalnya, menyimpan skincare di kamar mandi bisa jadi dapat membuat produk itu tidak
bekerja dengan baik. Kamar mandi yang punya shower air panas dapat menyebabkan temperatur
suhu ruangan berubah. Inilah yang dapat merubah efektivitas sejumlah bahan di dalam
skincare.

Contoh lagi misalnya, produk sunscreen yang ditaruh di dalam mobil tidak nyala atau
mati, yang mana suhu di dalamnya panas, bisa jadi tidak lagi ampuh melawan bahaya
sinar UV. Sunscreen yang lama sedang di suhu panas kemungkinan pun dapat mengakibatkan
iritasi kulit sesudah dipakai.

 * **Baca juga [Alergi Sunscreen](https://evamuliaclinic.com/alergi-sunscreen-cara-melindungi-kulit-dari-sinar-uv/),
   Cara Melindungi Kulit Dari Sinar UV**

## Kualitas Produk Yang Buruk

Berdasarkan keterangan dari studi kecantikan, penyebab skincare tidak efektif jika
kualitasnya buruk. Meski begitu, menilai bagus atau tidaknya kualitas sebuah produk
tidak selalu dapat dilihat dari banderol harganya. Skin care yang murah belum tentu
kualitasnya jelek.

Kualitas skincare yang buruk mengacu pada bahan aktif yang tidak banyak kandungannya,
molekul zat di dalam tidak stabil, atau kemasan yang terlalu terbuka. Misalnya, 
kemasan tabung skincare yang terbuka dapat membuat oksigen masuk, mengakibatkan 
penguapan bahan atau zat aktif di dalamnya.
