image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

Eva mulia - Klinik Evamulia - Perawatan Wajah - Kulit Berjerawat Pemicu Depresi - Timbulnya jerawat membuat banyak orang merasa terganggu. Jerawat sering membuat sebagian orang menjadi kurang percaya diri. Akibatnya, tidak jarang banyak orang yang menjadi sangat stres akibat munculnya jerawat di wajah.

Kulit Berjerawat Pemicu Depresi

Eva mulia Klinik Evamulia Perawatan WajahKulit Berjerawat Pemicu Depresi Timbulnya jerawat membuat banyak orang merasa terganggu. Jerawat sering membuat sebagian orang menjadi kurang percaya diri. Akibatnya, tidak jarang banyak orang yang menjadi sangat stres akibat munculnya jerawat di wajah.

Tapi, adakah hubungan antara jerawat dan depresi? Apakah jerawat bisa menjadi pemicu depresi? Hubungan antara jerawat dan depresi sudah lama diteliti, terutama pada remaja. Namun, beberapa ahli menghubungkan munculnya gejala depresi dengan obat-obatan khusus untuk jerawat seperti isotretinoin.

Jerawat Pemicu Depresi

Orang yang mempunyai jerawat biasanya akan mencari berbagai cara untuk menghilangkannya. Jika ia tidak menemukan cara yang tepat, ia pun akan terus memikirkan bagaimana jerawat-jerawat ini berpengaruh dalam kehidupannya sehari-hari. Sehingga, inilah yang bisa menjadi pemicu depresi.

Terutama di masa remaja, penampilan mungkin menjadi hal yang penting. Adanya jerawat sering membuat orang mengolok-olok dan mengundang kecemasan tersendiri baginya tentang penilaian orang lain. Jika dibiarkan terlalu lama, jerawat yang tadinya merupakan masalah kulit bisa berkembang jadi pemicu depresi, yang merupakan sebuah masalah kesehatan mental.

Depresi Memicu Munculnya Jerawat

Hubungan antara jerawat dan depresi sebenarnya seperti sebuah siklus. Jerawat bisa menjadi pemicu depresi, dan sebaliknya jerawat juga bisa bermunculan sebagai komplikasi dari depresi. Bahkan depresi dapat memperparah kondisi jerawat Anda. Ini karena orang depresi mungkin lebih jarang merawat diri sendiri, apalagi melakukan perawatan yang menyeluruh untuk kulit wajah.

Orang yang mempunyai jerawat sangat rentan mengalami gejala depresi seperti sering menangis, sulit tidur, mood mudah berubah, tidak berenergi, menarik diri dari kehidupan sosial, dan sering mengalami masalah di sekolah atau kantor. Jika Anda mengalami hal-hal tersebut, maka Anda harus hati-hati bahwa mungkin Anda sedang mengalami gejala depresi yang disebabkan kondisi jerawat Anda.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa depresi adalah sebuah penyakit mental yang cukup rumit. Penyebabnya tidak bisa disederhanakan jadi jerawat saja. Masih banyak faktor lain yang juga berpengaruh terhadap depresi. Seperti punya trauma psikologis, gaya hidup kurang sehat, hormon yang tidak seimbang.

Leave a Reply