# Jenis Makanan Penyebab Jerawat

- Link: https://evamuliaclinic.com/jenis-makanan-penyebab-jerawat/
- Published: 2019-12-23T10:30:00+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

**[Eva Mulia](https://evamuliaclinic.com/) – [Klinik eva mulia](https://evamuliaclinic.com/)–
klinik kecantikan – tips kecantikan – [makanan penyebab jerawat](https://evamuliaclinic.com/jenis-makanan-penyebab-jerawat/)–
penyebab jerawat di wajah –** Penjelasan jerawat adalah dimana kondisi kulit yang
umum terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Banyak faktor yang berperan
dalam kemunculan jerawat, termasuk produksi sebum dan keratin, bakteri, pori tersumbat,
hormon, hingga makanan.

Akan tetapi, hubungan antara makanan dan jerat sempat menjadi kontroversial, tetapi
penelitian baru saja menujukan bahwa pola makanan dapat berperan penting dalam perkembangan
jerawat. Berikut ini adalah beberapa makanan yang mungkin bisa kalian hindari atau
mengurangi dalam mengkonsumsinya untuk meminimalisir timbulnya jerawat.

## Jenis Makanan Penyebab Jerawat

![Eva Mulia - Klinik eva mulia - klinik kecantikan - tips kecantikan - makanan penyebab
jerawat - penyebab jerawat di wajah - Penjelasan jerawat adalah dimana kondisi kulit
yang umum terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Banyak faktor yang berperan
dalam kemunculan jerawat, termasuk produksi sebum dan keratin, bakteri, pori tersumbat,
hormon, hingga makanan](https://evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/2019/12/makanan-
penyebab-jerawat.jpg)

## Makanan Cepat Saji

Jerawat paling berhubungan dengan makanan cepat saji yang kaya kalori, lemak, dan
karbohidrat olahan. Makanan cepat saji, seperti burger, nugget, hot dog, kentang
goreng, soda, dan milkshake, adalah makanan yang dapat menambah risiko jerawat. 
Satu studi terhadap lebih dari 5.000 remaja dan dewasa membuktikan bahwa diet tinggi
lemak dikaitkan dengan penambahan risiko 43% munculnya jerawat.

Makan makanan cepat saji secara teratur menambah risiko sebesar 17 persen. Sebuah
studi terpisah di Turki membuktikan bahwa sering mengkonsumsi burger atau sosis 
dikaitkan dengan penambahan 24% risiko terpapar jerawat. Tidak jelas mengapa makanan
cepat saji dapat menambah risiko mengembangkan jerawat, tetapi sejumlah peneliti
menggagas bahwa hal tersebut dapat merangsang gen dan mengolah kadar hormon dengan
cara mempromosikan pengembangan jerawat.

## Gula Halus Dan Gandum

Orang dengan jerawat ingin mengonsumsi lebih banyak karbohidrat olahan serta gula
berlebih daripada orang dengan sedikit atau tanpa jerawat. Makanan yang kaya karbohidrat
olahan serta minuman tinggi gula meliputi: –

 * Roti, kerupuk, sereal atau makanan penutup yang diciptakan dengan tepung putih.
 * Pasta diciptakan dengan tepung putih.
 * Nasi putih dan mie beras.
 * Soda dan minuman manis lainnya.
 * Pemanis seperti gula tebu, sirup maple, madu dengan gabungan pemanis.

Karbohidrat olahan diserap dengan cepat ke dalam aliran darah, yang dengan cepat
menambah kadar gula darah. Ketika gula darah naik, kadar insulin pun naik untuk 
menolong memindahkan gula darah keluar dari aliran darah dan masuk ke dalam sel 
Anda. Namun, kadar insulin yang tinggi tidak baik untuk mereka yang berjerawat.

Insulin menciptakan hormon androgen lebih aktif dan meningkatkan insulin 1 (IGF-
1). Ini berkontribusi pada pertumbuhan jerawat dengan menciptakan sel-sel kulit 
tumbuh lebih cepat dan dengan menambah produksi sebum.

## Jenis Susu

Banyak penelitian telah menemukan hubungan antara produk susu dan tingkat keparahan
jerawat pada remaja. Dua penelitian pun menemukan bahwa orang dewasa muda yang secara
teratur mengonsumsi susu atau es krim empat kali mungkin lebih menderita jerawat.
Namun, studi yang dilaksanakan sejauh ini belum berkualitas tinggi. Penelitian sampai
ketika ini difokuskan khususnya pada remaja dan dewasa muda menunjukkan korelasi
antara susu dan jerawat, bukan hubungan karena akibat.

Susu diketahui menambah kadar insulin, terlepas dari pengaruhnya terhadap gula darah,
yang bisa memperburuk keparahan jerawat. Susu sapi pun berisi asam amino yang memicu
hati untuk menghasilkan lebih banyak IGF-1, yang sudah dikaitkan dengan pengembangan
jerawat. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk menilai apakah terdapat jumlah
atau jenis susu tertentu yang bisa memperburuk jerawat.

## Makanan Kaya Lemak Omega 6

Makanan Diet yang berisi sebagian besar asam lemak omega-6, sudah dikaitkan dengan
penambahan tingkat peradangan dan jerawat. Ini mungkin sebabkan diet ini mengkonsumsi
jagung dan minyak kedelai, yang kaya akan lemak omega-6, dan sejumlah makanan yang
berisi lemak omega-3, seperti ikan dan kacang walnut.

Ketidak seimbangan asam lemak omega-6 dan omega-3 ini mendorong tubuh ke situasi
peradangan, yang bisa memperburuk keadaan jerawat. Sebaliknya, suplemen dengan asam
lemak omega-3 dapat meminimalisir tingkat peradangan dan sudah terbukti meminimalisir
tingkat keparahan jerawat. Sementara hubungan antara asam lemak omega-6 dan jerawat
menjanjikan, belum ada riset terkontrol secara acak mengenai topik ini, dan dibutuhkan
lebih banyak penelitian.

Baca juga beberapa tips kecantikan untuk tubuh dan kulit seperti [Makanan Dengan Kolagen Alami](https://evamuliaclinic.com/makanan-dengan-kolagen-alami/)
atau [Manfaat Mengkudu Untuk Kecantikan Kulit](https://evamuliaclinic.com/manfaat-mengkudu-untuk-kecantikan-kulit/).

**Baca juga:** [Apa Penyebab Jerawat Membengkak dan Sakit?](https://evamuliaclinic.com/penyebab-jerawat-meradang-bengkak-nyeri-bernanah/)
