# Jenis Alkohol Denat yang Baik dan Buruk Pada Produk Skincare

- Link: https://evamuliaclinic.com/jenis-alkohol-denat-yang-baik-dan-buruk-pada-produk-skincare/
- Published: 2021-05-19T09:22:00+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

[Evamulia ](https://evamuliaclinic.com/)– [Perawatan Kulit](https://evamuliaclinic.com/shop/)–
Jenis Alkohol Denat – Pastinya kamu pernah mendengar jika kandungan alkohol pada
skincare tidak baik bagi kulit. Pasalnya kandungan tersebut dapat membuat kulit 
menjadi kering, iritasi, bahkan kasar, apalagi jika digunakan setiap hari.

Tetapi tidak semua alkohol buruk, terdapat beberapa jenis alkohol yang justru baik
bagi kesehatan kulit. Kandungan alkohol denat sangat berguna untuk meningkatkan 
produk _skincare_ serta menjaga kelembaban kulit.

“Meskipun alkohol sebenarnya tidak perlu benar-benar dihindari, tetapi akan sangat
penting bagi kita untuk mengetahui mengapa alkohol didalam formula tersebut, serta
apa saja manfaat yang diberikan dengan tingkat konsentrasinya yang tinggi” ujar 
Dr. Estee William, asisten profesor dermatologi di Mount Medical School.

Agar tidak salah lagi, maka simak berikut ini perbedaan alkohol baik dan alkohol
buruk pada _skincare_.

## Jenis Alkohol Denat yang Baik dan Buruk Pada Produk Skincare

![Jenis Alkohol Denat](https://evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/2021/05/alokohol-
denat-ct.jpg)

Alkohol denat yang baik ini dikenal juga dengan _fatty alcohol _alias alkohol berlemak.
Jenis alkohol baik ini tidak mengiritasi serta sangat bermanfaat bagi kulit, termasuk
kulit kering dan sensitif. Berikut ini jenis alkohol denat yang baik untuk kulit.

 * Cetearyl alcohol
 * Glycol
 * Cetyl alcohol
 * C12-16
 * Stearyl alcohol
 * Myristyl alcohol
 * Lauryl alcohol

Jenis-jenis alkohol diatas diambil dari lemak alami serta minyak, biasanya dari 
kelapa. Beberapa jenis diatas bisa melembabkan kulit kering, memperbaiki tekstur
kulit, serta membantu bahan-bahan _skincare_ lain meresap lebih baik ke kulit.

Disamping alkohol yang baik untuk _skincare _terdapat juga alkohol yang buruk. Alkohol
yang buruk terdapat pada produk _skincare_ yang dapat memberikan sensasi kering 
di wajah, menghilangkan minyak serta terasa ringan. Oleh karena itu, banyak yang
menyukai jenis alkohol ini terutama yang memiliki kulit berminyak.

Tetapi manfaatnya tersebut hanya sementara, lalu malah memberikan dampak negatif
yang dapat berlangsung lama. Berikut beberapa jenis alkohol yang buruk diantaranya:

 * SD alcohol (40)
 * Denatured alcohol
 * Isopropyl alcohol
 * Ethanol
 * Methanol
 * Benzyl alcohol

Jika kamu menemukan beberapa bahan tersebut pada produk _skincare_, lebih baik tidak
usah dibeli. Pasalnya jenis alkohol ini banyak digunakan pada _toner_ dan pelembab
gel.

Beberapa jenis alkohol diatas dapat menghilangkan minyak alami kulit serta berbahaya
bagi lapisan pelindung kulit. “Alkohol-alkohol tersebut dapat membuat pori-pori 
semakin membesar serta meningkatkan produksi minyak” ujar Dr. Maryam Zamani, MD,
dokter ahli kecantikan sekaligus pendiri MZ Skin. “Ethanol pada toner dapat membuat
kulit sensitif menjadi kering. Semakin tinggi kandungan alkoholnya, maka akan semakin
kuat dampaknya pada kulit.

Namun terkadang jenis alkohol tersebut baik untuk beberapa kondisi, misalnya dalam
mengatasi jerawat yang  membande.

“Tidak akan masalah apabila menggunakannya untuk perawatan jerawat, karena tujuannya
untuk membuat infeksi jerawat tersebut menjadi kering. Alkhojol juga digunakan untuk
mengurangi minyak berlebih pada kulit sebelum ahli perawatan kulit mengaplikasikan
_chemical peel_. Hal tersebut sangat berguna untuk memastikan _peel_ masuk kedalam
lapisan kulit secara mendalam” ujar Renée Rouleau ahli kecantikan selebriti.

#### Alkohol Denat yang Baik untuk Jerawat

Menggosok alkohol hanyalah salah satu dari banyak pengobatan rumahan yang banyak
dibahas di internet untuk mengatasi jerawat. Nah, sebelum kamu meraih alkohol gosok
dari lemari obat, akan lebih baik untuk memahami terlebih dahulu ilmu dibalik ramuan
ini.

Isopropyl merupakan istilah teknis untuk alkohl denat. Ini relatif murah serta tersedia
di toko obat tanpa resep, biasanya terletak di lorong pertolongan pertama. Sebagian
besar alkohol gosok yang dijual bebas mengandung 70% isopropil, sisanya terdiri 
dari air atau minyak.

Alkohol gosok dikatakan dapat melawan bakteri serta mikroba berbahaya lainnya. Efeknya
tersebut dapat membuat alkohol denat gosok dan beberapa alkohol penting untuk membersihkan
luka dan mendisinfeksi permukaan. Selain itu, alkohol juga merupakan bahan utama
dalam banyak produk pembersih tangan. Tetapi potensinya hanyalah salah satu dari
kunci untuk memahami alkohl denat gosok.

Ketika alkohol denat bersentuhan dengan kulit kita, maka ia mendisinfeksi dengan
menghancurkan bakteri. Ini mencakup semua jenis, tidak hanya yang berbahanya. Alkohol
juga akan menguap dengan cepat, yang menjadikan zat ini sangat ideal untuk persiapan
injeksi dan penggunaan medis lainnya.

Secara teori, efek antibakteri dan antimikroba dari alkohol gosok dapat membantu
untuk pengobatan jerawat. Hal ini terutama terjadi pada jerawat inflamasi yang sering
kali disebabkan oleh bakteri P. Acnes. Jerawat inflamasi terdiri dari nodul, papula,
serta pustula dan kista yang sulit untuk disembuhkan.

Kemungkinan alkohol denat gosok tidak akan bekerja dengan cara yang sama untuk jerawat
yang tidak meradang. Pasalnya, jenis jerawat ini tidak disebabkan oleh bakteri dan
organisme lain. Komedo dan komedo putih disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat.
Tetapi efek dari pengeringan alkohol dapat mengeringkan sel kulit mati yang secara
teori dapat mengurangi timbulnya pori-pori tersumbat.

Sisi negatif lain dari penggunaan bahan disinfektan yang kuat seperti alkohol gosok
untuk jerawat adalah hanya terdapat sedikit bukti ilmiah yang mendukung metode tersebut.
Penelitian pada manusia diperlukan untuk menilai dengan benar efek alkohol gosok
untuk menentukan apakah in merupakan bentuk perawatan jerawat yang bermanfaat.

Menurut jurnal yang diterbitkan dalam International Jurnal of Women’s Dermatology,
mengenai perawatan untuk wanita dewasa dengan acne vulgari mencatat berbagai bahan
aktif OTC dan resep yang bermanfaat untuk jerawat seperti Benzoyl Peroxide. Ulasan
tersebut juga melihat minyak esensial seperti jojoba dan kayu putih. Tetapi tidak
disebutkan alkohol gosok saja sebagai pengobatan jerawat yang cukup efektif.

Jadi sebelum mengguakan alkohol gosok pada wajah pastikan kamu telah memilih alkohol
denat isopropil yang tidak lebih dari 70% etanol. Meskipun tersedia di toko obat
dalam formula alkohol 90%, tetapi ini terlalu kuat untuk kulit kita serta sama sekali
tidak perlu.

Idealnya kamu harus memulai dengan persentasi yang lebih rendah untuk melihat apakah
berhasil tanpa membuat kulit terlalu kering.

#### Perlukah Menghindari Semua Jenis Alkohol

Mungkin kamu masih ragu dengan kandungan alkohol denat pada skincare serta memutuskan
untuk menghindari semua jenis alkohol. Tetapi, apakah tindakan tersebut diperlukan?
Tentunya Tidak.

“Jika kamu menghindari semua jenis alkohol, kamu akan kehilangan berbagai manfaat
dari alkohol-alkohol yang baik untuk kulit” Ujar Goesoel Ansin, MD, FACS.

Berarti, mulai sekarang kamu tidak perlu taku dengan semua jenis alkohol pada produk
_skincare_. Yang harus kamu lakukan adalah rajin membaca komposisi pada setiap produk.
Hindari yang mengandung alkohol yang berbahaya serta gunakan produk dengan alkohol
baik.
