# Ini Dia Jenis Bakteri yang Bisa Hidup di Kulit Anda

- Link: https://evamuliaclinic.com/ini-dia-jenis-bakteri-yang-bisa-hidup-di-kulit-anda/
- Published: 2019-08-01T14:28:13+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

Tahukan Anda bahwa kulit merupakan salah satu tempat favorit untuk tumbuhnya bakteri.
Bakteri tersebut bisa menyebabkan masalah kulit jika kita tidak segera tangani. 
Lantas apa saja jenis bakteri kulit yang bisa tumbuh?

## Mengenal Kulit Lebih Dalam

Kulit merupakan organ manusia terbesar dan terluas dibandingkan dengan organ lain
di dalam tubuh. Bahkan luas permukaannya bisa mencapai kurang lebih 6-7 m2. Fungsi
utama kulit manusia yaitu untuk melindungi manusia dari berbagai paparan lingkungan
luar seperti bakteri, virus, menjaga suhu tubuh. Pada dasarnya, kulit manusia terbagi
menjadi tiga lapisan, antara lain:

 * Lapisan epidermis : Lapisan terluar dari kulit yang membentuk warna kulit kita.
 * Lapisan dermis : Lapisan yang terletak di bawah lapisan epidermis dan terdiri
   dari berbagai jaringan ikat, kelenjar keringat, serta akar bulu-bulu halus.
 * Lapisan dalam jaringan subkutan atau hipodermis, yang terdiri dari jaringan ikat
   dan timbunan lemak.

Karena kulit berada dilapisan paling luar tubuh, maka kulit jadi sering terpapar
berbagai zat asing yang bisa menginfeksi tubuh. Lapisan epidermis dalam kulit menjadi
penghalang fisik yang tangguh dan mampu menolak bakteri serta berbagai racun yang
bisa menginfeksi tubuh.

## Penyebab Bakteri Kulit Menimbulkan Penyakit Kulit

![penyakit kulit akibat bakteri kulit](https://evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/
2019/08/penyakit-kulit-akibat-bakteri-kulit-1.jpg)

Bakteri merupakan makhluk hidup yang berukuran mikroskopis yang bisa hidup dimana
saja dan mempunyai banyak jenisnya. Sementara tubuh manusia menjadi tempat hidup
bakteri alami yang baik dan cocok untuk pertumbuhannya. Namun ternyata ada beberapa
faktor yang bisa mempengaruhi pertumbuhan, jumlah, dan jenis dari bakteri kulit,
yakni:

#### 1. Lokasi Tumbunya Bakteri di Kulit

Ada beberapa bakteri yang bisa bertahan hidup jika berada di lingkungan yang lembab.
Sementara, kulit di tubuh manusia mempunyai kelembapan yang berbeda-beda. Biasanya,
jumlah bakteri cukup sedikit pada bagian-bagian yang sering mengeluarkan minyak.
Seperti di dahi, belakang telinga, dan disekitar hitung. Jenis bakteri yang sering
tumbuh di bagian tersebut adalah propionibacterium spp.

Sedangkan jenis bakteri yang tumbuh di bagian lembab adalah _Corynecbaterium spp_
dan _Staphylococcus. _Bakteri jenis ini banyak ditemukan disekitar pusar, ketiak,
pangkal paha, lipatan antara paha dengan bokong, bagian belakang lutut dan lain 
sebagainya. Jika jumlahnya terlalu banyak kedua jenis bakteri ini dapat menimbulkan
infeksi dan menimbulkan penyakit kulit.

Dan untuk bagian kulit yang cenderung kering, seperti dibagian lengan tangan. Bakteri
ini menjadi tempat yang paling banyak ditumbuhi berbagai jenis bakteri seperti _Actiobacteria,
proteobacteria, firmicutes_, dan _bacteriodetes_. Bakteri-bakteri tersebut merupakan
bakteri yang tidak terlalu tahan dengan perubahan kondisi sekitar, sehingga mudah
mati dan berhenti berkembang.

#### 2. Pertumbuhan Bakteri Bersifat Sementara

Tumbuhnya bakteri tergantung waktu dan memiliki tingkat konsistensi tertentu. Terutama
pada bagian yang hanya ditumbuhi oleh satu atau beberapa jenis bakteri seperti dibagian
telinga dan hidung. Sedangkan bagian kulit yang ditumbuhi banyak jenis bakteri disebabkan
karena tingkat kestabilannya kurang dan terkadang kumpulan bakteri tersebut mudah
mati. Misalnya pada tumit kaki, lengan, jari-jari kaki dan tangan.

#### 3. Jenis Bakteri di Kulit Setiap Orang Berbeda

Jenis dan jumlah bakteri bisa muncul pada permukaan kulit tergantung dari sifat 
permukaan kulit serta kelembapannya. Ada jenis bakteri yang dapat bertahan hidup
pada kondisi yang lembab serta sebaliknya. Selain itu, setiap orang juga memiliki
jenis dan jumlah bakteri kulit yang berbeda-beda. Beberapa kelompok yang selalu 
mencuci tangan memiliki bakteri sekitar 13% sedangkan kelompok satunya lagi yang
jarang mencuci tangan bisa mencapai 68,1% bakteri tumbuh di tangannya.

Baca juga:

#### 4. Penyakit Kulit Akibat Bakteri Kulit

Jenis bakteri seperti _brevibacterium_, _acinobacter_ dan _corynebacterium. _tidak
terlalu berbahaya bagi tubuh. Tetapi jenis bakteri lainnya bisa berbahaya karena
memasuki lapisan kulit tubuh, merusak kulit bahkan bisa menyebabkan penyakit kulit.
Biasanya bakteri yang menyebabkan infeksi kulit adalah bakteri gram positif, seperti
_stapylococcus _dan _streptococcus_. Berikut adalah penyakit yang mungkin timbul
jika terinfeksi bakteri kulit:

 1. Selulitis merupakan penyakit kulit yang bisa menimbulkan kemerahan, rasa sakit,
    dan hangat ketika disentuh. Biasanya penyakit ini bisa terjadi di kaki. Namun bisa
    juga dialami di berbagai area kulit lainnya.
 2. Folikulitis adalah infeksi folikel rambut yang membuat kulit kepala menjadi merah,
    bengkak kecil seperti jerawat. Kondisi seperti ini tidak dianjurkan untuk berendam
    di kolam renang atau di air panas. Karena ini akan memperparah keadaan. Folikulitis
    ini disebabkan oleh infeksi bakteri _S.aureus_ dan _Pseudomans aeroginosa_.
 3. Impetigo merupakan bintik-bintik merah yang biasanya dialami oleh anak-anak prasekolah
    pada bagian muka, bagian tangan atau kaki. Impetigo disebabkan oleh bakteri _S.
    aureus_ dan _S.pyogenes_.
 4. Bisul merupakan infeksi kulit bagian dalam yang diakibatkan oleh infeksi pada folikel
    rambut/bulu. Munculnya bisul biasanya berwarna merah, bengkak kecil, dan mengandung
    nanah. Penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri ini bisa ditangani 
    dengan obat antibiotik oral maupun obat oles.

Baca juga: [Mengenal Surfaktan dalam Produk Kecantikan yang Perlu Anda Ketahui](https://evamuliaclinic.com/surfaktan-dalam-produk-kecantikan/)
