# 5 Hal yang Perlu Anda ketahui Sebelum Menggunakan Essential Oil untuk Wajah

- Link: https://evamuliaclinic.com/hal-yang-perlu-anda-ketahui-sebelum-menggunakan-essential-oil-untuk-wajah/
- Published: 2019-09-27T14:39:25+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

[Eva Mulia](https://evamuliaclinic.com/) – Essensial oil dikenal sebagai bahan alami
yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Dalam menggunakan essential
oil Anda harus memperhatikan  berbagai hal agar tidak menimbulkan masalah pada tubuh
dan kulit. Sebelum menggunakan essential oil sebaiknya campurkan minyak essensial
dengan _carrier oil _atau minyak pelarut. Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui
seputar essential oil dalam perawatan sehari-hari.

## Hal yang Perlu di Perhatikan Sebelum Menggunakan Essential Oil

![essential oil untuk wajah](https://evamuliaclinic.com/wp-content/uploads/2019/
09/hal-yang-harus-diperhatikan-essential-oil-untuk-wajah.jpg)

### **Esential Oil Mempunyai Konsentrasi Tinggi**

Sebenarnya essential oil bukanlah minyak sungguhan. Minyak ini bisa di dapatkan 
dari berbagai tumbuhan, baik dari daun, batang, biji/buah serta bunga yang memiliki
kandungan dengan konsentrasi tinggi. Penggunaan kata oil digunakan karena teksturnya
yang mirip seperti minyak, meskipun minyak esensial tidak mengandung asam lemak 
layaknya sebuah minyak. Untuk mendapatkan 1 pon minyak esensial mawar dibutuhkan
antara 5.000-10.000 pon kelopak mawar.

### **Aplikasikan Sesuai Takaran**

Mengingat essential oil mempunyai konsentrasi tinggi, maka takaran dalam penggunaannya
juga harus disesuaikan. Hindari menggunakan essential oil secara berlebihan. Hal
ini dilakukan agar Anda tidak mengalami alergi, ruam, dan rasa gatal. Apalagi jika
dihirup secara berlebihan, maka akan menimbulkan rasa mual, pusing bahkan bisa menyebabkan
pingsan. Oleh karena itu, sebaiknya ikuti petunjuk yang disarankan pada tiap kemasan.

Tak hanya itu, perhatikan juga beberapa jenis minyak esensial yang bersifat _photosensitive_,
karena bisa memicu kulit yang terpapar sinar matahari menjadi lebih sensitif dan
mudah mengalami sunburn bahkan hiperpigmentasi.

### **Tidak Semua Essential Oil Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui**

Tidak selamanya menggunakan bahan alami aman dan tidak memiliki efek samping, terutama
jika dikaitkan dengan kondisi tubuh. Bagi para ibu hamil dan menyusui tidak disarankan
untuk menggunakan minyak essential karena bisa memberi pengaruh pada hormon dan 
janin.

Sehingga banyak wanita hamil yang akhirnya tidak menggunakan minyak esensial karena
khawatir dengan kesehatan janin yang dikandung. Mereka hanya memanfaatkan essential
oil sebagai aromatheraphy dibandingkan  menggunakan langsung di bagian tubuh.

Meskipun beberapa essential oil aman untuk ibu hamil pada trisemester pertama. Salah
satunya adalah pepermint essential oil yang dipercaya bisa meningkatkan produksi
ASI bagi para ibu hamil, namun sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter
ahli jika ingin menggunakannya.

Ada beberapa jenis minyak essensial yang harus Anda dihindari ibu hamil seperti 
serai, daun kayu manis, thyme, jinten, _clary sage, rosemary, basil, jasmine, juniper
berry. _Semua jenis minyak tersebut bisa menyebabkan kontraksi, meningkatkan tekanan
darah serta menyebabkan pendarahan pada rahim.

### **Simpan dan Letakkan di Tempat yang Tepat**

Hal lain yang jarang dijelaskan adalah aturan penyimpanannya. Essential oil yang
memiliki kualitas baik biasanya akan ditempatkan pada botol kaca yang berwarna gelap,
ini bertujuan untuk mencegah oksidasi sekaligus menjaga kualitasnya. Hindari menempatkan
essential oil pada kemasan plastik, sebab plastik akan mudah terurai dengan minyak
esensial dan memengaruhi kualitasnya. Selain itu, pastikan juga suhu penyimpanan
tetap stabil dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung.

### **Jauhkan dari Jangkauan Bayi dan Anak-anak**

Selain tempat penyimpanan, hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan essential
oil untuk wajah adalah jauhkan dari jangkauan anak. Jika Anda ingin menggunakan 
minyak esensial dengan cara membakarnya, maka Anda harus menghindari jenis esensial
yang  mengandung 1,8 cineole atau eukaliptol. Kandungan tersebut bisa memperlambat
pernapasan pada bayi. Sebaiknya gunakan jenis minyak essensial seperti  lemongrass,
ylang-ylang dan jasmine yang tergolong aman digunakan untuk anak di bawah usia 2
tahun.

Baca juga: **[Perbedaan Antara Klinik Spesialis Kulit & Kelamin, Klinik Kecantikan dan Salon](https://evamuliaclinic.com/klinik-spesialis-kulit/)**
