Cara Memilih Sabun Jerawat yang Tepat untuk Kulitmu

Eva Mullia Clinic – Cara Memilih Sabun Jerawat – Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang umum dihadapi banyak orang. Munculnya jerawat bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti hormon, stres, dan gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu langkah penting dalam mengatasi jerawat adalah dengan memilih sabun cuci muka yang tepat.

Memilih sabun cuci muka untuk kulit berjerawat memang tidak mudah. Ada banyak produk di pasaran dengan berbagai kandungan dan manfaat yang berbeda-beda. Nah, agar tidak salah pilih, simak beberapa tips berikut ini:

Tips Memilih Sabun Jerawat yang Tepat

sabun wajah

1. Kenali Jenis Kulitmu

Langkah pertama dalam memilih sabun jerawat adalah dengan mengenali jenis kulitmu. Apakah kulitmu berminyak, kering, atau kombinasi?

  • Kulit berminyak:
    • Pilihlah sabun yang mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide untuk membantu mengontrol minyak dan melawan bakteri penyebab jerawat.
    • Kedua bahan aktif ini bekerja dengan cara yang berbeda. Salicylic acid adalah beta hydroxy acid (BHA) yang membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan pori-pori tersumbat. Sedangkan benzoyl peroxide memiliki sifat antibakteri yang efektif membunuh bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes.
    • Perlu diingat, sabun dengan kandungan benzoyl peroxide bisa menyebabkan kulit kering dan iritasi, terutama pada penggunaan awal. Jika kamu memiliki kulit sensitif, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit sebelum menggunakan sabun yang mengandung benzoyl peroxide.
  • Kulit kering:
    • Pilihlah sabun yang lembut dan mengandung pelembap agar kulit tidak semakin kering.
    • Carilah kandungan seperti hyaluronic acid atau glycerin yang membantu menjaga kelembapan kulit.
    • Hindari sabun yang mengandung alkohol, pewangi, dan sulfat karena dapat membuat kulit kering dan iritasi.
  • Kulit kombinasi:
    • Pilihlah sabun yang non-comedogenic dan tidak menyumbat pori-pori.
    • Istilah non-comedogenic berarti produk tersebut diformulasikan untuk tidak menyebabkan komedo.
    • Carilah sabun berlabel oil-free atau non-comedogenic pada kemasannya.
Baca Juga:  Lebih Penting Cream Siang atau Malam? Memahami Kebutuhan Kulit di Waktu Berbeda

2. Perhatikan Kandungan Sabun

Sabun cuci muka untuk kulit berjerawat umumnya mengandung beberapa bahan aktif yang bermanfaat untuk mengatasi jerawat, seperti:

  • Salicylic acid (telah dibahas sebelumnya)
  • Benzoyl peroxide (telah dibahas sebelumnya)
  • Tea tree oil: Memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada jerawat.
  • Tea tree oil bersifat antiseptik yang dapat membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat. Namun, tea tree oil bisa berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit sensitif. Lakukan patch test terlebih dahulu sebelum menggunakan produk yang mengandung tea tree oil.
  • Niacinamide: Membantu mengurangi peradangan dan kemerahan pada jerawat. Niacinamide juga memiliki manfaat untuk membantu memperbaiki kerusakan kulit dan menjaga kesehatan skin barrier.
  • Sulfur: Membantu mengeringkan jerawat dan mengurangi minyak berlebih. Sulfur efektif untuk mengatasi jerawat kecil dan komedo whiteheads. Namun, penggunaan sabun yang mengandung sulfur bisa menimbulkan bau belerang yang menyengat.
  • Alpha hydroxy acids (AHAs): AHAs seperti glycolic acid dan lactic acid dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit tampak lebih cerah. Namun, AHAs bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Jika kamu menggunakan sabun yang mengandung AHA, pastikan untuk selalu menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari.

3. Pilih Sabun dengan Tingkat pH yang Tepat

Tingkat pH yang ideal untuk sabun cuci muka adalah 5,5-6. Sabun dengan tingkat pH yang terlalu tinggi (alkali) atau terlalu rendah (asam) dapat merusak skin barrier (lapisan pelindung kulit) dan membuat kulit kering dan iritasi.

Kebanyakan sabun cuci muka yang diformulasikan khusus untuk kulit berjerawat memiliki tingkat pH yang seimbang. Namun, tidak ada salahnya untuk mengecek label produk untuk memastikan tingkat pH-nya.

Baca Juga:  Buah Yang Bikin Kenyang Tahan Lama

4. Hindari Sabun yang Mengandung Scrub

Scrub dapat mengiritasi kulit yang berjerawat dan memperparah kondisinya. Butiran scrub bisa mengores permukaan kulit dan menyebabkan inflamasi. Pilihlah sabun dengan tekstur gel atau foam yang lebih lembut di kulit.

5. Lakukan Patch Test

Sebelum menggunakan sabun baru, lakukan patch test terlebih dahulu di area kecil di kulitmu, seperti di belakang telinga atau di rahang. Tunggu selama 24 jam untuk melihat apakah ada reaksi alergi, seperti kemerahan, gatal, atau perih. Jika tidak ada reaksi alergi, kamu bisa mulai menggunakan sabun tersebut pada seluruh wajah.

6. Gunakan Sabun Secara Teratur

Gunakan sabun cuci muka dua kali sehari, pagi dan malam. Basahi wajah dengan air hangat terlebih dahulu. Busakan sabun secukupnya di telapak tangan dan aplikasikan pada wajah dengan gerakan memutar lembut. Hindari menggosok wajah terlalu kuat karena bisa menimbulkan iritasi. Bilas wajah dengan air bersih hingga tidak ada sisa sabun tertinggal. Setelah itu, tepuk wajah dengan handuk bersih yang lembut.

7. Konsultasikan dengan Dokter Kulit

Jika jerawatmu parah, atau tidak kunjung membaik setelah mencoba berbagai produk sabun cuci muka, konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter kulit dapat meresepkan obat jerawat yang lebih kuat, seperti retinoid atau antibiotik oral.

Rutinitas Perawatan Kulit untuk Wajah Berjerawat

Selain memilih sabun cuci muka yang tepat, ada beberapa langkah penting lainnya dalam rutinitas perawatan kulit untuk wajah berjerawat:

  • Lakukan pembersihan ganda (double cleansing) di malam hari. Pembersihan ganda efektif untuk mengangkat makeup, sunscreen, dan minyak berlebih dari wajah. Gunakan pembersih berbasis minyak terlebih dahulu untuk melarutkan makeup dan sunscreen. Kemudian dilanjutkan dengan sabun cuci muka yang sesuai dengan jenis kulitmu.
  • Gunakan pelembap wajah yang ringan dan oil-free. Meskipun kulitmu berjerawat, penggunaan pelembap tetap penting untuk menjaga kesehatan skin barrier. Pilihlah pelembap yang berlabel oil-free dan non-comedogenic agar tidak menyumbat pori-pori.
  • Jangan memencet jerawat. Memencet jerawat dapat menyebabkan peradangan dan bekas jerawat yang sulit hilang.
  • Hindari menyentuh wajah terlalu sering. Tangan seringkali kotor dan membawa bakteri yang dapat memperparah jerawat.
  • Kelola stres. Stres dapat memicu munculnya jerawat. Kelola stres dengan cara yang sehat, seperti yoga, meditasi, atau berolahraga secara teratur.
  • Jaga pola makan yang sehat. Konsumsi makanan bergizi seimbang dan batasi konsumsi makanan manis dan olahan.
Baca Juga:  Apa Itu Double Cleanser dan Bagaimana Langkahnya untuk Kulit Bersih?

Kesimpulan

Memilih sabun cuci muka yang tepat untuk kulit berjerawat adalah langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit. Dengan memahami jenis kulitmu dan memilih sabun yang mengandung bahan aktif yang sesuai, kamu dapat mengatasi jerawat secara efektif. Selain itu, jangan lupa untuk melengkapi rutinitas perawatan kulitmu dengan langkah-langkah lain yang disebutkan di atas.