image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

evamuliaclinic - campuran skincare menyebabkan breakout

Campuran Skincare Menyebabkan Breakout Jika Digunakan Secara Bersamaan

Campuran skincare menyebabkan breakout – Banyak orang yang menggunakan berbagai macam skincare tanpa melihat apakah kandungan di masing-masing skin care bisa digunakan secara bersamaan atau tidak. Penting untuk kita ketahui apakah kandungan yang terdapat dalam skincare bisa dicampur pada kandungan skin care lainnya. Karena terkadang ada kandungan dalam skincare yang sebenarnya tidak boleh digunakan bersamaan.

Campuran Skincare Menyebabkan Breakout

1. Benzoyl Peroxide & Retinol

Campuran skincare menyebabkan breakout

Campuran skincare menyebabkan breakout yang pertama yaitu menggunakan kandungan benzoyl peroxide dan retinol secara bersamaan. Penggunaan skincare dengan kandungan benzoyl peroxide dan retinol mampu meregenerasi kulit secara cepat. Namun disarankan untuk menggunakan kedua produk dengan kandungan benzoyl peroxide dan retinol di hari yang berbeda. Contoh, 1 malam memakai produk yang mengandung benzoyl peroxide dan 3 malam menggunakan produk yang mengandung retinol. Nah jika Anda menggunakan kandungan Retinol dengan Hyaluronic Acid secara bersamaan diklaim bisa membantu meregenerasi kulit dengan cepat. Jangan lupa untuk selalu menggunakan sunscreen setiap pagi / siang dan selalu menggunakan moisturizer supaya kulitmu tetap lembab tidak peduli apapun jenis kulitmu.

2. Acne Treatment & Exfoliant

Campuran skincare menyebabkan breakout

Ada berbagai macam produk acne treatment yang beredar. Nah kandungan yang sering kita temui dalam acne treatment yaitu salicylic acid dan benzoyl peroxide. Selain itu ada pula bahan bahan chemical exfoliate, AHA dan BHA yang terkenal efektif untuk melawan jerawat. Bagi Anda yang mempunyai masalah kulit berjerawat sebaiknya untuk tidak menggunakan produk-produk yang mengandung AHA, benzoyl peroxide, dan sejenisnya secara bersamaan. Hal ini bisa membuat kulit kita menjadi iritasi. Untuk itu, sebaiknya gunakanlah kandungan tersebut di hari yang berbeda. Sehingga kulit Anda bisa mentoleransi kandungan yang digunakan supaya bisa menyerap dengan lebih baik.

3. Vitamin C & Acids

Campuran skincare menyebabkan breakout

Penggunaan produk yang mengandung vitamin C tidak disarankan untuk dilakukan bersamaan dengan produk yang mengandung Glycolic acid, AHA, BHA. Sebab ph pada kulit kita bisa rusak atau tidak stabil.  Jika ini terjadi, maka wajah Anda akan menjadi iritasu dan rentan terkena jerawat. Sebaiknya gunakan produk yang mengandung Vitamin C dan Vitamin E. Karena vitamin C bekerja untuk menourish kulit kamu dan vitamin E bekerja untuk mencerahkan wajah kamu.

4. Face Oil & Hyaluronic Acid

Campuran skincare menyebabkan breakout

Penggunaan Face Oil dengan Hyaluronic Acid perlu diperhatikan dengan baik agar dapat bekerja dengan baik. Hal ini tidak ditujukan hanya pada penggunaan Face Oil dengan Hyaluronic Acid saja tetapi pada tiap rangkaian skincare yang kita gunakan.

Sebagai catatan, gunakan skincare yang memiliki tekstur produk paling ringan hingga ke yang paling berat. Contoh rangkaian yang disarankan: Toner – Essence/Serum – Moisturizer – Face Oil.

5. Exfoliant

campuran skincare menyebabkan breakout

Ada 2 jenis exfoliant yaitu chemical dan physical exfoliant. Exfoliate kulit  sangat penting untuk mengangkat kulit mati di wajah. Sehingga membuat skin care yang akan digunakan lebih mudah menyerap dan bekerja dengan optimal.

Namun apakah untuk kulit sensitif, kering dan acne prone dilarang untuk melakukan exfoliate? Tentu tidak. Karena apapun jenis kulit yang Anda miliki, tetap saja perlu melakukan exfoliate karena kulit kita umumnya beregenerasi selama 28 hari. Jika Anda tidak melakukannya  akan membuat kulit menjadi kusam karena menumpuknya kulit mati pada wajah kita.

Jika Anda ingin melakukan exfoliate, Anda tidak boleh melakukannya secara keras dan terlalu sering terutama untuk scrub wajah yang mengandung biji apricot atau walnut. Hal ini bisa menyebabkan microscopic tears yang berfungsi untuk mengangkat sel kulit yang sehat juga justru membuat kulit menjadi iritasi.

Untuk itu hindari memijat wajahmu terlalu keras. Anda bisa menggunakan kedua jari kelingkingmu untuk memijat wajah dengan pelan. Agar wajah Anda tidak mudah iritasi, sebaiknya bila kalian menggunakan exfoliator dengan jenis yang berbeda. Seperti, Hari ini menggunakan physical exfoliator, lalu 2 atau 3 hari kemudian Anda bisa menggunakan chemical exfoliator.

Itulah ulasan mengenai campuran skincare menyebabkan breakout. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda yang suka mengunakan berbagai kandungan skincare secara bersamaan.

Baca juga: 5 Minuman Bernutrisi untuk Jerawat Paling Ampuh

Leave a Reply