# Apa yang Menyebabkan Bekas Jerawat Merah?

- Link: https://evamuliaclinic.com/apa-yang-menyebabkan-bekas-jerawat-merah/
- Published: 2024-06-25T10:00:00+07:00
- Author: Eva Mulia Clinic

[Eva Mulia Clinic](https://evamuliaclinic.com/) – Bekas Jerawat Merah – Bekas jerawat
merah, si tamu tak diundang yang datang setelah pertempuran melawan jerawat, memang
menyebalkan. Noda kemerahan ini bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya
diri. Tapi, tahukah kamu apa yang menyebabkannya?

## Apa yang Menyebabkan Bekas Jerawat Merah?

![Tips Hilangkan Bintik Merah Seperti Jerawat](https://evamuliaclinic.com/wp-content/
uploads/2021/08/Bintik-bintik-merah.jpg)

**Peradangan dan Kerusakan Pembuluh Darah**

Jerawat yang meradang, terutama jerawat **papula** dan **pustula**, dapat meninggalkan
bekas jerawat merah. Saat jerawat meradang, terjadi **perusakan pembuluh darah kecil**
di bawah kulit. Hal ini menyebabkan **pelebaran pembuluh darah** dan **kebocoran
sel darah merah**, yang menghasilkan **pigmen merah** pada kulit.

**Faktor-faktor yang Memperparah**

Beberapa faktor dapat memperparah bekas jerawat merah, antara lain:

 * **Memencet atau memecahkan jerawat**: Hal ini dapat **memperparah peradangan**
   dan **memperpanjang waktu penyembuhan**, sehingga meningkatkan risiko bekas jerawat.
 * **Paparan sinar matahari**: Sinar UV dapat **memicu hiperpigmentasi**, membuat
   bekas jerawat **lebih gelap dan terlihat lebih jelas**. Contohnya, saat kamu 
   berjemur tanpa tabir surya, paparan sinar UV akan mempercepat produksi melanin,
   sehingga bekas jerawat terlihat lebih gelap.
 * **Merokok**: Kebiasaan merokok dapat **menghambat penyembuhan luka** dan **memperparah
   peradangan**, sehingga memperlambat memudarnya bekas jerawat. Nikotin dan zat
   berbahaya lainnya dalam rokok dapat mengganggu aliran darah dan menghambat proses
   regenerasi kulit, sehingga bekas jerawat membutuhkan waktu lebih lama untuk memudar.
 * **Produk perawatan kulit yang iritatif**: Penggunaan produk yang **mengandung
   bahan iritatif** seperti alkohol, parfum, dan pewarna buatan dapat **memperburuk
   peradangan** dan **memperlambat penyembuhan**. Bahan-bahan ini dapat mengikis
   lapisan pelindung kulit dan membuat kulit lebih sensitif, sehingga mudah teriritasi
   dan memperparah bekas jerawat.
 * **Genetik**: Faktor genetik juga dapat **mempengaruhi** bagaimana seseorang **
   bereaksi terhadap jerawat** dan **kemungkinan munculnya bekas jerawat**. Orang
   dengan riwayat keluarga yang memiliki bekas jerawat merah lebih berisiko mengalaminya
   juga.

**Jenis Bekas Jerawat Merah**

Bekas jerawat merah terbagi menjadi dua jenis utama:

 * **Post-inflammatory erythema (PIE)**: Bekas jerawat ini berwarna **merah muda
   atau merah**, dan biasanya **memudar secara perlahan** dalam beberapa bulan hingga
   satu tahun. PIE disebabkan oleh **peradangan pada pembuluh darah kecil** di bawah
   kulit.
 * **Post-inflammatory hyperpigmentation (PIH)**: Bekas jerawat ini berwarna **coklat
   atau hitam**, dan **biasanya lebih lama memudarnya** dibandingkan PIE. PIH disebabkan
   oleh **produksi melanin yang berlebihan** di area bekas jerawat.

**Perawatan Bekas Jerawat Merah**

Meskipun bekas jerawat merah dapat memudar dengan sendirinya, ada beberapa perawatan
yang dapat membantu mempercepat prosesnya, seperti:

 * **Penggunaan tabir surya**: Gunakan tabir surya dengan **SPF minimal 30** setiap
   hari untuk **melindungi kulit dari sinar UV** dan **mencegah hiperpigmentasi**.
   Pilihlah tabir surya yang **non-comedogenic** dan **bebas alkohol** untuk menghindari
   iritasi kulit.
 * **Produk perawatan kulit yang mengandung bahan pencerah**: Bahan-bahan seperti**
   vitamin C, niacinamide, dan asam kojic** dapat membantu **mencerahkan kulit**
   dan **memudarkan bekas jerawat**. Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang membantu
   melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan meningkatkan produksi
   kolagen. Niacinamide membantu mengurangi peradangan dan menghambat produksi melanin.
   Asam kojic membantu mencerahkan kulit dan memudarkan bintik-bintik hitam.
 * **Perawatan profesional**: Prosedur seperti **laser treatment** dan **chemical
   peels** dapat membantu **memudarkan bekas jerawat** yang **lebih parah**. Laser
   treatment bekerja dengan cara **menembakkan sinar laser** ke area bekas jerawat
   untuk **merangsang produksi kolagen** dan **menghancurkan melanin**. Chemical
   peels bekerja dengan cara **mengelupaskan lapisan atas kulit** untuk **menghilangkan
   sel-sel kulit mati** dan **merangsang regenerasi kulit**.

**Tips Mencegah Bekas Jerawat Merah**

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa tips untuk mencegah
bekas jerawat merah:

 * **Hindari memencet atau memecahkan jerawat**: Biarkan jerawat **sembuh dengan
   sendirinya** untuk **mencegah peradangan dan kerusakan kulit**. Memecahkan jerawat
   dapat mendorong bakteri dan kotoran lebih dalam ke dalam kulit, sehingga memperparah
   peradangan dan meningkatkan risiko bekas jerawat.
 * **Gunakan produk perawatan kulit yang lembut**: Pilihlah produk pembersih dan
   pelembab wajah yang **bebas sabun** dan **mengandung bahan-bahan yang menenangkan
   kulit**, seperti **lidah buaya** atau **ekstrak teh hijau**. Produk berbahan 
   sabun dapat membuat kulit kering dan teriritasi, sehingga memperparah peradangan
   dan bekas jerawat.
 * **Eksfoliasi secara teratur**: Eksfoliasi dapat membantu **menghilangkan sel-
   sel kulit mati** yang dapat menyumbat pori-pori dan memperburuk jerawat. Namun,
   penting untuk melakukan eksfoliasi secara **perlahan dan tidak berlebihan** agar
   tidak **mengeringkan atau mengiritasi kulit**. Pilihlah produk eksfoliasi yang**
   mengandung butiran halus** dan lakukan eksfoliasi **maksimum 2-3 kali** dalam
   seminggu.
 * **Kelola stres**: Stres dapat **memperparah jerawat** dan **meningkatkan risiko
   bekas jerawat**. Temukan cara-cara untuk **mengelola stres**, seperti yoga, meditasi,
   atau berolahraga secara teratur.
 * **Konsultasikan dengan dokter kulit**: Jika jerawat Anda parah atau meninggalkan
   bekas jerawat yang tidak kunjung pudar, sebaiknya **konsultasikan dengan dokter
   kulit**. Dokter kulit dapat memberikan diagnosis yang tepat dan merekomendasikan
   perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit Anda.

**Kesimpulan**

Bekas jerawat merah disebabkan oleh peradangan dan kerusakan pembuluh darah saat
jerawat sembuh. Faktor-faktor seperti memencet jerawat, paparan sinar matahari, 
merokok, produk perawatan kulit yang iritatif, dan genetik dapat memperparah bekas
jerawat merah. Meskipun bekas jerawat merah dapat memudar dengan sendirinya, beberapa
perawatan dapat membantu mempercepat prosesnya.

Mencegah bekas jerawat merah bisa dilakukan dengan menghindari memencet jerawat,
menggunakan produk perawatan kulit yang lembut, eksfoliasi secara teratur, mengelola
stres, dan berkonsultasi dengan dokter kulit.

**Baca juga:** [5 Jenis Bekas Jerawat yang Harus Anda Ketahui](https://evamuliaclinic.com/5-jenis-bekas-jerawat-yang-harus-anda-ketahui/)
