Apa Penyebab Kulit Kering dan Keriput di Usia Muda?

Bertambahnya usia merupakan hal mutlak yang pasti akan terjadi dan dampaknya terhadap kulit tidak dapat dipungkiri. Namun, penyebab kulit kering dan keriput, serta kusam, tidak hanya disebabkan oleh usia. Cari tahu secara detail faktor penyebab kulit kering dan keriput di usia muda dengan membaca artikel berikut ini!

Ciri-ciri Kulit Kering dan Keriput

Photoaging adalah keadaan penuaan dini pada kulit akibat paparan sinar UV yang berlebihan dari matahari. Akibatnya, kulit Anda mungkin menjadi kasar, kehilangan warna, dan menunjukkan hiperpigmentasi. Padahal, kulit juga berpotensi menjadi kering dan berkerut. Kulit kering dan keriput akibat penuaan dini biasanya terlihat di area yang langsung terpapar sinar matahari. Ciri-cirinya, selain berkerut dan kasar, kulitnya kendur dan tipis, sehingga mudah memar.

Fakta lain yang harus Anda ketahui! Penuaan tidak hanya disebabkan oleh usia, dan menurut penelitian, 80% penuaan kulit disebabkan oleh photoaging akibat paparan sinar UV. Jadi, jika Anda tidak ingin kulit Anda menunjukkan ciri-ciri tersebut di atas, perlu dilakukan tindakan perlindungan, kan! Lihat detail bahaya dan tindakan pencegahan pada poin di bawah ini.

Rusaknya Skin Barrier Akibat Sinar UV

Penyebab kulit kering dan keriput di usia muda tidak lepas dari paparan sinar UV yang berlebihan. Namun, ada perbedaan yang harus Anda waspadai terkait efek sinar UVA dan UVB pada kulit.

Sinar UVA: efek buruk jangka panjang yang membuat kulit kering, kusam, menurun elastisitasnya dan dapat memicu penuaan dini dan kanker kulit.

Sinar UVB: efek samping jangka pendek yang membuat kulit menjadi gelap, terbakar, berbintik-bintik, hiperpigmentasi.

Di sisi lain, perlu juga diperhatikan bahwa sinar UV, khususnya UVB, dinilai mampu merusak pertahanan kulit atau skin barrier. Sinar ini dapat mengancam lapisan Stratum Corneum (SC) pada epidermis kulit. Akibatnya, kemampuan kulit untuk melindungi dirinya sendiri melemah. Jerawat, ruam, ruam, alergi dan masalah kulit lainnya menjadi lebih dan lebih umum.

Baca Juga:  7 Cara Menghilangkan Milia dengan Bahan Alami

Cara Menghindari Kulit Kering, Kusam, dan Munculnya Keriput

Pertama-tama, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa bagaimanapun cuacanya, sinar UV matahari dapat menemukan kulit kita. Sinar UV memiliki gelombang radiasi yang dapat menembus awan bahkan kaca di rumah Anda. Oleh karena itu, ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk menghindari kulit kering, kusam dan keriput akibat paparan sinar UV.

Pakai pelindung

Saat beraktivitas di luar rumah dalam cuaca panas, usahakan untuk melindungi diri ya, mulai dari topi, payung, jaket, pakaian tertutup/pelindung UV, dan yang terpenting adalah menggunakan tabir surya setiap hari. Karena indeks UV Indonesia tinggi dan berbahaya bagi kulit Anda. Sangat penting untuk mengoleskan tabir surya setiap hari, baik di luar maupun di dalam rumah. Dengan tabir surya, kulit Anda dapat terlindungi dari efek sinar UV. Penyebab kulit kering dan keriput di usia muda serta tanda penuaan dini lainnya juga bisa dikurangi.

Gunakan pelembap

Moisturizer atau pelembab dianggap dapat memberikan hidrasi bagi wajah. Pelembab mengandung asam hialuronat dan vitamin C yang efektif mencegah kerutan di wajah.

Air mineral secukupnya

Perlu Anda ketahui bahwa air mineral merupakan salah satu kontribusi penting bagi tubuh. Ternyata, air mineral juga memiliki manfaat kesehatan yang baik untuk kulit wajah. Dengan mengkonsumsi air mineral yang cukup, wajah dapat terhidrasi dan berpengaruh positif terhadap fisiologi kulit.

Perhatikan pola makan Anda dan jangan merokok

Selain air mineral, pemilihan makanan juga merupakan cara yang bisa Anda terapkan untuk mencegah risiko memiliki kulit kusam, kering dan keriput. Makanan yang mengandung antioksidan seperti teh hijau, salmon, dan alpukat dipercaya dapat meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi risiko penuaan dini.

Baca Juga:  Ciri-Ciri Sel Kulit Mati Pada Wajah: Mengenal dan Mengatasi Masalah Kulit

Selain itu, hindari juga rokok. Rokok selain merusak organ tubuh lainnya, juga mempengaruhi asupan serat yang memberikan kekenyalan dan kekuatan kulit. Selain itu, nikotin berpotensi menyempitkan pembuluh darah, yang dapat menghalangi aliran darah ke kulit. Akibatnya, nutrisi penting, termasuk vitamin A, bisa mandek.