image

Telah dipercaya lebih dari 40 tahun sebagai solusi kulit sehat dan cantik di Indonesia.

Recent Posts
Search
 

Blog

Waspada: Bahaya Menggunakan Antibiotik untuk Jerawat

Penggunaan Antibiotik untuk Jerawat

eva mulia - waspada bahaya menggunakan antibiotik untuk jerawat - bahaya antibiotik untuk kulit wajah - antibiotik untuk jerawat - cara menggunakan antibiotik

Eva MuliaAntibiotik Untuk JerawatJenis obat ini sering digunakan untuk mengobati jerawat yang disebabkan oleh bakteri. Penggunaan obat ini dapat memperbaiki penampilan kulit berjerawat, dengan  membunuh bakteri yang menjadi penyebab timbulnya jerawat.

Antibiotik untuk jerawat memiliki dua bentuk yaitu oles (topikal) dan langsung diminum (oral). Antibiotik topikal  nantinya akan membutuh bakteri yang ada pada kulit Anda. Terutama di area yang dioleskan antibiotik. Berbeda dengan antibiotik oral yang membunuh bakteri dalam pori-pori kulit secara keseluruhan.

Antibiotik untuk jerawat yang umum direkomendasikan oleh dokter

1. Clindamycin

eva mulia - waspada bahaya menggunakan antibiotik untuk jerawat - bahaya antibiotik untuk kulit wajah - antibiotik untuk jerawat - cara menggunakan antibiotik

Jenis Antibiotik Clindamycin

Antibiotik jenis ini merupakan salah satu antibiotik untuk jerawat yang masuk ke dalam golongan linkosamid. Antibiotik Clindamycin yang digunakan untuk mengatasi jerawat umumnya yang berbentuk topikal atau oles, walaupun sudah tersedia pula dalam bentuk obat minum.

2. Erythromycin

eva mulia - waspada bahaya menggunakan antibiotik untuk jerawat - bahaya antibiotik untuk kulit wajah - antibiotik untuk jerawat - cara menggunakan antibiotik

Antibiotik Erythromycin

Erythromycin menjadi salah satu obat untuk jerawat, yangmasuk ke dalam golongan antibiotik macrolide.

3. Doxycycline

eva mulia - waspada bahaya menggunakan antibiotik untuk jerawat - bahaya antibiotik untuk kulit wajah - antibiotik untuk jerawat - cara menggunakan antibiotik

Antibiotik Doxycyclin


Doxycycline adalah antibiotik oral golongan tetracycline yang bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Bekerja optimal jika diminum pada waktu perut kosong, yaitu satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan bagi penderita sakit maag.

Berikut ini adalah beberapa jenis antibiotik jerawat yang berbahaya :

  • Erythromycin

Jenis antibiotik ini dianggap membahayakan karena memberikan efek buruk seperti menyebabkan mual dan sakit perut. Tetapi, jenis antibiotik ini dinilai paling ampuh mengatasi jerawat karena diketahui bisa membunuh bakteri serta memiliki sifat anti inflamasi. Yang bisa mengurangi pembengkakan jerawat.

  • Tetracycline

Jenis antibiotik ini merupakan antibiotik yang paling sering digunakan untuk mengobati jerawat. Namun dibalik kegunaanya sebagai obat penghilang jerawat yang ampuh, antibiotik ini menyimpan bahaya. Untuk jangka yng singkat, antibiotik Tetracycline akan membuat turunnya kadar vitamin D serta menyebabkan diare.

Baca juga jenis – jenis jerawat.

Dalam jangka panjang, penggunaan antibiotik jenis ini dapat mengakibatkan tekanan pada otak. Beberapa jenis antibiotik ini seperti Doxycycline, Demeclocycline, Oxytetracycline, serta Minocycline.

  • Minocycline

Antibiotik jenis ini adalah salah satu jenis dari golongan antibiotik Tetracycline yang sering digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat dan bekasnya. Tetapi  pemakaian dalam jangka panjang bisa menghambat proses pertumbuhan tulang dan gigi. Selain itu, antibiotik jenis ini bisa menyebabkan kerusakan gigi seperti gigi berlubang dan dapat merubah warna gigi menjadi kuning kecoklatan.

Penggunaan antibiotik untuk jerawat harus berdasarkan anjuran dan resep dokter. Karena dokter harus melihat kondisi jerawat dan kebutuhan penggunaan obat ini untuk jerawat. Selain itu, jika digunakan pada ibu hamil bisa mengganggu kehamilan dan janin.

Jadi menggunakan antibiotik untuk jerawat juga harus tepat, sebab jika penggunaan obat  ini yang tidak tepat bisa meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Lihat juga informasi panduan dari Klinik eva mulia.

Leave a Reply